Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar yudisium Pendidikan Profesi Insinyur (PPI) secara daring yang berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh rasa bangga. Acara ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan karier para peserta yang telah menyelesaikan seluruh proses akademik dan profesional. Meskipun dilaksanakan secara online, antusiasme peserta serta pihak universitas tidak surut sedikit pun. Yudisium daring ini tetap memberikan kesan yang mendalam bagi para peserta dan keluarga mereka yang turut hadir secara virtual dalam momen bahagia tersebut.Salah satu hal yang membuat yudisium ini istimewa adalah hadirnya lulusan-lulusan terbaik dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan). Para lulusan tersebut tidak hanya menunjukkan pencapaian akademik yang luar biasa, tetapi juga memberikan bukti nyata atas kerja keras dan dedikasi selama mengikuti pendidikan profesi. Mereka berhasil menyelesaikan program dengan hasil yang membanggakan, membuktikan kemampuan mereka sebagai calon insinyur profesional yang siap berkontribusi dalam dunia industri dan teknologi. Lulusan terbaik dari Teknik Informatika Unidayan yang turut diwisuda adalah Ir. Ery Muchyar H, S.Kom., M.T. yang meraih predikat cumlaude dengan IPK sempurna 4.00. Prestasi luar biasa ini tentu menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya, mengingat pencapaian tersebut membutuhkan dedikasi penuh, ketekunan, dan kemampuan akademik yang sangat tinggi. Dengan IPK maksimal, Ir. Ery Muchyar H membuktikan bahwa keberhasilan bukan hanya tentang kecerdasan, tetapi juga kerja keras dan komitmen terhadap proses pembelajaran. Selain Ir. Ery Muchyar H, lulusan lainnya yang juga meraih hasil gemilang adalah Ir. M. Arif Suryawan, S.Kom., M.T. dengan IPK 3.90. Pencapaian ini menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan akademik yang mumpuni dan kompetensi yang unggul di bidang teknik informatika. Ir. M. Arif Suryawan diharapkan mampu memberikan kontribusi yang signifikan di bidang teknologi informasi, baik dalam lingkup akademik maupun profesional. Ir. Henny Hamsinar, S.Kom., M.T., M.M. juga menjadi salah satu lulusan terbaik dengan IPK 3.98. Sebagai seorang yang memiliki latar belakang pendidikan beragam dengan dua gelar magister, ia menunjukkan kapasitasnya sebagai seorang akademisi dan profesional yang unggul. Ir. Henny Hamsinar memiliki potensi besar dalam pengembangan teknologi informasi dan diharapkan dapat berperan aktif dalam peningkatan mutu pendidikan di bidang tersebut. Lulusan lainnya yang turut membanggakan Unidayan adalah Ir. Jabal Nur, S.Kom., M.T. yang berhasil meraih IPK 3.85. Dengan pencapaian ini, Ir. Jabal Nur membuktikan bahwa ia memiliki kompetensi akademik yang solid dan siap bersaing di dunia kerja. Keberhasilannya juga menjadi bukti atas kualitas pendidikan yang diberikan oleh Unidayan, khususnya di Program Studi Teknik Informatika. Tidak kalah membanggakan, Ir. Suherman, S.T. yang merupakan alumni Teknik Informatika angkatan 2008, turut berhasil menyelesaikan pendidikan profesi insinyur dengan IPK 3.90. Sebagai lulusan yang memiliki pengalaman di dunia kerja, Ir. Suherman menunjukkan bahwa pendidikan profesi adalah langkah penting dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme seorang insinyur. Keberhasilannya diharapkan mampu menginspirasi para alumni lainnya untuk mengikuti jejak serupa. Ir. LM. Fajar Israwan, S.Kom., M.Kom., M.M. melengkapi daftar lulusan terbaik dari Unidayan dengan IPK 3.70. Dengan latar belakang pendidikan magister di bidang komputer dan manajemen, ia memiliki keunggulan kompetitif dalam memadukan kemampuan teknis dengan keahlian manajerial. Ir. LM. Fajar Israwan diharapkan mampu menjadi pemimpin yang handal dalam berbagai proyek teknologi informasi di masa mendatang. Acara yudisium ini dihadiri oleh para pejabat akademik UNM dan Unidayan yang memberikan apresiasi tinggi kepada para lulusan. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Negeri Makassar menyampaikan ucapan selamat serta harapan agar para lulusan dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dengan sebaik-baiknya. Ia juga menekankan pentingnya peran insinyur dalam pembangunan nasional, khususnya di era revolusi industri 4.0 yang menuntut inovasi dan solusi teknologi yang berkelanjutan. Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari Universitas Dayanu Ikhsanuddin juga memberikan sambutan dan penghargaan kepada para lulusan. Mereka merasa bangga atas prestasi yang diraih oleh enam lulusan terbaik dari Teknik Informatika. Keberhasilan mereka tidak hanya mengharumkan nama universitas, tetapi juga menjadi bukti bahwa Unidayan mampu mencetak lulusan-lulusan berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional. Selama proses pendidikan profesi insinyur, para peserta telah melewati berbagai tahapan yang menuntut kemampuan akademik, teknis, serta pengembangan soft skill. Program ini dirancang untuk membekali para lulusan dengan kompetensi profesional yang diakui oleh dunia industri. Oleh karena itu, keberhasilan para peserta menyelesaikan pendidikan ini adalah hasil dari kerja keras dan dukungan berbagai pihak, termasuk dosen, keluarga, dan rekan sejawat. Keberhasilan yudisium daring ini tidak lepas dari dukungan teknologi yang memungkinkan pelaksanaan acara secara virtual tetap berjalan dengan lancar. Meskipun tidak dapat bertemu secara langsung, para peserta tetap merasakan suasana kekeluargaan dan kebanggaan yang besar. Momen ini menjadi bukti bahwa pandemi tidak menghalangi semangat akademik dan profesionalisme para lulusan. Dalam suasana yudisium, para lulusan juga mendapatkan pesan moral untuk selalu menjunjung tinggi etika profesi insinyur. Sebagai insinyur profesional, mereka diharapkan mampu menjalankan tugas dengan integritas, tanggung jawab, dan komitmen terhadap kemajuan teknologi yang berdampak positif bagi masyarakat. Para lulusan ini kini bergabung dalam komunitas insinyur Indonesia yang memiliki tanggung jawab besar terhadap pembangunan bangsa. Mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, industri, hingga penelitian dan pengembangan teknologi. Selain itu, dengan predikat lulusan terbaik dan IPK yang tinggi, para insinyur ini memiliki peluang besar untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi atau mengembangkan karier di berbagai lembaga terkemuka, baik di dalam maupun luar negeri. Mereka juga diharapkan mampu menjadi mentor bagi mahasiswa dan profesional muda yang ingin menempuh jalur serupa. Keberhasilan ini juga menjadi motivasi bagi mahasiswa yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Unidayan dan universitas lainnya. Mereka diingatkan bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi, setiap orang memiliki peluang yang sama untuk meraih kesuksesan akademik dan profesional. UNM sebagai penyelenggara program pendidikan profesi insinyur juga berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan akademik. Mereka akan terus berinovasi dalam menyediakan program-program unggulan yang relevan dengan kebutuhan industri serta perkembangan teknologi global. Sementara itu, Unidayan juga bertekad untuk terus mendukung para alumninya dalam pengembangan karier dan peningkatan kompetensi profesional. Mereka menyadari bahwa keberhasilan alumni adalah cerminan dari kualitas pendidikan yang mereka berikan. Para lulusan yang telah diwisuda ini akan mendapatkan sertifikat profesi insinyur yang diakui secara nasional dan internasional. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa mereka telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan dan siap menjalankan peran sebagai insinyur profesional di berbagai bidang. Sebagai penutup, yudisium daring PPI Universitas Negeri Makassar ini tidak hanya menjadi ajang pengukuhan para lulusan, tetapi juga simbol semangat pantang menyerah di tengah situasi yang menantang. Para insinyur baru ini diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa inovasi dan kemajuan di dunia teknologi.
SelengkapnyaPemantauan yang dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Pendidikan, Penjaminan Mutu, dan Kerja Sama (LP3LMK) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) menjadi bagian integral dari persiapan akreditasi empat program studi di Fakultas Teknik, yakni Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Informatika, dan Teknik Pertambangan. Proses akreditasi merupakan upaya sistematis untuk menjamin mutu pendidikan di setiap program studi agar memenuhi standar nasional yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk meraih peringkat akreditasi yang baik, tetapi juga untuk menciptakan budaya mutu yang berkelanjutan dalam lingkungan akademik.Pendampingan dan pemantauan yang dilakukan LP3LMK mencakup berbagai aspek, mulai dari penyusunan dokumen akreditasi seperti Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS), hingga penyediaan sarana prasarana yang memadai sesuai dengan kebutuhan masing-masing program studi. Dalam proses ini, LP3LMK bekerja secara kolaboratif dengan tim penjamin mutu fakultas dan program studi, melibatkan kepala program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan mahasiswa. Langkah-langkah