Hari ini Tanggal 13 November 2024 bertempat di ruang Rapat Fakultas Teknik adalah momen penting yaitu penunjukan Fadli Raiman sebagai Pelaksana Tugas Ketua BEM Teknik, Fakultas Teknik Universitas Dayanu Ikhsanuddin mengukir langkah baru untuk menghidupkan kembali organisasi mahasiswa yang lebih solid, produktif, dan inovatif. Dalam penunjukan Fadli Raiman sebagai Pelaksana Tugas Ketua BEM Teknik, keputusan ini telah disepakati dan diterima dengan penuh dukungan oleh perwakilan jurusan di Fakultas Teknik, yaitu Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Informatika, dan Teknik Pertambangan, serta perwakilan dari Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Teknik. Persetujuan ini mencerminkan kesepakatan dan sinergi antarjurusan yang ada di Fakultas Teknik, sebagai landasan kuat untuk mewujudkan visi BEM Teknik yang lebih solid dan produktif. Keberhasilan dalam menyatukan suara dan tujuan dari berbagai jurusan ini menunjukkan komitmen yang kuat dari seluruh elemen mahasiswa untuk bersama-sama membangun BEM Teknik yang lebih aktif, kreatif, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa dan perkembangan zaman. Penunjukan Fadli Raiman sebagai Pelaksana Tugas Ketua BEM Teknik merupakan langkah awal yang penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi, sekaligus memberikan harapan baru bagi organisasi mahasiswa untuk lebih berdaya saing, serta dapat berperan aktif dalam kegiatan akademik maupun non-akademik yang dapat memperkaya pengalaman mahasiswa di Fakultas Teknik. Dengan dukungan penuh dari perwakilan jurusan dan DPM Fakultas Teknik, Fadli diharapkan mampu memimpin dengan bijak, membangun koordinasi yang erat antar jurusan, serta membawa BEM Teknik menjadi organisasi yang lebih solid dan inovatif. Dalam menjalankan tugas ini, Fadli akan terus bekerja sama dengan seluruh elemen mahasiswa untuk mewujudkan tujuan bersama, yaitu menciptakan lingkungan kampus yang lebih baik, inklusif, dan mendukung pengembangan potensi mahasiswa. Semua pihak di Fakultas Teknik berharap bahwa dengan penunjukan ini, BEM Teknik dapat menjadi wadah yang mampu mengakomodasi aspirasi mahasiswa, mempererat tali persaudaraan antar jurusan, dan membawa kontribusi nyata bagi kemajuan Fakultas Teknik secara keseluruhan. Dekan Fakultas Teknik, Bapak Hilda Sulaiman Nur, S.T., M.T., serta Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Bapak Sarman, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada Fadli untuk mengemban amanah ini dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Dalam sambutannya, mereka menekankan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas, yang mampu menggerakkan seluruh elemen mahasiswa Fakultas Teknik menuju perubahan yang lebih baik. Bagi Dekan Hilda Sulaiman Nur, penunjukan ini bukan hanya sekadar rotasi kepemimpinan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya revitalisasi organisasi yang telah lama vakum. Bapak Hilda menaruh harapan bahwa Fadli dapat membangun kembali fondasi yang kuat untuk BEM Teknik, tidak hanya dalam hal program kerja, tetapi juga dalam menciptakan hubungan yang harmonis antar mahasiswa. Beliau meyakini bahwa dengan kepemimpinan yang tepat, BEM Teknik akan menjadi wadah inspiratif dan produktif bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, menyalurkan aspirasi, dan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan yang bermanfaat. Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Bapak Sarman, turut menambahkan bahwa Fadli Raiman diharapkan mampu memperkuat solidaritas antaranggota BEM dan mahasiswa Fakultas Teknik lainnya. Dalam pesannya, Pak Sarman mengingatkan bahwa salah satu kunci keberhasilan BEM Teknik adalah menjaga kerjasama dan komunikasi yang baik di antara seluruh elemen organisasi. Menurutnya, BEM Teknik harus menjadi rumah bersama bagi mahasiswa Fakultas Teknik, di mana setiap individu dapat berpartisipasi, menyumbangkan ide, dan merasa memiliki organisasi ini. Di sisi lain, Bapak Hilda berharap agar kepemimpinan Fadli Raiman dapat membuka peluang untuk meningkatkan kolaborasi lintas jurusan dan program studi. Menurutnya, BEM Teknik bukan hanya milik satu program studi saja, melainkan milik seluruh civitas Fakultas Teknik. Kolaborasi antarjurusan akan membawa semangat kebersamaan dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk saling bertukar ilmu, pengalaman, dan keterampilan. Dengan begitu, BEM Teknik akan memiliki daya saing lebih, yang tidak hanya dirasakan di tingkat universitas tetapi juga di level regional maupun nasional. Pak Sarman juga menyebutkan harapannya agar Fadli dan jajarannya bisa mendorong mahasiswa Fakultas Teknik untuk berpartisipasi aktif dalam kompetisi akademik dan non-akademik, baik di dalam maupun di luar kampus. Bagi beliau, organisasi mahasiswa bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga wadah untuk menyiapkan generasi yang tangguh, kreatif, dan kompetitif. Kepemimpinan Fadli diharapkan mampu memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang mendorong pengembangan skill mahasiswa, khususnya dalam menghadapi tantangan era industri 4.0 yang semakin kompleks. Selain itu, Dekan Hilda juga memberikan dorongan agar Fadli dapat menjalankan program kerja BEM yang berfokus pada pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa Fakultas Teknik memiliki tanggung jawab moral untuk berkontrBapaksi