Musyawarah Besar (MUBES) Ke VI Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTP) Universitas Dayanu Ikhsanuddin resmi digelar pada Senin 17-20 November 2025, bertempat di Aula Perpustakaan Kota Baubau. Kegiatan tahunan ini menjadi momen strategis yang selalu dinantikan oleh seluruh mahasiswa Teknik Pertambangan, karena melalui forum inilah arah organisasi ditetapkan, evaluasi kinerja dilakukan, dan kepengurusan baru dibentuk untuk melanjutkan estafet perjuangan HMTP UNIDAYAN. Mengusung tema besar “Mewujudkan Generasi Tangguh Insan Pertambangan Melalui HMTP-UND untuk Masa Depan Berkelanjutan,” MUBES ke VI kali ini menghadirkan visi besar pembentukan generasi pertambangan yang unggul dan siap menghadapi tantangan dunia industri modern. Acara pembukaan MUBES ke VI berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Aula dipadati oleh mahasiswa dari berbagai angkatan, para dosen pembina, hingga alumni yang turut hadir memberikan dukungan moral kepada adik-adik HMTP. Kehadiran para pimpinan kampus seperti Wakil Rektor III, Dekan Fakultas Teknik, serta Ketua Program Studi Teknik Pertambangan membuat suasana kegiatan semakin bermakna. Hal ini menunjukkan perhatian besar universitas terhadap keberlangsungan organisasi mahasiswa, termasuk HMTP yang menjadi salah satu pilar penting pembentukan karakter lulusan Teknik Pertambangan UNIDAYAN. Wakil Rektor III, La Baride, S.T., M.T., dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi HMTP dalam menyelenggarakan musyawarah besar secara profesional. Ia menekankan bahwa organisasi kemahasiswaan merupakan ruang yang sangat penting untuk membangun kecakapan kepemimpinan dan keterampilan sosial mahasiswa. “MUBES bukan sekadar formalitas, tetapi momentum untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi, tanggung jawab, dan integritas. Semoga melalui forum ini, lahir pemimpin muda Teknik Pertambangan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh dalam moral dan mental,” ungkapnya. Dekan Fakultas Teknik, Ir. Hilda Sulaiman Nur, S.T., M.T., juga memberikan sambutan yang penuh motivasi dan harapan. Beliau mengingatkan bahwa masa depan dunia pertambangan saat ini bergerak ke arah teknologi modern yang mengedepankan keberlanjutan. Oleh karena itu, mahasiswa dituntut untuk menjadi insan pertambangan yang adaptif dan inovatif. “Tema MUBES ke VI sangat relevan dengan tuntutan global. Keberlanjutan bukan hanya slogan, tetapi prinsip yang harus kita terapkan dalam setiap langkah. Kami percaya HMTP akan terus menjadi wadah pembentukan karakter dan profesionalisme mahasiswa Teknik Pertambangan UNIDAYAN,” tegasnya. Ketua Program Studi Teknik Pertambangan, La Ode Muh. Yazid Amsah, S.Si., M.T., turut menekankan bahwa HMTP memiliki peran penting dalam mendukung Prodi untuk menciptakan lulusan yang unggul. Ia menekankan sinergi antara akademik dan organisasi dalam melahirkan mahasiswa yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga terlatih dalam kepemimpinan dan manajemen kegiatan. “HMTP adalah laboratorium kepemimpinan. Apa yang kalian lakukan dalam organisasi akan menjadi modal penting ketika kalian terjun di dunia pertambangan. Prodi akan terus mendukung penuh setiap program positif yang dijalankan HMTP,” ucapnya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) dari pengurus demisioner. Sesi ini menjadi inti awal dari proses evaluasi organisasi. Para peserta mengikuti dengan cermat, karena LPJ menjadi tolok ukur keberhasilan program kerja HMTP selama satu periode serta memberikan gambaran hal-hal yang perlu diperbaiki. Diskusi yang