Dalam dinamika dunia teknik sipil yang terus berkembang, keterampilan dalam mengoperasikan perangkat lunak desain menjadi kebutuhan yang tak terelakkan. Untuk menjawab tantangan tersebut, Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Dayanu Ikhsanuddin (UNIDAYAN) menggelar Workshop AutoCAD sebagai salah satu program kerja unggulan. Dengan mengusung tema “Menjadi Mahasiswa Produktif di Era Kompetitif”, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam menguasai perangkat lunak yang menjadi tulang punggung dalam bidang desain teknik. Acara pembukaan workshop berlangsung di Baruga La Ode Malim Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau pada Sabtu pagi yang cerah. Mahasiswa dari berbagai angkatan hadir dengan semangat dan antusias yang tinggi. Workshop ini bukan hanya menjadi ajang belajar teknis, tetapi juga ruang kolaborasi antar mahasiswa teknik untuk saling berbagi pengalaman dan ide. Ruangan dipenuhi dengan suasana kekeluargaan, meski dibalut nuansa akademik yang serius. Pembukaan secara resmi dilakukan oleh Wakil Dekan III Fakultas Teknik, Bapak Sarman, ST., MT. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa inisiatif kegiatan seperti ini harus terus digalakkan oleh mahasiswa. Menurutnya, di era serba digital ini, mahasiswa tidak bisa hanya mengandalkan teori, tetapi harus proaktif menambah keterampilan yang menunjang profesionalitas mereka setelah lulus. Beliau juga menyatakan bahwa Workshop AutoCAD adalah bagian dari langkah strategis mahasiswa untuk meningkatkan kualitas diri. “Saat ini dunia kerja tidak hanya melihat IPK, tetapi juga kompetensi teknis dan portofolio. AutoCAD adalah skill dasar yang menjadi nilai jual tinggi di dunia proyek dan konsultan,” ujarnya. Ia berharap agar peserta memanfaatkan waktu pelatihan sebaik mungkin dan tidak segan untuk aktif bertanya dan berdiskusi. Sambutan kedua disampaikan oleh perwakilan Program Studi Teknik Sipil. Karena Kaprodi berhalangan hadir, maka sambutan diberikan oleh Sekretaris Program Studi, Bapak Abdul Widayat Abzarih, ST., M.Eng. Beliau menegaskan bahwa program studi mendukung penuh kegiatan ini karena sejalan dengan kurikulum merdeka yang mendorong mahasiswa untuk aktif belajar di luar kelas dan mengasah keterampilan yang dibutuhkan industri. Beliau menyebutkan bahwa AutoCAD merupakan salah satu perangkat lunak yang paling banyak digunakan oleh para insinyur sipil di seluruh dunia. “Menguasai AutoCAD bukan lagi nilai tambah, tapi sudah menjadi keharusan. Dengan menguasainya, kalian bisa lebih siap menghadapi tantangan kerja di lapangan,” ujarnya dalam sambutan penuh semangat. Tidak ketinggalan, sambutan dari Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil turut menambah semarak suasana. Karena Ketua Himpunan berhalangan hadir, sambutan disampaikan oleh Wakil Ketua Himpunan, La Abdula. Dalam pidatonya, La Abdula menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari visi besar himpunan untuk mendorong mahasiswa menjadi pribadi yang adaptif, inovatif, dan profesional. La Abdula menambahkan bahwa kolaborasi dan partisipasi aktif mahasiswa sangat dibutuhkan untuk menyukseskan setiap program kerja. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak fakultas, dosen, dan panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan kegiatan ini. “Workshop ini bukan akhir, tapi awal dari proses panjang untuk menjadi mahasiswa teknik sipil yang produktif dan kompeten,” pungkasnya. Sesi berikutnya adalah laporan ketua panitia, yang disampaikan oleh La Ode Akbar. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai pelatihan teknis, tetapi juga sebagai ajang pengembangan karakter, kerja sama tim, dan tanggung jawab. Dalam laporannya, Akbar menjelaskan proses perencanaan acara dari awal hingga pelaksanaan, termasuk koordinasi dengan narasumber dan penyusunan materi. Akbar menuturkan bahwa workshop akan berlangsung selama dua hari, dengan fokus hari pertama pada dasar-dasar penggunaan AutoCAD, dan hari kedua pada penerapan desain proyek teknik sipil. Ia berharap para peserta dapat mengikuti setiap sesi dengan penuh antusias dan menjadikan pengalaman ini sebagai bekal menghadapi dunia kerja kelak. Para peserta yang hadir menunjukkan ketertarikan luar biasa. Beberapa bahkan telah memiliki pengalaman dasar dengan AutoCAD dan berharap mendapatkan pengetahuan lanjutan selama workshop. Sebagian lainnya baru mengenal AutoCAD dan memanfaatkan kesempatan ini sebagai titik awal perjalanan mereka dalam dunia desain teknik. Workshop ini menghadirkan pemateri yang telah memiliki pengalaman profesional dalam proyek perencanaan dan pembangunan infrastruktur. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, namun juga aplikatif dengan studi kasus yang sering dijumpai dalam proyek nyata. Hal ini menjadikan suasana belajar lebih hidup dan kontekstual. Fasilitas pelatihan disiapkan secara optimal oleh panitia, termasuk ruang ber-AC, proyektor, koneksi internet, dan file latihan digital yang dapat diakses peserta. Setiap peserta juga mendapatkan modul pelatihan dan sertifikat resmi sebagai bukti partisipasi dan pencapaian. Interaksi antara peserta dan pemateri berlangsung aktif. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan mencerminkan rasa ingin tahu yang tinggi dan keinginan untuk memahami secara mendalam. Pemateri pun sangat terbuka dan menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami, disertai contoh-contoh praktis. Di sela kegiatan, panitia juga menyediakan waktu untuk ice breaking dan sesi refleksi singkat agar peserta tidak jenuh. Ini menunjukkan bahwa kegiatan dirancang tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga memperhatikan kenyamanan dan semangat belajar mahasiswa. Acara workshop ditutup dengan refleksi akhir, pemberian penghargaan untuk peserta paling aktif, dan sesi foto bersama. Harapan besar tertanam agar kegiatan ini menjadi pemicu lahirnya mahasiswa Teknik Sipil UNIDAYAN yang unggul, kompetitif, dan berdaya saing tinggi di dunia kerja. Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa mampu merancang dan melaksanakan program bermanfaat secara profesional. Semangat gotong royong, kreativitas, dan dedikasi panitia menjadi kunci suksesnya acara yang disambut hangat oleh seluruh civitas akademika. Di masa mendatang, Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil UNIDAYAN berencana menyelenggarakan pelatihan lanjutan seperti BIM (Building Information Modeling), analisis struktur dengan SAP2000, dan pelatihan presentasi teknis. Semua ini merupakan langkah berkelanjutan menuju mahasiswa yang siap kerja dan siap bersaing. Melalui kegiatan ini, UNIDAYAN menunjukkan bahwa mereka tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga pengembangan keterampilan teknis dan non-teknis. Workshop ini menjadi satu dari sekian banyak langkah Fakultas Teknik dalam membentuk generasi insinyur muda yang tangguh, adaptif, dan inovatif dalam menjawab tantangan zaman.
SelengkapnyaPada hari Sabtu, 26 April 2025, suasana penuh semangat dan kebanggaan memenuhi Pelantaran Hotel Salsa Resort. Program Studi Teknik Informatika menggelar acara Penutupan Milad ke-17 yang dirangkaikan dengan Syukuran atas keberhasilan meraih Akreditasi "Baik Sekali" dari LAM INFOKOM. Kegiatan ini menjadi momen yang sangat spesial bagi seluruh sivitas akademika Teknik Informatika UNIDAYAN. Tidak hanya menjadi penutup perayaan Milad, namun juga menjadi bukti nyata atas kerja keras, dedikasi, dan komitmen semua pihak dalam meningkatkan mutu pendidikan. Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Rektor IV, Dr. Syamsul Una, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili Rektor UNIDAYAN. Kehadiran beliau membawa semangat tersendiri bagi para mahasiswa dan dosen yang hadir di acara tersebut. Dalam sambutannya, Dr. Syamsul Una mengapresiasi capaian Teknik Informatika UNIDAYAN yang telah berhasil meningkatkan akreditasi menjadi "Baik Sekali". Beliau berharap, prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus berkembang dan berkontribusi lebih luas di dunia pendidikan dan teknologi. Tidak hanya jajaran kampus, acara ini juga dihadiri oleh seluruh Ketua Himpunan Mahasiswa Fakultas Teknik yang ada di Kota Baubau. Kehadiran mereka menjadi simbol solidaritas antar program studi dalam lingkungan fakultas teknik. Suasana acara semakin meriah ketika para tamu undangan disambut dengan penampilan tarian tradisional yang dibawakan dengan penuh semangat oleh mahasiswa Teknik Informatika. Tarian tersebut menjadi pembuka yang mengesankan dan memperlihatkan perpaduan antara budaya dan teknologi. Selain itu, suasana semakin hidup dengan penampilan Dram Band dari mahasiswa Teknik Informatika. Irama semangat yang mereka mainkan membangkitkan antusiasme seluruh hadirin yang hadir dalam acara tersebut. Sesi berikutnya adalah pemberian hadiah kepada para pemenang lomba yang sebelumnya telah diselenggarakan dalam rangkaian Milad ke-17. Berbagai lomba seperti content creator, hingga turnamen futsal dan e-sport, semuanya diikuti dengan antusias oleh mahasiswa. Masing-masing pemenang mendapatkan penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wakil Rektor IV serta perwakilan dari dosen Teknik Informatika. Wajah-wajah bahagia dan bangga terpancar dari para pemenang saat menerima trofi dan piagam penghargaan. Selain lomba akademik dan kreatif, acara ini juga memberikan ruang bagi bakat-bakat seni mahasiswa. Penampilan solo vokal putra dan putri dari mahasiswa Informatika turut menghibur dan memeriahkan acara. Beberapa lagu pilihan dinyanyikan dengan penuh penghayatan, memberikan nuansa emosional dalam syukuran ini. Suara merdu para penyanyi solo berhasil menyentuh hati para hadirin. Di sela-sela acara, moderator juga membacakan sejarah singkat perjalanan Teknik Informatika UNIDAYAN selama 17 tahun. Bagaimana prodi ini berkembang dari masa ke masa hingga mencapai posisi membanggakan seperti saat ini. Tidak lupa, dalam acara tersebut juga dilakukan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaian akreditasi "Baik Sekali". Tumpeng diserahkan secara simbolis oleh Wakil Rektor IV kepada Ketua Program Studi Teknik Informatika. Moment tersebut menjadi simbol keberkahan dan harapan agar Teknik Informatika UNIDAYAN semakin maju dan unggul di masa mendatang. Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Teknik Informatika menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi terhadap kemajuan program studi. Mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga alumni. Beliau juga menegaskan pentingnya menjaga dan meningkatkan kualitas akademik serta layanan pendidikan agar kepercayaan masyarakat terhadap Teknik Informatika UNIDAYAN terus bertumbuh.Acara juga diramaikan dengan pemutaran video dokumenter ucapan selamat Milad yang ke-17 Teknik Informatika dari pemerintah daerah serta pemerintah provinsi. Video ini membuat seluruh hadirin terharu atas ucapan yang di berikan. Setelah penampilan video dokumenter, dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara para tamu undangan, dosen, staf, dan mahasiswa. Kebersamaan ini mengukir kenangan manis dalam perjalanan Teknik Informatika UNIDAYAN. Wajah-wajah ceria dan semangat terlihat dari seluruh peserta acara, menunjukkan rasa bangga dan harapan besar untuk masa depan yang lebih gemilang. Tidak hanya diisi dengan hiburan, acara juga diselingi dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu dosen senior. Doa ini sebagai wujud syukur atas pencapaian dan permohonan agar Teknik Informatika terus mendapat kemudahan dan keberkahan. Setelah doa bersama, acara dilanjutkan dengan sesi ramah tamah. Para hadirin menikmati hidangan yang telah disediakan sambil berbincang santai, mempererat keakraban antar civitas akademika dan tamu undangan. Kemeriahan acara tidak hanya terasa dari isi kegiatan, tetapi juga dari dekorasi ruangan yang dihiasi dengan nuansa biru dan putih, melambangkan semangat teknologi dan kedamaian. Malam itu, Teknik Informatika UNIDAYAN membuktikan bahwa dengan kerja sama, semangat, dan doa, tidak ada yang tidak mungkin untuk diraih. Penutupan Milad ke-17 dan Syukuran Akreditasi "Baik Sekali" ini menjadi momen untuk memperkokoh tekad dalam menghadapi tantangan global di dunia pendidikan teknologi. Acara juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar mahasiswa, dosen, dan stakeholder eksternal, menciptakan jaringan kerjasama yang lebih luas untuk pengembangan program studi. Dengan mengusung semangat "Membangun Prestasi, Menyatukan Generasi", Teknik Informatika UNIDAYAN siap menatap masa depan dengan optimisme tinggi. Suksesnya acara ini tidak lepas dari kerja keras seluruh panitia, yang telah mempersiapkan dengan matang setiap rangkaian kegiatan. Para mahasiswa pun menyatakan rasa bangga dan harapannya agar Teknik Informatika terus melahirkan inovator muda yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Di akhir acara, semua peserta berdiri dan menyanyikan bersama lagu kebanggaan UNIDAYAN, mengakhiri rangkaian kegiatan dengan penuh semangat dan harapan baru. Penutupan Milad ke-17 Teknik Informatika UNIDAYAN tahun ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga titik tolak menuju masa depan yang lebih cemerlang. Semoga semangat yang tercipta malam itu terus membara di setiap langkah Teknik Informatika UNIDAYAN ke depan, dalam menciptakan generasi muda unggul di era digital.
SelengkapnyaDalam rangka meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan mempersiapkan proses akreditasi yang optimal, Lembaga Pengembangan Pembelajaran, Penjaminan Mutu, dan Layanan Kerja Sama (LP3MLK) Universitas Dayanu Ikhsanuddin melaksanakan kegiatan pemantauan akreditasi terhadap tiga program studi teknik, yaitu Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Pertambangan. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan untuk memastikan kualitas akademik senantiasa berada pada jalur peningkatan. Pemantauan ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi dari sistem penjaminan mutu internal (SPMI) yang menjadi pilar utama dalam menjaga kualitas pembelajaran, tata kelola, dan output lulusan. Melalui kegiatan ini, LP3MLK ingin memastikan bahwa setiap program studi yang akan menghadapi proses akreditasi telah memenuhi standar nasional pendidikan tinggi serta indikator-indikator mutu yang ditetapkan oleh LAM Teknik sebagai lembaga akreditasi mandiri. Tim LP3MLK melakukan serangkaian pengecekan dokumen, wawancara dengan tim prodi, serta asesmen terhadap kesiapan instrumen akreditasi yang telah disusun. Setiap aspek dievaluasi dengan teliti, mulai dari visi misi prodi, kurikulum, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, kegiatan penelitian dan pengabdian, hingga kinerja mahasiswa dan alumni. Kegiatan pemantauan ini juga menjadi momentum penting bagi program studi untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap capaian serta tantangan yang dihadapi selama proses penyusunan borang akreditasi. LP3MLK hadir tidak hanya sebagai evaluator, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membimbing dan mengarahkan setiap prodi menuju mutu unggul. Ketua LP3MLK, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pemantauan ini bukan semata-mata