Daftar Berita

PEMANTAUAN AKREDITASI OLEH LP3MLK : KOMITMEN MENINGKATKAN KUALITAS PRODI TEKNIK SIPIL, MESIN, DAN PERTAMBANGAN
  • 18 Apr
  • 2025

PEMANTAUAN AKREDITASI OLEH LP3MLK : KOMITMEN MENINGKATKAN KUALITAS PRODI TEKNIK SIPIL, MESIN, DAN PERTAMBANGAN

Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan mempersiapkan proses akreditasi yang optimal, Lembaga Pengembangan Pembelajaran, Penjaminan Mutu, dan Layanan Kerja Sama (LP3MLK) Universitas Dayanu Ikhsanuddin melaksanakan kegiatan pemantauan akreditasi terhadap tiga program studi teknik, yaitu Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Pertambangan. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan untuk memastikan kualitas akademik senantiasa berada pada jalur peningkatan. Pemantauan ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi dari sistem penjaminan mutu internal (SPMI) yang menjadi pilar utama dalam menjaga kualitas pembelajaran, tata kelola, dan output lulusan. Melalui kegiatan ini, LP3MLK ingin memastikan bahwa setiap program studi yang akan menghadapi proses akreditasi telah memenuhi standar nasional pendidikan tinggi serta indikator-indikator mutu yang ditetapkan oleh LAM Teknik sebagai lembaga akreditasi mandiri. Tim LP3MLK melakukan serangkaian pengecekan dokumen, wawancara dengan tim prodi, serta asesmen terhadap kesiapan instrumen akreditasi yang telah disusun. Setiap aspek dievaluasi dengan teliti, mulai dari visi misi prodi, kurikulum, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, kegiatan penelitian dan pengabdian, hingga kinerja mahasiswa dan alumni. Kegiatan pemantauan ini juga menjadi momentum penting bagi program studi untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap capaian serta tantangan yang dihadapi selama proses penyusunan borang akreditasi. LP3MLK hadir tidak hanya sebagai evaluator, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam membimbing dan mengarahkan setiap prodi menuju mutu unggul. Ketua LP3MLK, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pemantauan ini bukan semata-mata untuk memenuhi kewajiban administratif, tetapi merupakan bagian dari budaya mutu yang ingin ditanamkan secara konsisten di lingkungan Universitas Dayanu Ikhsanuddin. Menurutnya, hanya dengan budaya mutu yang kuat, perguruan tinggi dapat bersaing secara nasional maupun internasional. Prodi Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Pertambangan merupakan tiga prodi yang memiliki potensi besar dalam mencetak lulusan unggul di bidang keteknikan. Oleh karena itu, LP3MLK menaruh perhatian khusus untuk memastikan ketiga prodi ini dapat mencapai peringkat akreditasi yang sesuai dengan potensi dan kontribusinya bagi masyarakat. Dekan Fakultas Teknik menyambut baik kegiatan pemantauan ini. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang diberikan LP3MLK, serta menyatakan komitmen seluruh unsur di fakultas untuk terus melakukan pembenahan dan penguatan di berbagai lini. Menurutnya, sinergi antara prodi dan LP3MLK adalah kunci sukses dalam mencapai akreditasi yang membanggakan. Selama kegiatan berlangsung, suasana diskusi yang konstruktif dan terbuka menjadi ciri khas. Tim dari masing-masing prodi mempresentasikan dokumen dan capaian yang telah diraih, sekaligus menerima masukan dari tim LP3MLK untuk perbaikan yang lebih tajam dan sistematis. Beberapa catatan penting juga disampaikan dalam sesi akhir kegiatan, antara lain perlunya penguatan sistem dokumentasi, peningkatan publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa, serta pengembangan kerja sama tridharma yang lebih aktif dan terstruktur. Hal ini dinilai sebagai faktor penting dalam menunjang penilaian instrumen akreditasi. Selain itu, aspek pelayanan akademik dan keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan juga menjadi perhatian. LP3MLK menekankan pentingnya membangun ekosistem akademik yang sehat dan partisipatif, di mana mahasiswa tidak hanya sebagai objek pembelajaran, tetapi juga sebagai mitra dalam pengembangan prodi. Dalam konteks ini, LP3MLK tidak hanya berfungsi sebagai pengendali mutu, tetapi juga sebagai penggerak perubahan. Pemantauan ini diharapkan menjadi stimulus bagi program studi untuk terus berinovasi, menyusun strategi pengembangan jangka panjang, serta membangun identitas akademik yang kuat dan relevan dengan perkembangan zaman. Secara keseluruhan, kegiatan pemantauan berjalan dengan lancar dan penuh semangat kolaboratif. Masing-masing prodi menunjukkan keseriusan dan kesiapan dalam menghadapi proses akreditasi. Hal ini menjadi indikator positif bahwa Fakultas Teknik Unidayan berada pada jalur yang tepat menuju pengakuan mutu yang lebih tinggi. Di akhir sesi, LP3MLK menyampaikan harapan agar semua rekomendasi yang diberikan dapat ditindaklanjuti secara konkret dan berkelanjutan. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan proses akreditasi dapat menghasilkan hasil maksimal dan membawa nama baik universitas di tingkat nasional. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari misi besar Universitas Dayanu Ikhsanuddin dalam memperkuat tata kelola berbasis mutu dan menjadikan institusi sebagai pusat pendidikan tinggi yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat. Sebagai penutup, LP3MLK menegaskan bahwa akreditasi bukan tujuan akhir, melainkan bagian dari proses berkelanjutan dalam menjamin bahwa layanan pendidikan yang diberikan selalu relevan, bermutu, dan berdampak positif. Semangat ini akan terus dibawa dalam setiap langkah peningkatan mutu ke depan. Dengan terlaksananya kegiatan pemantauan ini, diharapkan Program Studi Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Pertambangan dapat terus berkembang dan menjadi pilar penting dalam mencetak generasi teknokrat yang unggul, tangguh, dan berdaya saing tinggi di era industri masa kini dan masa depan.

