research
  • 28 May
  • 2025

"PENGABDIAN MASYARAKAT : PROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGAN UNIDAYAN KENALKAN AVENZA MAPS UNTUK MENDUKUNG PEMETAAN WILAYAH DESA LANTONGAU"

  • Oleh FT Operator



Sebagai wujud nyata dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Dayanu Ikhsanuddin (UNIDAYAN) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan fokus pada pengenalan teknologi geospasial melalui aplikasi Avenza Maps. Kegiatan ini dilaksanakan Pada Hari Rabu Tanggal 28 Mei 2025 di Desa Lantongau, Kecamatan Mawasangka Tengah, sebagai bagian dari komitmen prodi untuk memberdayakan masyarakat desa dalam pengelolaan dan pemetaan wilayahnya secara mandiri dan berbasis teknologi. Dalam kegiatan ini, para dosen Teknik Pertambangan UNIDAYAN memberikan pelatihan langsung kepada perangkat desa, tokoh masyarakat, dan kelompok pemuda setempat tentang bagaimana cara menggunakan Avenza Maps—sebuah aplikasi berbasis GPS yang dapat digunakan secara offline untuk keperluan pemetaan wilayah, pelacakan lokasi, hingga pembuatan dokumentasi spasial.

Kegiatan ini dilandasi oleh kebutuhan desa-desa terpencil untuk memiliki kemampuan mandiri dalam melakukan pemetaan batas wilayah, identifikasi potensi sumber daya alam, serta mendukung perencanaan pembangunan berbasis data spasial yang akurat. Avenza Maps dipilih karena penggunaannya yang sederhana namun efektif, serta kompatibilitasnya dengan peta berformat georeferensi seperti GeoPDF dan GeoTIFF. Melalui pelatihan ini, masyarakat Desa Lantongau diharapkan dapat memetakan kebun, kawasan hutan adat, hingga jalur jalan dan batas dusun dengan lebih terstruktur dan terdokumentasi. Para dosen juga menjelaskan bagaimana peta-peta tersebut dapat digunakan dalam menyusun proposal pembangunan desa, pengajuan hak ulayat, atau bahkan mitigasi bencana secara partisipatif.


Selain meningkatkan literasi digital masyarakat, kegiatan ini juga menjadi ajang pertukaran pengetahuan antara akademisi dan masyarakat, sekaligus mempererat hubungan antara UNIDAYAN dan masyarakat di wilayah kepulauan Buton. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pemerintah desa yang menilai bahwa program ini sangat relevan dengan kebutuhan mereka di lapangan. Ke depan, Program Studi Teknik Pertambangan UNIDAYAN berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan lanjutan dan menjadikan teknologi sebagai jembatan pemberdayaan masyarakat desa di era transformasi digital. Dengan pendekatan edukatif dan kolaboratif ini, diharapkan desa-desa seperti Lantongau mampu menjadi contoh desa mandiri yang memanfaatkan teknologi untuk perencanaan dan pengelolaan wilayah yang berkelanjutan.