Dalam semangat regenerasi dan keberlanjutan organisasi, Unit Kegiatan Mahasiswa Research and Innovation Club (UKM RIC) Program Studi Teknik Informatika Universitas Dayanu Ikhsanuddin (UNIDAYAN) resmi melantik kepengurusan barunya untuk periode 2025. Momen ini menjadi langkah awal dari perjalanan panjang yang penuh harapan, mengusung visi untuk mencetak mahasiswa unggul dalam bidang riset, teknologi, dan inovasi digital. Pelantikan yang digelar secara khidmat ini menjadi simbol kuat peralihan estafet kepemimpinan di tubuh UKM RIC. Acara ini tidak hanya menandai dimulainya kepengurusan baru, namun juga menjadi titik refleksi terhadap misi organisasi dalam mengembangkan budaya penelitian dan kreativitas berbasis teknologi informasi. Dalam pelantikan tersebut, Lolly Genda Aprilia secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum UKM RIC Teknik Informatika UNIDAYAN 2025. Sosok muda berprestasi ini dipercaya memimpin dengan membawa semangat kolaborasi, profesionalisme, dan integritas menuju kemajuan UKM yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Kepemimpinan Lolly bukan hanya simbol regenerasi, tetapi juga representasi dari semangat perubahan yang progresif. Dengan latar belakang organisasi yang kuat serta dedikasi tinggi terhadap riset dan inovasi, Lolly dipercaya mampu mengantarkan UKM RIC ke arah yang lebih produktif dan kompetitif. Dalam pidato perdananya, Lolly menekankan pentingnya kerja sama tim, komunikasi terbuka, dan semangat kontribusi aktif dari seluruh anggota. Ia mengajak seluruh pengurus dan kader RIC untuk bersatu dalam mewujudkan UKM yang lebih inovatif dan berdampak nyata di lingkungan kampus dan masyarakat. Lolly juga menyampaikan komitmennya untuk menjadikan UKM RIC sebagai ruang yang ramah bagi mahasiswa yang ingin belajar, meneliti, dan mengembangkan ide-ide teknologi yang aplikatif. Ia ingin membentuk ekosistem yang mendorong kolaborasi antarmahasiswa dalam menciptakan karya ilmiah dan teknologi berbasis solusi nyata. Kepengurusan periode 2025 akan difokuskan pada peningkatan kualitas kegiatan riset mahasiswa, pelatihan teknologi terbaru, pengembangan software, serta penguatan portofolio digital mahasiswa Teknik Informatika. UKM RIC akan menjadi inkubator gagasan, sekaligus wadah aktualisasi bagi generasi muda pencipta inovasi. Dalam waktu dekat, Lolly bersama timnya akan menjalin kolaborasi dengan mitra eksternal, seperti institusi penelitian, startup teknologi, serta komunitas programmer dan developer. Tujuannya adalah membuka lebih banyak peluang kerja sama dan menghadirkan kegiatan berbasis industri yang relevan dengan kebutuhan zaman. Apresiasi tinggi datang dari civitas akademika Teknik Informatika UNIDAYAN. Para dosen, pembina, dan alumni UKM RIC menyampaikan dukungan penuh atas dilantiknya pengurus baru, serta berharap kepemimpinan ini mampu melanjutkan estafet program kerja yang inovatif dan membumi. Momen ini juga menjadi ajang refleksi dan konsolidasi internal, mengingat pentingnya menjaga kesinambungan dan integritas organisasi. Dengan struktur yang baru dan semangat yang menyala, UKM RIC siap menjawab tantangan era digital melalui kerja nyata dan kolaboratif. Program kerja unggulan seperti workshop pengembangan aplikasi, pelatihan kecerdasan buatan, pelatihan publikasi ilmiah, hingga kompetisi coding tingkat regional akan terus ditingkatkan. Harapannya, RIC mampu menjadi pusat prestasi mahasiswa Teknik Informatika UNIDAYAN. Lolly juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan teknologi. Ia mengajak seluruh anggota untuk berani mengeksplorasi ide, menghadirkan inovasi, dan membangun reputasi akademik melalui karya dan kontribusi di luar kelas. Pelantikan ini menjadi bukti nyata bahwa proses kaderisasi di UKM RIC berjalan dengan baik. Regenerasi yang sehat menjadi fondasi utama bagi organisasi untuk terus berkembang dan beradaptasi dalam arus perubahan zaman yang begitu cepat. Dihadiri oleh berbagai perwakilan UKM, dosen pembimbing, dan rekan-rekan organisasi mahasiswa lainnya, pelantikan ini berlangsung dengan suasana hangat, penuh harapan, dan semangat kebersamaan. Hal ini menunjukkan sinergi yang kuat antarorganisasi dalam membangun kultur organisasi yang sehat dan produktif. Dengan semangat "Melangkah Pasti Menuju Prestasi", Lolly Genda Aprilia bersama seluruh jajaran pengurus UKM RIC Teknik Informatika UNIDAYAN siap menapaki fase baru kepemimpinan yang tidak hanya fokus pada kegiatan internal, tetapi juga aktif menciptakan dampak nyata di level regional dan nasional. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Teknik UNIDAYAN, Bapak Hilda Sulaiman Nur, ST., MT., menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya pelantikan UKM RIC. Beliau menegaskan, “RIC adalah ujung tombak inovasi dan pengembangan akademik mahasiswa Teknik Informatika. Semoga kepengurusan ini menjaga semangat intelektual dan menjawab tantangan zaman dengan riset yang membumi dan berdampak.” Kaprodi Teknik Informatika memberikan dukungan penuh bagi kepengurusan baru. “Kegiatan UKM RIC menjadi ruang belajar luar kelas yang sangat strategis bagi mahasiswa. Kami berharap RIC terus menjadi pionir dalam proyek-proyek digital, penelitian teknologi, dan kolaborasi kampus-industri.” Ketua Himpunan Mahasiswa menyampaikan pentingnya sinergi antara himpunan dan UKM. “Kami siap bergerak bersama RIC untuk membangun ekosistem akademik yang progresif. Semangat berkarya harus menjadi identitas mahasiswa Teknik Informatika.” Ketua UKM RIC periode sebelumnya turut berbagi pesan kepada kepengurusan baru. “Saya percaya estafet ini berada di tangan yang tepat. Pesan saya satu: rawat semangat, kelola tantangan dengan bijak, dan jangan pernah berhenti berinovasi.” Ketua Panitia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak pendukung. “Acara ini adalah hasil kerja keras tim, dan menjadi bukti semangat bersama dalam menyambut kepengurusan baru. Kami harap pelantikan ini menjadi awal yang berkesan dan penuh makna bagi UKM RIC.” Selamat kepada Lolly Genda Aprilia dan seluruh pengurus UKM RIC Teknik Informatika UNIDAYAN 2025. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh dedikasi, keberanian, dan kolaborasi. Melalui kerja keras dan semangat inovasi, UKM RIC siap menjadi pemantik perubahan positif di lingkungan akademik dan masyarakat.
SelengkapnyaSebagai wujud nyata dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Dayanu Ikhsanuddin (UNIDAYAN) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan fokus pada pengenalan teknologi geospasial melalui aplikasi Avenza Maps. Kegiatan ini dilaksanakan Pada Hari Rabu Tanggal 28 Mei 2025 di Desa Lantongau, Kecamatan Mawasangka Tengah, sebagai bagian dari komitmen prodi untuk memberdayakan masyarakat desa dalam pengelolaan dan pemetaan wilayahnya secara mandiri dan berbasis teknologi. Dalam kegiatan ini, para dosen Teknik Pertambangan UNIDAYAN memberikan pelatihan langsung kepada perangkat desa, tokoh masyarakat, dan kelompok pemuda setempat tentang bagaimana cara menggunakan Avenza Maps—sebuah aplikasi berbasis GPS yang dapat digunakan secara offline untuk keperluan pemetaan wilayah, pelacakan lokasi, hingga pembuatan dokumentasi spasial. Kegiatan ini dilandasi oleh kebutuhan desa-desa terpencil untuk memiliki kemampuan mandiri dalam melakukan pemetaan batas wilayah, identifikasi potensi sumber daya alam, serta mendukung perencanaan pembangunan berbasis data spasial yang akurat. Avenza Maps dipilih karena penggunaannya yang sederhana namun efektif, serta kompatibilitasnya dengan peta berformat georeferensi seperti GeoPDF dan GeoTIFF. Melalui pelatihan ini, masyarakat Desa Lantongau diharapkan dapat memetakan kebun, kawasan hutan adat, hingga jalur jalan dan batas dusun dengan lebih terstruktur dan terdokumentasi. Para dosen juga menjelaskan bagaimana peta-peta tersebut dapat digunakan dalam menyusun proposal pembangunan desa, pengajuan hak ulayat, atau bahkan mitigasi bencana secara partisipatif. Selain meningkatkan literasi digital masyarakat, kegiatan ini juga menjadi ajang pertukaran pengetahuan antara akademisi dan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara UNIDAYAN dan masyarakat di wilayah kepulauan Buton. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pemerintah desa yang menilai bahwa program ini sangat relevan dengan kebutuhan mereka di lapangan. Ke depan, Program Studi Teknik Pertambangan UNIDAYAN berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan lanjutan dan menjadikan teknologi sebagai jembatan pemberdayaan masyarakat desa di era transformasi digital. Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif ini, diharapkan desa-desa seperti Lantongau mampu menjadi contoh desa mandiri yang memanfaatkan teknologi untuk perencanaan dan pengelolaan wilayah yang berkelanjutan.