Selengkapnya
MENANDAI 17 TAHUN INOVASI, MILAD TEKNIK INFORMATIKA UNIDAYAN RESMI DIBUKA OLEH WAKIL REKTOR III, LA BARIDE, S.T., M.T., MENGUSUNG TEMA: ‘CELEBRATING THE JOURNEY: TECHNOLOGY INSPIRING THE DIGITAL GENERATION
  • 15 Apr
  • 2025

MENANDAI 17 TAHUN INOVASI, MILAD TEKNIK INFORMATIKA UNIDAYAN RESMI DIBUKA OLEH WAKIL REKTOR III, LA BARIDE, S.T., M.T., MENGUSUNG TEMA: ‘CELEBRATING THE JOURNEY: TECHNOLOGY INSPIRING THE DIGITAL GENERATION

MILAD KE-17 TEKNIK INFORMATIKA UNIDAYAN RESMI DIBUKA, ANGKAT SEMANGAT TEKNOLOGI DAN GENERASI DIGITAL, Menandai 17 tahun perjalanan pengabdian dan inovasi di dunia teknologi dan pendidikan tinggi, Program Studi Teknik Informatika Universitas Dayanu Ikhsanuddin (UNIDAYAN) resmi membuka rangkaian kegiatan Milad ke-17. Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III, La Baride, S.T., M.T., dengan mengusung tema besar “Celebrating the Journey: Technology Inspiring the Digital Generation”. Tema ini menjadi refleksi atas perjalanan panjang Teknik Informatika dalam membentuk karakter mahasiswa yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan zaman.Dalam sambutannya, WR III La Baride, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi atas eksistensi Teknik Informatika UNIDAYAN selama 17 tahun terakhir. “Teknik Informatika adalah salah satu prodi yang paling aktif dalam berkegiatan dan menghasilkan inovasi. Tema milad kali ini sangat relevan, karena kita semua sedang berada dalam transformasi digital besar-besaran. Saya berharap Teknik Informatika bisa terus menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan kampus dan masyarakat luas,” ujarnya.Kegiatan Milad ke-17 tidak hanya menjadi ajang seremonial, namun juga menghadirkan berbagai event yang edukatif, kompetitif, dan inspiratif. Rangkaian kegiatan yang disiapkan oleh panitia antara lain IT Expo, Sharing Session, Seminar Teknologi, Lomba Content Creator, Donor Darah, serta pertandingan olahraga seperti Futsal dan Esport Competition. Setiap kegiatan dirancang untuk mengasah potensi mahasiswa, mempererat silaturahmi, dan menyalurkan bakat dalam suasana yang positif dan produktif.Ketua Program Studi Teknik Informatika, Ir. Eri Muhcyar Hasiri, S.Kom., M.T. dalam sambutannya menyampaikan bahwa Milad ke-17 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kembali visi akademik dan profesionalisme mahasiswa. “Sejak didirikan, Teknik Informatika UNIDAYAN telah tumbuh bersama perkembangan zaman. Kini kita memasuki era digitalisasi yang lebih kompleks, dan melalui Milad ini kami ingin menanamkan semangat inovasi dan tanggung jawab sosial kepada seluruh mahasiswa,” ungkap beliau.Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI), Rendi menambahkan bahwa persiapan kegiatan Milad ini telah dilakukan sejak jauh hari dengan melibatkan seluruh unsur mahasiswa. “Kami ingin menghadirkan kegiatan yang bukan hanya seru, tapi juga memberi nilai tambah bagi mahasiswa. Lewat IT Expo dan Sharing Session, kami ingin menumbuhkan rasa percaya diri untuk menunjukkan karya dan menjalin jejaring lebih luas,” jelasnya.Tidak ketinggalan, Ketua DPM Fakultas Teknik,  Nur Rahmi, juga memberikan sambutan yang menekankan pentingnya sinergi antarlembaga kemahasiswaan dalam menyukseskan kegiatan Milad. “Perayaan ini bukan hanya milik HMTI atau Prodi Informatika, tapi milik kita semua. Milad ini adalah panggung untuk menunjukkan kekompakan, kolaborasi, dan integritas mahasiswa Fakultas Teknik,” ucapnya.Salah satu kegiatan unggulan yakni IT Expo berhasil menarik perhatian pengunjung, dengan berbagai proyek teknologi hasil karya mahasiswa Teknik Informatika seperti aplikasi mobile, sistem informasi, dan mini game edukatif. Selain itu, Lomba Content Creator juga menjadi daya tarik tersendiri, karena mendorong mahasiswa untuk mengekspresikan ide kreatif mereka melalui video, desain grafis, dan media digital lainnya.Rangkaian seminar dan sharing session menghadirkan pembicara dari kalangan profesional, alumni, dan dosen untuk memberikan insight mengenai dunia kerja, perkembangan teknologi, dan pentingnya soft skill di era digital. Kegiatan ini memberikan ruang diskusi yang membangun serta membuka wawasan mahasiswa tentang arah karier mereka ke depan.Suasana kekeluargaan juga semakin terasa dengan diadakannya kegiatan Donor Darah yang bekerja sama dengan PMI Bau-Bau. Mahasiswa, dosen, dan masyarakat sekitar turut ambil bagian dalam aksi sosial ini sebagai bentuk kontribusi nyata kepada lingkungan. Sedangkan pada sektor olahraga, antusiasme peserta dalam Turnamen Futsal dan Esport menambah semarak Milad dengan semangat kompetitif yang tetap menjunjung sportivitas.Dengan semangat “Celebrating the Journey”, Milad ke-17 ini diharapkan menjadi titik awal baru untuk terus menyalakan api inovasi di lingkungan Teknik Informatika UNIDAYAN. Perjalanan 17 tahun bukanlah akhir, melainkan langkah maju menuju masa depan yang lebih cerah — di mana teknologi bukan hanya dipelajari, tetapi dimaknai sebagai alat untuk menciptakan dampak dan menginspirasi generasi digital berikutnya.

Selengkapnya
HIMPUNAN MAHASISWA TEKNIK INFORMATIKA (HMTI) GELAR KEGIATAN SHARING SESSION DENGAN TEMA "MEMULAI BISNIS DI USIA MUDA"
  • 12 Apr
  • 2025

HIMPUNAN MAHASISWA TEKNIK INFORMATIKA (HMTI) GELAR KEGIATAN SHARING SESSION DENGAN TEMA "MEMULAI BISNIS DI USIA MUDA"

Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan diri dan semangat kewirausahaan mahasiswa dengan menyelenggarakan kegiatan Sharing Session bertajuk “Memulai Bisnis di Usia Muda”. Kegiatan ini diselenggarakan pada 12 April 2025 di Baruga La Ode Malim, dan berhasil menarik antusiasme puluhan mahasiswa dari berbagai program studi, khususnya dari Fakultas Teknik. Sharing session ini menghadirkan pembicara inspiratif, Sulham, S.T., MM., C.PS., seorang profesional berpengalaman yang saat ini menjabat sebagai Head of Region Sales & Promotion PT. Dua Kelinci. Dengan latar belakang pendidikan teknik dan pengalaman luas di bidang pemasaran dan bisnis, Sulham memberikan perspektif yang kaya dan relevan bagi mahasiswa yang ingin terjun ke dunia usaha sejak usia muda. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, La Baride, S.T., M.T. yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada HMTI atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan yang membangun karakter dan semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Ia menegaskan pentingnya kegiatan non-akademik seperti ini sebagai bentuk pendidikan karakter dan soft skill yang melengkapi pembelajaran di kelas. “Mahasiswa hari ini adalah pemimpin dan pencipta masa depan. Membangun mental wirausaha sejak dini adalah langkah strategis untuk menyiapkan generasi yang mandiri, inovatif, dan solutif. Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini terus digalakkan oleh organisasi kemahasiswaan,” ujarnya dalam sambutan yang disambut tepuk tangan para peserta. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Sulham yang membahas bagaimana seorang anak muda bisa memulai bisnis dari nol. Ia menjelaskan bahwa banyak pengusaha sukses yang memulai langkahnya sejak masih kuliah, bahkan dengan modal terbatas. Menurutnya, keberanian mengambil risiko dan kemampuan membaca peluang adalah dua kunci penting dalam memulai dan mempertahankan bisnis. Sulham juga membagikan perjalanan karier pribadinya, mulai dari masa kuliah hingga kini menjabat posisi strategis di salah satu perusahaan besar nasional. Ia menceritakan jatuh bangun usahanya, tantangan di dunia pemasaran, hingga pentingnya belajar dari kegagalan sebagai bekal untuk tumbuh lebih kuat. Cerita ini memotivasi mahasiswa untuk tidak mudah menyerah dan terus mencoba. Tidak hanya membahas teori, Sulham memberikan tips praktis yang dapat langsung diterapkan mahasiswa, seperti cara menyusun ide bisnis, pentingnya membangun jaringan (networking), dan strategi pemasaran digital. Ia juga menekankan pentingnya memiliki mindset sebagai problem solver, bukan hanya sekadar pencari cuan. Ketua HMTI,  Rendi dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya HMTI untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki semangat berwirausaha dan kepemimpinan. Ia berharap ke depan akan lebih banyak kegiatan serupa yang dapat memberikan dampak nyata bagi mahasiswa. Kegiatan sharing session ini merupakan bagian dari rangkaian program pengembangan mahasiswa Teknik Informatika yang akan terus berlangsung secara berkala. Ke depannya, HMTI berencana untuk menghadirkan lebih banyak praktisi industri dari berbagai bidang untuk memperluas wawasan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan teknis, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap peluang usaha dan tantangan zaman. Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi dan bertukar ide antar mahasiswa yang memiliki minat yang sama dalam dunia bisnis. HMTI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi fasilitator pengembangan potensi mahasiswa di bidang teknologi dan kewirausahaan. Sharing session ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Teknik Informatika tidak hanya bisa menjadi inovator di bidang teknologi, tetapi juga dapat menjadi pelaku usaha yang sukses dan berdampak bagi masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, HMTI berharap mahasiswa mampu menjadi generasi yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal lahirnya para pengusaha muda dari kampus teknik, yang mampu membawa perubahan positif bagi Indonesia. Di akhir sesi, Sulham menyampaikan pesan penutup kepada seluruh peserta untuk selalu percaya pada kemampuan diri. “Setiap pebisnis sukses pernah berada di titik nol. Kunci utamanya adalah konsisten, belajar terus, dan jangan takut gagal. Karena gagal itu bukan akhir, tapi bagian dari proses,” katanya. Sharing session ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja HMTI yang akan terus berlanjut. HMTI berencana menghadirkan lebih banyak praktisi dari berbagai sektor industri guna memperluas wawasan mahasiswa serta memperkuat koneksi antara dunia kampus dan dunia profesional. Semangat kolaboratif dan inovatif dari mahasiswa, didukung dengan arahan dan dukungan institusi seperti yang disampaikan oleh Wakil Rektor III, menjadi kekuatan besar untuk menciptakan lulusan yang bukan hanya siap kerja, tetapi juga siap menciptakan pekerjaan. HMTI membuktikan bahwa dari ruang kelas teknik, bisa lahir wirausahawan hebat yang akan membawa perubahan bagi negeri.  

Selengkapnya