untuk memenuhi kewajiban administratif, tetapi merupakan bagian dari budaya mutu yang ingin ditanamkan secara konsisten di lingkungan Universitas Dayanu Ikhsanuddin. Menurutnya, hanya dengan budaya mutu yang kuat, perguruan tinggi dapat bersaing secara nasional maupun internasional. Prodi Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Pertambangan merupakan tiga prodi yang memiliki potensi besar dalam mencetak lulusan unggul di bidang keteknikan. Oleh karena itu, LP3MLK menaruh perhatian khusus untuk memastikan ketiga prodi ini dapat mencapai peringkat akreditasi yang sesuai dengan potensi dan kontribusinya bagi masyarakat. Dekan Fakultas Teknik menyambut baik kegiatan pemantauan ini. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang diberikan LP3MLK, serta menyatakan komitmen seluruh unsur di fakultas untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan di berbagai lini. Menurutnya, sinergi antara prodi dan LP3MLK adalah kunci sukses dalam mencapai akreditasi yang membanggakan. Selama kegiatan berlangsung, suasana diskusi yang konstruktif dan terbuka menjadi ciri khas. Tim dari masing-masing prodi mempresentasikan dokumen dan capaian yang telah diraih, sekaligus menerima masukan dari tim LP3MLK untuk perbaikan yang lebih tajam dan sistematis. Beberapa catatan penting juga disampaikan dalam sesi akhir kegiatan, antara lain perlunya penguatan sistem dokumentasi, peningkatan publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa, serta pengembangan kerja sama tridharma yang lebih aktif dan terstruktur. Hal ini dinilai sebagai faktor penting dalam menunjang penilaian instrumen akreditasi. Selain itu, aspek pelayanan akademik dan keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan juga menjadi perhatian. LP3MLK menekankan pentingnya membangun ekosistem akademik yang sehat dan partisipatif, di mana mahasiswa tidak hanya sebagai objek pembelajaran, tetapi juga sebagai mitra dalam pengembangan prodi. Dalam konteks ini, LP3MLK tidak hanya berfungsi sebagai pengendali mutu, tetapi juga sebagai penggerak perubahan. Pemantauan ini diharapkan menjadi stimulus bagi program studi untuk terus berinovasi, menyusun strategi pengembangan jangka panjang, serta membangun identitas akademik yang kuat dan relevan dengan perkembangan zaman. Secara keseluruhan, kegiatan pemantauan berjalan dengan lancar dan penuh semangat kolaboratif. Masing-masing prodi menunjukkan keseriusan dan kesiapan dalam menghadapi proses akreditasi. Hal ini menjadi indikator positif bahwa Fakultas Teknik Unidayan berada pada jalur yang tepat menuju pengakuan mutu yang lebih tinggi. Di akhir sesi, LP3MLK menyampaikan harapan agar semua rekomendasi yang diberikan dapat ditindaklanjuti secara konkret dan berkelanjutan. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan proses akreditasi dapat menghasilkan hasil maksimal dan membawa nama baik universitas di tingkat nasional. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari misi besar Universitas Dayanu Ikhsanuddin dalam memperkuat tata kelola berbasis mutu dan menjadikan institusi sebagai pusat pendidikan tinggi yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat. Sebagai penutup, LP3MLK menegaskan bahwa akreditasi bukan tujuan akhir, melainkan bagian dari proses berkelanjutan dalam menjamin bahwa layanan pendidikan yang diberikan selalu relevan, bermutu, dan berdampak positif. Semangat ini akan terus dibawa dalam setiap langkah peningkatan mutu ke depan. Dengan terlaksananya kegiatan pemantauan ini, diharapkan Program Studi Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Pertambangan dapat terus berkembang dan menjadi pilar penting dalam mencetak generasi teknokrat yang unggul, tangguh, dan berdaya saing tinggi di era industri masa kini dan masa depan.
Selengkapnya