strategis yang diterapkan meliputi evaluasi capaian pembelajaran, peningkatan kapasitas dosen melalui pelatihan, serta peningkatan infrastruktur laboratorium dan fasilitas pendukung lainnya. Program Studi Teknik Sipil, sebagai salah satu program studi unggulan di Fakultas Teknik, difokuskan pada peningkatan mutu di bidang infrastruktur dan konstruksi. LP3LMK memberikan arahan terkait pengembangan kurikulum yang lebih adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja, khususnya di bidang pembangunan infrastruktur berkelanjutan. Selain itu, peningkatan fasilitas laboratorium seperti laboratorium material, mekanika tanah, dan hidrologi menjadi prioritas utama dalam mendukung proses pembelajaran berbasis praktik. Sementara itu, Program Studi Teknik Mesin diarahkan untuk meningkatkan keunggulan dalam bidang manufaktur dan teknologi terapan. Dalam hal ini, LP3LMK mendorong program studi untuk memperkuat kolaborasi dengan industri, baik melalui kerja sama riset maupun magang mahasiswa. Kurikulum diperbarui agar lebih relevan dengan perkembangan teknologi terbaru, termasuk penerapan teknologi industri 4.0. Selain itu, peralatan laboratorium mesin, seperti mesin CNC dan perangkat uji material, terus ditingkatkan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata bagi mahasiswa. Program Studi Teknik Informatika, yang berfokus pada pengembangan teknologi informasi, diberikan pendampingan khusus terkait penyusunan kurikulum yang mendukung penguasaan teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan, big data, dan keamanan siber. LP3LMK juga memberikan perhatian pada peningkatan kapasitas dosen dalam penelitian berbasis teknologi digital, serta penyediaan infrastruktur teknologi informasi yang lebih canggih, seperti laboratorium komputasi berkecepatan tinggi dan pusat data mini. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja yang semakin kompetitif. Adapun Program Studi Teknik Pertambangan difokuskan pada penguatan kompetensi di bidang eksplorasi dan eksploitasi sumber daya mineral. LP3LMK memberikan arahan terkait pentingnya penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam, serta peningkatan aspek keselamatan kerja. Fasilitas laboratorium geologi dan tambang terus diperbarui untuk mendukung kegiatan penelitian dan praktik lapangan. Selain itu, kerja sama dengan perusahaan tambang lokal dan nasional dijalin untuk memperluas peluang kerja bagi lulusan. Proses pemantauan ini dilakukan secara bertahap dan terstruktur, dimulai dengan evaluasi awal terhadap kesiapan masing-masing program studi dalam menghadapi akreditasi. Setiap program studi diminta untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan yang dihadapi. Hasil evaluasi ini kemudian dijadikan dasar dalam menyusun rencana tindak lanjut yang terukur dan realistis. LP3LMK juga melakukan simulasi asesmen lapangan, yang bertujuan untuk memberikan gambaran kepada program studi mengenai proses asesmen sesungguhnya yang akan dilakukan oleh asesor BAN-PT. Dalam setiap tahap pendampingan, LP3LMK tidak hanya bertindak sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai mitra strategis yang memberikan masukan konstruktif untuk perbaikan berkelanjutan. Diskusi dan lokakarya rutin diadakan untuk membahas perkembangan yang telah dicapai serta tantangan yang masih perlu diatasi. LP3LMK juga melibatkan asesor internal yang memiliki pengalaman dalam proses akreditasi, guna memberikan wawasan dan kiat praktis kepada program studi. Keterlibatan seluruh civitas akademika, mulai dari pimpinan fakultas, dosen, hingga mahasiswa, menjadi kunci keberhasilan dalam persiapan akreditasi ini. Dekan Fakultas Teknik secara aktif mendorong setiap program studi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan akademik. Dalam berbagai kesempatan, dekan menekankan pentingnya kolaborasi antarprogram studi dan sinergi dengan LP3LMK dalam menciptakan lingkungan akademik yang kondusif bagi pembelajaran dan penelitian. Dengan adanya pemantauan dan pendampingan yang intensif dari LP3LMK, diharapkan Fakultas Teknik Universitas Dayanu Ikhsanuddin mampu meraih hasil akreditasi yang memuaskan untuk keempat program studinya. Keberhasilan ini tidak hanya akan meningkatkan reputasi fakultas di tingkat nasional, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi lulusan untuk bersaing di pasar kerja global. Selain itu, proses akreditasi ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi Fakultas Teknik untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan. Dalam jangka panjang, LP3LMK berkomitmen untuk terus mendampingi Fakultas