tercipta selama penyampaian LPJ berlangsung hangat dan konstruktif, menunjukkan bahwa mahasiswa sangat peduli terhadap perkembangan organisasinya. Selain evaluasi program kerja, peserta MUBES juga aktif menyampaikan berbagai rekomendasi yang dianggap penting untuk keberlangsungan organisasi. Usulan yang muncul antara lain penguatan kegiatan akademik seperti seminar pertambangan, pelatihan penggunaan software pertambangan, workshop keselamatan kerja, dan peningkatan program pengabdian masyarakat. Banyak peserta juga menekankan pentingnya menjalin kerja sama lebih luas dengan perusahaan-perusahaan tambang untuk membuka peluang magang, kuliah tamu, dan kunjungan industri. Suasana silaturahmi tercipta dengan hangat sepanjang kegiatan. MUBES ke VI menjadi ajang berkumpulnya mahasiswa dari berbagai angkatan, yang saling berbagi pandangan, pengalaman, dan ide. Hal ini menunjukkan bahwa HMTP bukan hanya organisasi, tetapi juga keluarga besar yang membangun rasa solidaritas antar generasi. Kesatuan ini menjadi fondasi kuat untuk memajukan organisasi di masa mendatang. Memasuki sesi pemilihan kepengurusan baru, suasana musyawarah semakin dinamis. Sejumlah calon ketua umum menyampaikan visi dan misi mereka dengan penuh semangat. Proses pemilihan dilakukan secara demokratis, transparan, dan penuh rasa tanggung jawab. Para peserta menunjukkan kedewasaan berdemokrasi dengan berdiskusi dan memilih berdasarkan pertimbangan objektif demi kemajuan organisasi. Momen ini menjadi pembelajaran nyata bagi mahasiswa tentang bagaimana memimpin dan bagaimana memilih pemimpin secara bijak. Setelah melalui rangkaian pemilihan, MUBES Ke VI mengarah pada penetapan ketua umum HMTP UNIDAYAN periode berikutnya. Keputusan ini disambut dengan penuh harapan dan optimisme oleh seluruh peserta. Pengurus baru diharapkan mampu melanjutkan program-program positif sekaligus membawa inovasi demi memperkuat peran HMTP sebagai organisasi mahasiswa yang profesional, produktif, dan berdaya saing di tingkat daerah maupun nasional. Tak hanya itu, MUBES ke VI juga memberikan ruang bagi alumni untuk berbicara dan memberikan nasihat berharga kepada para mahasiswa. Mereka berbagi pengalaman tentang dunia kerja pertambangan yang penuh tantangan sekaligus peluang. Kehadiran alumni memberikan dorongan moral yang kuat bahwa mahasiswa Teknik Pertambangan UNIDAYAN memiliki jaringan yang solid dan siap membantu generasi berikutnya berkembang. Menjelang penutupan, seluruh peserta MUBES secara serempak menyatakan komitmen untuk menjaga dan memperkuat HMTP sebagai organisasi kebanggaan Fakultas Teknik. Mereka sepakat bahwa keberhasilan organisasi bukan hanya tanggung jawab pengurus terpilih, tetapi juga seluruh anggota yang menjadi bagian dari perjalanan HMTP. Kegiatan MUBES ke VI akhirnya ditutup dengan harapan besar bahwa organisasi ini akan terus tumbuh menjadi wadah yang membentuk karakter unggul insan pertambangan. Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas, fakultas, prodi, serta kekompakan antar mahasiswa, HMTP UNIDAYAN diyakini akan melahirkan generasi-generasi tangguh yang siap berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional melalui bidang pertambangan. Dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan keberlanjutan, Musyawarah Besar ke VI HMTP UNIDAYAN menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi. Harapan besar tertuju pada masa depan yang lebih cerah, di mana HMTP dapat terus berkarya, berinovasi, dan menjadi simbol kemajuan mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Dayanu Ikhsanuddin.