SelengkapnyaRAPAT KOORDINASI PERSIAPAN AKREDITASI PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN BERSAMA WAKIL REKTOR II UNIDAYAN Dalam rangka meningkatkan mutu akademik dan menjawab tantangan perkembangan pendidikan tinggi di era global, Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Dayanu Ikhsanuddin (UNIDAYAN) menggelar rapat koordinasi khusus yang difokuskan pada persiapan akreditasi program studi. Rapat ini menjadi momentum penting dalam memastikan bahwa seluruh perangkat akademik, dokumen pendukung, dan capaian kinerja tridharma perguruan tinggi telah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Rapat tersebut diselenggarakan dengan menghadirkan Wakil Rektor II UNIDAYAN, Ibu Wa Ode Zamrud, S.H., M.Hum., yang secara langsung memberikan pengarahan, evaluasi, dan pembinaan terhadap seluruh proses persiapan akreditasi. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan penuh dari pimpinan universitas dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan di lingkungan Fakultas Teknik, khususnya di Program Studi Teknik Pertambangan. Dalam sambutannya, Wakil Rektor II menekankan bahwa akreditasi bukan hanya sekadar proses administratif, melainkan sebuah instrumen strategis untuk menilai sejauh mana institusi mampu menjalankan fungsi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara konsisten dan berkelanjutan. Ia juga menyampaikan pentingnya kerja kolektif dan kolaboratif antar semua lini dalam menjawab tantangan akreditasi dengan kesiapan yang matang. Beliau juga menyoroti urgensi penguatan sistem penjaminan mutu internal (SPMI) sebagai fondasi utama dalam membangun budaya mutu yang berkesinambungan. Dalam konteks tersebut, semua pihak—baik pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa—harus memiliki pemahaman yang sama terhadap pentingnya data, dokumentasi, serta komitmen bersama dalam mendukung suksesnya proses akreditasi. Selama rapat berlangsung, dilakukan pemetaan secara rinci terhadap seluruh instrumen akreditasi, baik dari aspek profil lulusan, kurikulum, dosen tetap, kinerja tridharma, fasilitas laboratorium, hingga rekam jejak alumni. Masing-masing bagian dievaluasi secara mendalam untuk memastikan bahwa data dan dokumen yang disiapkan benar-benar mencerminkan kondisi riil dan memenuhi standar penilaian BAN-PT. Tak hanya itu, Wakil Rektor II juga menggarisbawahi pentingnya inovasi dalam penyusunan borang akreditasi. Ia mendorong tim akreditasi untuk tidak hanya fokus pada kelengkapan dokumen, tetapi juga menyisipkan nilai-nilai khas lokal, keberhasilan mahasiswa, serta kontribusi program studi dalam pembangunan wilayah, khususnya di sektor pertambangan berkelanjutan. Ketua Program Studi Teknik Pertambangan juga turut menyampaikan progres yang telah dicapai hingga saat ini. Mereka menjelaskan berbagai langkah konkret yang telah ditempuh, mulai dari pelatihan pengisian borang, pengumpulan data dukung, hingga sinergi antar unit kerja untuk menyempurnakan setiap indikator akreditasi. Semangat kolaborasi begitu terasa dalam rapat ini. Para dosen dan tenaga kependidikan menyampaikan berbagai ide dan masukan konstruktif guna menyempurnakan dokumen akreditasi. Melalui rapat ini, Program Studi Teknik Pertambangan mampu meraih hasil akreditasi yang memuaskan. Dengan fondasi persiapan yang kuat, dukungan penuh dari pimpinan universitas, serta kerja keras dari seluruh tim, UNIDAYAN menegaskan komitmennya untuk terus menjadi lembaga pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada mutu. Sebagai penutup, Wakil Rektor II mengajak seluruh peserta untuk menjadikan proses akreditasi ini sebagai momentum refleksi dan transformasi kelembagaan. Beliau berharap bahwa keberhasilan akreditasi ini nantinya tidak hanya meningkatkan peringkat institusi, tetapi juga memperkuat kontribusi UNIDAYAN dalam mencetak generasi profesional di bidang teknik pertambangan yang berintegritas dan kompeten di tingkat nasional maupun global.
Selengkapnya