Teknik dalam menerapkan sistem penjaminan mutu yang efektif dan efisien. Proses akreditasi bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam menciptakan budaya mutu yang kuat. Oleh karena itu, LP3LMK akan terus melakukan pemantauan berkala dan memberikan pendampingan teknis sesuai dengan kebutuhan masing-masing program studi. Ke depan, berbagai program peningkatan kapasitas dosen dan tenaga kependidikan akan terus dilakukan, termasuk pelatihan metodologi pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. LP3LMK juga berencana untuk memperkuat kerja sama dengan lembaga-lembaga eksternal, baik di tingkat nasional maupun internasional, guna meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di Fakultas Teknik. Dengan semangat kerja sama dan komitmen yang tinggi dari seluruh pihak yang terlibat, optimisme tinggi bahwa Fakultas Teknik Universitas Dayanu Ikhsanuddin akan mampu mencapai akreditasi yang unggul dan terus berkembang sebagai pusat pendidikan teknik yang berkualitas. Keberhasilan dalam akreditasi ini akan menjadi fondasi yang kokoh bagi fakultas untuk melangkah lebih jauh dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
SelengkapnyaSebagai langkah strategis dalam menghadapi akreditasi yang akan datang, empat program studi di Fakultas Teknik Universitas Dayanu Ikhsanuddin Baubau, yakni Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Informatika, dan Teknik Pertambangan, secara serentak menggelar rapat pengisian Laporan Kinerja Program Studi (LKPS). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya fakultas dalam meningkatkan mutu pendidikan serta memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Setiap program studi melaksanakan rapat secara terpisah di ruang pertemuan masing-masing, yang dipimpin langsung oleh Kepala Program Studi (Kaprodi) mereka. Kaprodi Teknik Sipil membuka rapat dengan memberikan arahan tentang pentingnya pengisian LKPS secara teliti dan akurat, mengingat dokumen ini akan menjadi dasar penilaian kinerja program studi. Ia juga menekankan bahwa seluruh tim harus bekerja sama dan bersinergi agar data yang dikumpulkan dapat memenuhi semua indikator akreditasi.Di ruang lain, Kaprodi Teknik Mesin memimpin rapat dengan gaya yang penuh semangat. Ia mengajak seluruh dosen dan staf untuk aktif berkontribusi dalam proses pengisian LKPS. Menurutnya, akreditasi bukan hanya sekadar penilaian administratif, tetapi juga bentuk pengakuan terhadap kualitas akademik yang telah dicapai selama ini. Oleh karena itu, beliau mengimbau agar semua pihak serius dalam melengkapi dokumen yang diperlukan. Sementara itu, rapat di Program Studi Teknik Informatika berlangsung dengan fokus pada pengumpulan data yang berkaitan dengan penelitian dan pengabdian masyarakat. Kaprodi Teknik Informatika menjelaskan bahwa salah satu aspek penting dalam akreditasi adalah seberapa besar kontribusi program studi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat. Ia meminta setiap dosen untuk segera menyerahkan laporan penelitian dan pengabdian yang telah dilakukan dalam tiga tahun terakhir. Di ruang Program Studi Teknik Pertambangan, suasana rapat berjalan cukup intens. Kaprodi Teknik Pertambangan mengawali rapat dengan memberikan gambaran umum mengenai standar akreditasi terbaru dari BAN-PT. Beliau menekankan bahwa semua data, mulai dari profil dosen hingga kinerja lulusan, harus diisi dengan benar dan diverifikasi sebelum diserahkan. Kaprodi juga membentuk beberapa tim kecil yang bertugas mengurus bagian-bagian tertentu dari LKPS. Rapat pengisian LKPS ini tidak hanya bertujuan untuk mengumpulkan data, tetapi juga menjadi ajang diskusi dan evaluasi kinerja program studi. Setiap dosen diberikan kesempatan untuk memberikan masukan dan berbagi pengalaman terkait proses akreditasi yang pernah mereka lalui sebelumnya. Hal ini dilakukan agar tim penyusun LKPS dapat belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya dan menghindari kesalahan yang sama. Dalam rapat di Program Studi Teknik Mesin, perhatian khusus diberikan pada aspek sarana dan prasarana pendukung proses pembelajaran. Kaprodi menegaskan bahwa fasilitas laboratorium harus didokumentasikan dengan baik, termasuk ketersediaan alat-alat praktik yang memadai. Beliau juga menginstruksikan tim teknis untuk mengambil foto dan menyusun laporan terkait kondisi fasilitas yang ada. Program Studi Teknik Sipil lebih menitikberatkan pada aspek kerjasama dengan pihak eksternal. Kaprodi mengungkapkan bahwa kerjasama dengan industri dan instansi pemerintah dapat menjadi nilai tambah dalam penilaian akreditasi. Oleh karena itu, beliau meminta timnya untuk segera mengumpulkan dokumen pendukung yang menunjukkan bukti kerjasama yang telah terjalin. Di Program Studi Teknik Informatika membahas pentingnya dokumentasi kegiatan mahasiswa. Kaprodi menyatakan bahwa prestasi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik, harus dicatat dan dilaporkan. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa program studi tidak hanya fokus pada kegiatan belajar-mengajar, tetapi juga mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa. Di sisi lain, Teknik Pertambangan, salah satu isu yang dibahas adalah terkait rasio dosen terhadap mahasiswa. Kaprodi menjelaskan bahwa rasio ini merupakan salah satu indikator penting dalam penilaian akreditasi. Untuk itu, beliau meminta bagian administrasi akademik untuk memastikan bahwa data terkait jumlah mahasiswa aktif telah diperbarui dan valid.Setiap program studi menyadari bahwa proses akreditasi adalah hal yang sangat penting dan menentukan masa depan mereka. Oleh karena itu, mereka berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dalam menyusun LKPS. Seluruh dosen dan staf diinstruksikan untuk bekerja sama dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme. Setelah sesi presentasi dari setiap tim, rapat dilanjutkan dengan diskusi kelompok. Diskusi ini bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah yang mungkin timbul selama proses pengisian LKPS. Beberapa masalah yang diidentifikasi antara lain adalah kesulitan dalam mengumpulkan data alumni serta keterbatasan waktu dalam menyusun laporan. Untuk mengatasi masalah tersebut, setiap program studi sepakat membentuk tim khusus yang bertugas menghubungi alumni. Selain itu, mereka juga memutuskan untuk menjalin kerjasama dengan bagian alumni universitas agar data yang diperoleh lebih akurat dan lengkap. Tim ini akan bertanggung jawab dalam mengumpulkan informasi terkait pekerjaan alumni, kontribusi mereka di masyarakat, serta hubungan mereka dengan program studi. Di akhir rapat, masing-masing Kaprodi memberikan arahan terakhir dan mengingatkan seluruh tim tentang pentingnya menjaga kualitas data yang disajikan. Mereka menegaskan bahwa data yang tidak valid atau tidak lengkap dapat mempengaruhi hasil akreditasi secara keseluruhan. Oleh karena itu, verifikasi data menjadi hal yang wajib dilakukan sebelum laporan diserahkan. Sebagai tindak lanjut dari rapat ini, setiap program studi akan mengadakan rapat evaluasi mingguan. Rapat ini bertujuan untuk memantau perkembangan pengisian LKPS serta mengidentifikasi kendala yang muncul di lapangan. Dengan adanya rapat evaluasi ini, diharapkan proses penyusunan LKPS dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Selain itu, fakultas juga berencana untuk mengundang narasumber dari pihak Universitas yang berpengalaman dalam proses akreditasi. Narasumber ini akan memberikan bimbingan teknis serta tips-tips dalam menghadapi visitasi dari tim asesor BAN-PT. Dengan demikian, fakultas berharap dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik. Kaprodi Teknik Sipil menutup rapat dengan mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh tim. Beliau optimis bahwa dengan kerja sama yang baik, program studi Teknik Sipil akan mampu meraih hasil akreditasi yang memuaskan. Hal yang sama juga disampaikan oleh Kaprodi Teknik Mesin, Teknik Informatika, dan Teknik Pertambangan. Rapat pengisian LKPS ini tidak hanya menjadi ajang persiapan akreditasi, tetapi juga menjadi momentum bagi setiap program studi untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas mereka. Dengan evaluasi yang menyeluruh, diharapkan program studi di Fakultas Teknik Universitas Dayan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan. Dalam waktu dekat, fakultas akan mengadakan rapat koordinasi dengan pimpinan universitas untuk melaporkan progres pengisian LKPS. Rapat ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh data yang dikumpulkan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh universitas dan BAN-PT. Seluruh civitas akademika Fakultas Teknik berharap bahwa proses akreditasi ini akan berjalan dengan lancar dan membuahkan hasil yang membanggakan. Mereka yakin bahwa dengan kerja keras dan doa, Fakultas Teknik Universitas Dayanu Iksanuddin akan mampu meraih akreditasi dengan predikat unggul. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang tinggi, Fakultas Teknik siap menghadapi tantangan akreditasi. Mereka percaya bahwa hasil akreditasi yang baik akan membuka peluang lebih besar bagi fakultas untuk berkembang dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Selengkapnya