SelengkapnyaBaubau — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Dayanu Ikhsanuddin (UNIDAYAN) setelah berhasil mengamankan posisi Juara 2 pada Turnamen Futsal HIMATRIL Cup se-Sulawesi Tenggara. Kompetisi ini berlangsung pada 8–9 November 2025, bertempat di Lapangan Futsal Syafaat, Kendari, dan diikuti oleh berbagai perguruan tinggi teknik dari seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. Turnamen ini menjadi ajang yang sangat kompetitif karena seluruh peserta merupakan mahasiswa teknik yang dikenal memiliki daya saing tinggi, baik secara akademik maupun non-akademik. Sejak awal pertandingan, tim futsal Fakultas Teknik UNIDAYAN sudah menunjukkan performa meyakinkan dengan permainan cepat, solid, dan penuh strategi. Mereka mampu menyingkirkan lawan-lawan tangguh dan melaju mulus menuju babak semifinal. Pada babak semifinal, Tim Teknik UNIDAYAN tampil luar biasa dengan menjaga ritme permainan dan mempertahankan dominasi sejak awal pertandingan. Ketajaman serangan dan organisasi pertahanan yang rapi membuat mereka berhasil mengunci kemenangan, sekaligus memastikan satu tempat di partai puncak. Sorakan dukungan dari mahasiswa dan alumni semakin menambah semangat para pemain untuk memberikan yang terbaik. Namun, pada partai final yang berlangsung sangat sengit, Tim Teknik UNIDAYAN harus mengakui keunggulan lawan, yaitu perwakilan mahasiswa dari Kota Kendari. Pertandingan berjalan ketat, diwarnai jual beli serangan, dan tensi permainan yang tinggi. Kendati telah berjuang maksimal, tim UNIDAYAN harus puas menutup pertandingan sebagai runner-up setelah lawan tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Meski demikian, pencapaian Juara 2 ini tetap menjadi prestasi yang membanggakan. Tim menunjukkan perkembangan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Performa yang ditampilkan tidak hanya menjadi bukti kemampuan teknis pemain, tetapi juga menggambarkan kerja keras selama sesi latihan dan kekompakan tim yang terus dijaga. Manager tim futsal Fakultas Teknik UNIDAYAN Safrin, mengungkapkan rasa bangga atas perjuangan para pemain. Menurutnya, tim telah memberikan performa terbaik selama dua hari kompetisi berlangsung. “Kami hadir bukan hanya untuk bertanding, tetapi membawa nama baik UNIDAYAN. Kekalahan di final ini adalah bagian dari proses pembelajaran yang akan membuat tim jauh lebih matang,” ujarnya. Sementara itu, Yasril Aditya mengungkapkan bahwa pengalaman bertanding di luar kota memberikan motivasi tambahan bagi seluruh anggota tim untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. “Turnamen ini memberikan pelajaran berharga. Kami merasakan atmosfer kompetisi yang ketat dan bertemu banyak lawan yang kuat. Tahun depan, kami akan kembali dengan persiapan yang lebih matang,” ungkapnya. Dekan Fakultas Teknik UNIDAYAN Ir. Hilda Sulaiman Nur, S.T.,M.T. juga turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada para mahasiswa yang telah membawa pulang prestasi. Menurut beliau, prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa teknik tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga mampu bersaing di bidang minat dan bakat seperti olahraga. Beliau menekankan pentingnya keseimbangan antara akademik dan kegiatan kemahasiswaan sebagai bagian dari pengembangan karakter mahasiswa. Selain itu, turnamen HIMATRIL Cup ini juga menjadi ajang mempererat hubungan antar-perguruan tinggi teknik se-Sulawesi Tenggara. Pertemuan antar mahasiswa dari berbagai daerah memberikan kesempatan untuk berkolaborasi, bertukar pengalaman, serta membangun jejaring positif untuk masa depan. Dengan raihan Juara 2 ini, Fakultas Teknik UNIDAYAN kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dan memfasilitasi pengembangan potensi mahasiswa di berbagai bidang. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan membawa nama baik kampus di berbagai ajang kompetisi. Fakultas Teknik UNIDAYAN menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, termasuk dosen, alumni, panitia HIMATRIL Cup, serta seluruh suporter yang telah memberikan semangat kepada tim selama kompetisi berlangsung. Semoga prestasi ini menjadi awal dari pencapaian yang lebih besar di masa mendatang.
