TIGA MAHASISWA TEKNIK MESIN UNIDAYAN LOLOS WAWANCARA MAGANG DI JEPANG BERSAMA JAPAN WORLD BUSINESS 🇯🇵🚀Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) kembali membuktikan kualitasnya dalam mencetak mahasiswa yang siap bersaing di tingkat internasional. Tiga mahasiswa dari Program Studi Teknik Mesin, yaitu Herianto (23640004), Riswan (23640006), dan Hafifudin (23640014), sukses lolos dalam wawancara daring yang diselenggarakan oleh Japan World Business (JWB) dan mendapatkan kesempatan emas untuk mengikuti program magang di Jepang. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan persiapan matang yang telah mereka lakukan dalam menghadapi seleksi ketat yang melibatkan berbagai aspek penilaian, termasuk kompetensi teknis, kesiapan mental, serta pemahaman tentang dunia industri Jepang.Proses seleksi ini bukanlah hal yang mudah. Mahasiswa yang mengikuti wawancara harus menunjukkan pemahaman mendalam tentang bidang teknik mesin, termasuk teknologi industri yang digunakan secara global. Selain itu, mereka juga diuji dalam hal kemampuan komunikasi dan adaptasi dengan lingkungan kerja yang memiliki budaya dan sistem yang berbeda. Herianto, Riswan, dan Hafifudin mampu menunjukkan keunggulan mereka dalam semua aspek yang dinilai, sehingga berhasil lolos dan terpilih untuk melanjutkan perjalanan mereka ke Jepang sebagai peserta magang.Program magang ini merupakan peluang besar bagi mahasiswa Teknik Mesin Unidayan untuk mendapatkan pengalaman langsung di dunia industri Jepang yang dikenal dengan teknologi canggih, disiplin tinggi, serta inovasi yang terus berkembang. Selama magang, mereka akan berkesempatan untuk bekerja dengan para profesional di bidangnya, mengoperasikan mesin-mesin modern, serta memahami sistem kerja industri manufaktur Jepang. Pengalaman ini tidak hanya akan meningkatkan keterampilan teknis mereka tetapi juga membentuk karakter yang disiplin, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan.Keikutsertaan dalam program ini juga memberikan keuntungan dalam membangun jaringan profesional di tingkat global. Dengan berinteraksi langsung dengan para ahli industri di Jepang, mahasiswa akan mendapatkan wawasan yang lebih luas mengenai standar kerja internasional dan strategi industri yang diterapkan di berbagai negara maju. Hal ini tentu akan menjadi modal berharga bagi mereka ketika kembali ke Indonesia, baik untuk melanjutkan karier di perusahaan multinasional maupun untuk mengembangkan industri dalam negeri dengan menerapkan ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh.Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh Universitas Dayanu Ikhsanuddin dalam membekali mahasiswanya dengan ilmu yang relevan dengan perkembangan industri global. Fakultas Teknik Mesin secara konsisten memberikan pendidikan berkualitas, didukung oleh berbagai kegiatan praktikum, seminar, dan kerja sama dengan industri yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa. Selain itu, universitas juga terus memperluas jejaring internasional agar semakin banyak mahasiswa yang mendapatkan kesempatan berharga seperti ini di masa mendatang.Dengan keberhasilan ini, Unidayan semakin membuktikan bahwa lulusannya mampu bersaing di kancah internasional dan memiliki kualitas yang diakui oleh dunia industri global. Herianto, Riswan, dan Hafifudin telah membuktikan bahwa mahasiswa Indonesia, khususnya dari Unidayan, memiliki daya saing yang tinggi serta kesiapan untuk bekerja di lingkungan profesional internasional. Semoga keberhasilan mereka dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berusaha dan mengembangkan diri guna meraih peluang yang lebih besar di masa depan.Selain memberikan manfaat bagi individu yang mengikuti program ini, keberhasilan mahasiswa Unidayan dalam menembus industri Jepang juga memberikan dampak positif bagi institusi pendidikan itu sendiri. Hal ini semakin memperkuat reputasi Unidayan sebagai universitas yang mampu mencetak lulusan berkualitas dengan kompetensi global. Semakin banyak mahasiswa yang berhasil dalam program-program seperti ini, semakin besar pula daya tarik Unidayan sebagai pilihan utama bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan karier di bidang teknik mesin dan industri internasional.Diharapkan, melalui pengalaman magang ini, Herianto, Riswan, dan Hafifudin dapat memperoleh ilmu dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam dunia kerja nantinya. Selain itu, semoga pengalaman mereka di Jepang dapat menjadi bekal yang berguna bagi mereka untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan industri di Indonesia. Setelah menyelesaikan program ini, mereka akan memiliki keunggulan kompetitif yang tinggi di dunia kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.Kepada seluruh mahasiswa Teknik Mesin Unidayan, keberhasilan tiga mahasiswa ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus berusaha meningkatkan kompetensi dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. Dunia industri saat ini semakin kompetitif dan menuntut tenaga kerja yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan serta memahami standar kerja internasional. Dengan kerja keras dan ketekunan, bukan tidak mungkin lebih banyak mahasiswa Unidayan yang akan menyusul jejak mereka dan meraih kesuksesan di tingkat global.Selamat kepada Herianto, Riswan, dan Hafifudin atas pencapaian luar biasa ini! Semoga sukses dalam menjalani program magang di Jepang dan dapat kembali dengan pengalaman serta ilmu yang bermanfaat bagi diri sendiri, universitas, dan masyarakat. Teruslah berprestasi dan harumkan nama Unidayan di dunia internasional! 🚀🎉
SelengkapnyaSebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan tempat ibadah, Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Dayanu Ikhsanuddin (UNIDAYAN) mengadakan Jumat Bersih dengan membersihkan Masjid HAJI LA ODE MANARFA. Kegiatan ini merupakan inisiatif para mahasiswa untuk berkontribusi secara nyata dalam menjaga kebersihan masjid, yang merupakan tempat ibadah utama bagi masyarakat sekitar kampus. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa.Sejak pagi hari, mahasiswa Teknik Sipil sudah berkumpul dengan penuh semangat, membawa peralatan kebersihan seperti sapu, kain pel, lap kaca, hingga alat kebersihan lainnya. Dengan pembagian tugas yang sistematis, mereka bekerja sama untuk memastikan seluruh area masjid, baik di dalam maupun di luar, dalam keadaan bersih dan nyaman. Mulai dari menyapu dan mengepel lantai, membersihkan debu pada kaca dan jendela, merapikan rak Al-Qur'an, hingga membersihkan area tempat wudhu dan halaman masjid agar terlihat lebih rapi dan asri. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan sosial antar sesama mahasiswa. Dengan bekerja bersama dalam suasana penuh kebersamaan, mereka belajar untuk membangun komunikasi yang baik, membentuk solidaritas, serta memahami pentingnya kerja tim dalam mencapai tujuan bersama. Nilai-nilai inilah yang juga menjadi bagian penting dalam dunia teknik sipil, di mana keberhasilan suatu proyek sangat bergantung pada koordinasi dan kerja sama yang baik di antara para pelakunya. Selain itu, kegiatan ini juga memiliki makna spiritual yang mendalam. Sebagai mahasiswa yang menempuh pendidikan di bidang teknik, mereka sadar bahwa pembangunan tidak hanya terbatas pada infrastruktur fisik, tetapi juga mencakup pembangunan karakter dan moral. Dengan ikut serta dalam menjaga kebersihan masjid, mahasiswa tidak hanya melaksanakan tugas sosial, tetapi juga mendapatkan pahala dan keberkahan, sebagaimana kebersihan adalah bagian dari iman. Hal ini juga menjadi bentuk kepedulian dalam mendukung kenyamanan jamaah yang beribadah di masjid tersebut. Di sela-sela kegiatan, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dengan pengurus masjid dan masyarakat sekitar. Mereka berbincang tentang pentingnya menjaga kebersihan tidak hanya di tempat ibadah, tetapi juga di lingkungan sekitar secara keseluruhan. Momen ini menjadi ajang pembelajaran bagi mahasiswa untuk lebih memahami bagaimana peran kecil seperti menjaga kebersihan dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat. Kesadaran ini diharapkan dapat terus tertanam dan menjadi kebiasaan baik yang dibawa hingga ke lingkungan kerja mereka kelak. Sebagai calon insinyur yang kelak akan membangun berbagai infrastruktur, mahasiswa Teknik Sipil UNIDAYAN juga menyadari bahwa kebersihan adalah bagian dari tata ruang dan manajemen lingkungan yang baik. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana yang lebih sehat dan nyaman bagi semua orang. Oleh karena itu, mereka berharap bahwa aksi sederhana ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas untuk terus menjaga kebersihan, baik di tempat ibadah maupun di tempat-tempat umum lainnya. Antusiasme yang tinggi dari para mahasiswa dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi merupakan tugas bersama. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin, tidak hanya di Masjid HAJI LA ODE MANARFA, tetapi juga di tempat-tempat lain yang membutuhkan. Dengan demikian, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus berkembang di kalangan mahasiswa dan masyarakat. Di akhir kegiatan, mahasiswa merasakan kebanggaan tersendiri karena telah berkontribusi dalam menjaga kebersihan masjid. Rasa lelah setelah bekerja seharian terasa ringan karena mereka tahu bahwa usaha yang dilakukan membawa manfaat bagi banyak orang. Kebersihan masjid yang kini lebih terjaga diharapkan dapat membuat para jamaah lebih nyaman dalam beribadah serta menumbuhkan semangat untuk menjaga kebersihan secara berkelanjutan. Kegiatan Jumat Bersih ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebagai agen perubahan, mereka memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui aksi nyata dalam menjaga kebersihan dan ketertiban. Dengan semangat “Membangun bukan hanya sekadar bangunan, tetapi juga kepedulian dan kebersamaan”, mahasiswa Teknik Sipil UNIDAYAN berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Semoga aksi ini menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar. Karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama. 🌿✨🕌
SelengkapnyaKegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) ke-XXIV Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (UNIDAYAN) yang diselenggarakan pada tanggal 15 - 16 Januari 2025, menjadi sebuah momen penting dalam perjalanan pengembangan kepemimpinan di lingkungan kampus. Mengangkat tema "Menciptakan Regenerasi Kepemimpinan yang Berintelektual, Inovatif, dan Berintegritas untuk HMTI UNIDAYAN yang Berdaya Saing," LDK kali ini bertujuan untuk membekali peserta dengan berbagai keterampilan kepemimpinan yang dapat diterapkan baik di lingkungan akademik maupun di dunia profesional. Acara ini dimulai dengan sambutan penuh semangat dari Dekan Fakultas Teknik UNIDAYAN, Bapak Hilda Sulaiman Nur, S.T., M.T., yang menekankan pentingnya membangun rasa percaya diri dan integritas dalam setiap langkah kepemimpinan. Beliau juga mengingatkan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal posisi, tetapi tentang bagaimana seorang pemimpin mampu membawa perubahan dan menginspirasi orang-orang di sekitarnya. Sebelum Menutup sambutannya, Dekan Fakultas Teknik, Ibu Hilda Sulaiman Nur, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi yang besar terhadap penyelenggaraan kegiatan ini dan berharap agar kegiatan LDK semacam ini bisa terus diadakan untuk melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang kompeten dan siap bersaing di dunia global. Beliau juga menekankan pentingnya pengembangan karakter dan mentalitas dalam setiap pemimpin, serta berharap peserta dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif di masyarakat. LDK ini bukan hanya untuk membekali peserta dengan teori-teori kepemimpinan, tetapi juga untuk menumbuhkan karakter yang kuat, inovatif, dan berintegritas. Dengan demikian, para peserta diharapkan tidak hanya mampu memimpin dengan kecerdasan, tetapi juga dengan hati yang penuh integritas, serta mampu beradaptasi dengan cepat di dunia yang semakin kompetitif dan digital. Selain itu, Ketua Program Studi Teknik Informatika, Bapak Ery Muchyar Hasiri, S.Kom., M.T., yang turut memberikan arahan dan motivasi. Dalam pidatonya, beliau menekankan pentingnya integrasi antara kemampuan intelektual dan nilai-nilai moral dalam menjalankan kepemimpinan, baik di lingkungan kampus maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya harus pandai dalam aspek akademik, tetapi juga harus memiliki jiwa kepemimpinan yang mampu menggerakkan perubahan positif. Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan pengenalan jadwal dan agenda kegiatan selama LDK ke-XXIV, yang kali ini menyuguhkan berbagai sesi materi yang tidak hanya mendalam, tetapi juga interaktif, termasuk diskusi kelompok, simulasi kepemimpinan, dan sesi tanya jawab yang melibatkan dosen serta alumni. Materi pertama yang disampaikan mengenai dasar-dasar kepemimpinan memberikan peserta pemahaman yang lebih baik tentang kualitas kepemimpinan yang harus dimiliki, seperti komunikasi efektif, motivasi, dan kemampuan untuk membuat keputusan yang tepat dalam berbagai situasi. Sesi selanjutnya lebih menyoroti pentingnya inovasi dalam kepemimpinan. Seorang pemimpin yang inovatif, menurut para pemateri, harus memiliki kemampuan untuk menciptakan solusi baru atas setiap permasalahan yang muncul. Mereka juga mengingatkan bahwa inovasi tidak hanya sebatas pada pengembangan teknologi, tetapi juga cara-cara baru dalam mengelola tim dan organisasi. Selain itu, integritas sebagai landasan utama dalam kepemimpinan menjadi topik yang tak kalah penting. Pemateri menjelaskan bahwa pemimpin yang memiliki integritas tinggi tidak hanya dipercaya oleh anggotanya, tetapi juga mampu menjadi contoh yang baik dalam setiap tindakannya. Kepercayaan dan rasa hormat sangatlah penting untuk memimpin dengan efektif. Acara LDK ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk langsung berinteraksi dengan para dosen dan alumni yang sudah berpengalaman di dunia profesional. Diskusi kelompok menjadi sesi yang sangat dinantikan, di mana peserta bisa bertukar pikiran dan menemukan solusi untuk berbagai masalah yang berkaitan dengan kepemimpinan. Simulasi kepemimpinan yang diadakan turut memberikan tantangan bagi peserta untuk menerapkan ilmu yang telah didapat dalam situasi yang lebih nyata dan dinamis, sehingga mereka bisa merasakan langsung bagaimana menjadi pemimpin dalam kondisi yang penuh tekanan. Sesi tanya jawab menjadi salah satu bagian penting dalam LDK ini, karena memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami lebih lanjut topik-topik yang belum mereka pahami sepenuhnya. Peserta pun sangat antusias mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari cara mengatasi konflik dalam tim hingga bagaimana membangun semangat dan kolaborasi di antara anggota. Ini menunjukkan betapa besar keinginan para peserta untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan mereka. Suasana semakin meriah ketika salah satu alumni membawakan materi tentang inovasi di era digital. Beliau memaparkan perkembangan teknologi terkini dan bagaimana mahasiswa dapat mengambil peran aktif dalam menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Peserta terlihat antusias dan banyak yang mengajukan pertanyaan, menunjukkan ketertarikan mereka terhadap topik yang dibahas. Hari kedua LDK dimulai dengan sesi materi yang membahas manajemen konflik dalam organisasi. Pemateri menjelaskan berbagai teknik untuk menghadapi dan menyelesaikan konflik dengan cara yang konstruktif. Materi ini sangat relevan, mengingat tantangan dalam organisasi sering kali melibatkan perbedaan pendapat yang perlu dikelola dengan bijaksana. Sebagai penutup, acara LDK ke-XXIV HMTI UNIDAYAN ditutup dengan sesi motivasi dari seorang dosen senior yang telah lama menjadi inspirasi bagi mahasiswa. Beliau menyampaikan pesan tentang pentingnya terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Dalam pidatonya, beliau juga mengingatkan peserta untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan inovasi dalam setiap langkah yang mereka ambil. Penutupan acara ditandai dengan foto bersama yang penuh keceriaan. Meskipun kegiatan telah berakhir, semangat yang ditanamkan selama LDK ini diharapkan terus hidup di dalam diri setiap peserta. Mereka kini kembali ke organisasi masing-masing dengan semangat baru dan tekad untuk memberikan kontribusi terbaik bagi HMTI UNIDAYAN.
Selengkapnya