SelengkapnyaBandung, 2–3 November 2025 — Dosen Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Dayanu Ikhsanuddin (UNIDAYAN) Baubau, Asrim, S.Si., M.Eng., mewakili UNIDAYAN dalam kegiatan Temu Nasional Tahunan (TNT) Forum Komunikasi Program Studi Teknik Pertambangan Indonesia (FORKOPINDO) 2025 yang diselenggarakan di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Islam Bandung (UNISBA). Kegiatan nasional yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh berbagai perwakilan dosen dan akademisi dari seluruh program studi Teknik Pertambangan di Indonesia. TNT FORKOPINDO menjadi wadah strategis untuk membangun sinergi, bertukar pengalaman, serta memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan pertambangan yang relevan dengan kebutuhan industri dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Dalam kegiatan tersebut, Asrim, S.Si., M.Eng. turut berpartisipasi aktif dalam sejumlah forum diskusi, lokakarya, serta pertemuan antarperguruan tinggi yang membahas isu-isu aktual di dunia pertambangan. Beberapa topik penting yang dibahas antara lain penguatan kurikulum berbasis kompetensi, penerapan teknologi digital dalam kegiatan tambang, keselamatan kerja, serta pengembangan konsep pertambangan berkelanjutan (sustainable mining). Melalui keterlibatan aktifnya, UNIDAYAN menegaskan komitmennya untuk terus berperan dalam memajukan dunia pendidikan tinggi di bidang teknik pertambangan. Kehadiran perwakilan dari UNIDAYAN di forum nasional ini menunjukkan semangat kampus dalam memperluas jaringan akademik, memperbarui kurikulum, serta membangun kerja sama lintas perguruan tinggi dan industri. “Kegiatan ini merupakan momentum penting untuk membangun sinergi antarprogram studi pertambangan di Indonesia. Melalui forum ini, kita bisa saling berbagi pengalaman dan memperkuat kerja sama dalam meningkatkan kualitas lulusan agar mampu menjawab tantangan dunia industri,” ujar Asrim, S.Si., M.Eng., usai mengikuti rangkaian kegiatan TNT FORKOPINDO 2025. Kegiatan ini juga menjadi ajang penting bagi Program Studi Teknik Pertambangan UNIDAYAN untuk memperkenalkan kiprah akademiknya di tingkat nasional. UNIDAYAN terus berupaya memperkuat peran dosen dan mahasiswa dalam berbagai forum ilmiah, riset kolaboratif, dan kemitraan strategis yang dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pertambangan di Indonesia. Ketua Program Studi Teknik Pertambangan UNIDAYAN (nama dapat ditambahkan) memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dosen dalam forum nasional ini. Menurutnya, keterlibatan tersebut menjadi bukti bahwa UNIDAYAN memiliki potensi besar untuk ikut serta dalam pengembangan pendidikan pertambangan yang kompetitif dan berdaya saing. “Kami sangat mengapresiasi keikutsertaan Bapak Asrim dalam TNT FORKOPINDO 2025. Ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat jejaring akademik nasional dan membuka peluang kolaborasi riset serta pengembangan kompetensi bagi dosen maupun mahasiswa,” ungkap Kaprodi Teknik Pertambangan UNIDAYAN. Partisipasi UNIDAYAN dalam TNT FORKOPINDO 2025 juga sejalan dengan visi universitas untuk menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melalui forum ini, UNIDAYAN berkomitmen untuk terus memperkuat peran akademisi dan dosennya dalam membangun masa depan pendidikan tinggi pertambangan yang inovatif dan berkelanjutan. Dengan semangat “Menambang Ilmu, Membangun Kolaborasi”, keikutsertaan UNIDAYAN di TNT FORKOPINDO 2025 menjadi wujud nyata kontribusi kampus dalam mendukung kemajuan pendidikan pertambangan nasional. Dari Buton untuk Indonesia, UNIDAYAN siap terus menggali potensi, menambang prestasi, dan menorehkan jejak emas di kancah pendidikan tinggi pertambangan.
Selengkapnya