kepada masyarakat melalui ilmu yang mereka miliki. Pengabdian kepada masyarakat ini bisa diwujudkan dalam bentuk kegiatan sosial, pelatihan teknologi sederhana, ataupun program ramah lingkungan yang sejalan dengan visi Fakultas Teknik untuk melahirkan lulusan yang berdaya guna bagi masyarakat sekitar. Pak Sarman, dalam harapannya, juga mengingatkan pentingnya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam kepemimpinan. Beliau berpesan agar Fadli dan seluruh jajaran BEM Teknik dapat mempertanggungjawabkan setiap program kerja dan anggaran yang mereka gunakan dengan sebaik mungkin. Transparansi dan akuntabilitas ini akan menjadi landasan kuat untuk membangun kepercayaan antara BEM Teknik dan mahasiswa Fakultas Teknik lainnya. Lebih jauh lagi, Bapak Hilda menegaskan pentingnya BEM Teknik sebagai motor penggerak kegiatan inovatif di kampus. Beliau berharap Fadli mampu menghadirkan program-program kreatif yang mampu meningkatkan keterampilan mahasiswa di bidang teknik, seperti seminar, workshop, dan pelatihan yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Bapak Hilda percaya bahwa dengan program-program semacam ini, mahasiswa Fakultas Teknik akan siap bersaing di dunia kerja dengan bekal keterampilan yang memadai. Pak Sarman juga menekankan pentingnya membangun budaya diskusi dan berdialog di kalangan mahasiswa. Menurutnya, BEM Teknik perlu menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa dan memberikan ruang bagi mereka untuk menyuarakan ide-ide baru. Fadli diharapkan mampu menciptakan forum-forum diskusi yang mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, solutif, dan inovatif dalam menghadapi isu-isu yang berkembang di lingkungan kampus maupun masyarakat luas. Dalam penutupnya, Bapak Hilda memberikan motivasi kepada Fadli untuk selalu menjaga semangat, komitmen, dan kejujuran dalam menjalankan tugasnya. Kepemimpinan yang dijalani dengan ketulusan hati akan memberikan dampak positif yang jauh lebih besar, bukan hanya bagi BEM Teknik tetapi juga bagi seluruh mahasiswa Fakultas Teknik. Beliau berharap agar Fadli dapat menjadi contoh pemimpin yang inspiratif, yang mampu mengayomi dan membawa perubahan baik bagi organisasi. Pak Sarman, dalam pesan akhirnya, memberikan dorongan kepada Fadli agar tetap rendah hati dan selalu terbuka terhadap masukan serta kritik yang membangun. Menurutnya, seorang pemimpin yang sukses adalah yang selalu siap belajar dan berkembang bersama-sama dengan timnya. Beliau percaya bahwa dengan sikap yang bijaksana, Fadli dapat membawa BEM Teknik menuju masa depan yang lebih cerah dan penuh prestasi. Kedua pimpinan fakultas tersebut menaruh harapan besar bahwa di bawah kepemimpinan Fadli, BEM Teknik akan tumbuh menjadi organisasi yang lebih kuat, bersinergi, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan kampus dan masyarakat luas. Mereka juga mendoakan agar Fadli mampu menjaga semangat dan komitmen dalam menjalankan tugas ini. Dengan semua harapan dan dukungan tersebut, Fakultas Teknik Universitas Dayanu Ikhsanuddin percaya bahwa Fadli Raiman adalah sosok yang tepat untuk mengemban tanggung jawab ini. Di pundaknya, ada amanah besar untuk membawa BEM Teknik ke arah yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing. Semoga di bawah kepemimpinan Fadli, BEM Teknik dapat menjadi organisasi mahasiswa yang mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi kampus dan masyarakat.
SelengkapnyaRapat Pelaporan Data Hasil Capaian Pembelajaran Fakultas Teknik Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan), yang dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Bapak Dr. Rasmudin, M.Pd., berlangsung dengan sukses dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Rapat ini menjadi salah satu agenda penting dalam kalender akademik Fakultas Teknik untuk menjaga mutu dan kualitas pendidikan yang diberikan kepada para mahasiswa. Dalam rapat ini, dekan, wakil dekan, ketua program studi, dosen, serta tenaga akademik lainnya hadir untuk berpartisipasi aktif dalam membahas hasil pembelajaran yang telah dicapai selama semester berlangsung. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi, mengidentifikasi tantangan, serta menyusun rencana tindakan yang akan dilakukan untuk meningkatkan mutu pembelajaran ke depannya. Dr. Rasmudin membuka rapat dengan sambutan hangat dan apresiasi terhadap seluruh peserta yang telah berkomitmen dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di Unidayan. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya ketercapaian kompetensi yang telah ditargetkan dalam setiap mata kuliah, sebagai indikator keberhasilan dalam proses pembelajaran. Dr. Rasmudin juga mengingatkan bahwa capaian pembelajaran harus dievaluasi secara menyeluruh, mencakup aspek teoritis, keterampilan praktis, serta soft skills yang dibutuhkan mahasiswa untuk beradaptasi dalam dunia kerja. Beliau berharap bahwa evaluasi ini tidak hanya menjadi pelaporan rutin, melainkan dapat menjadi landasan untuk inovasi dalam metode pengajaran yang lebih efektif dan relevan. Selama rapat, setiap program studi di Fakultas Teknik mempresentasikan hasil capaian pembelajaran mereka, meliputi analisis terhadap metode pengajaran, pencapaian kompetensi mahasiswa, dan hasil evaluasi dari mata kuliah yang telah dilaksanakan. Laporan tersebut mencakup data statistik yang menggambarkan persentase ketercapaian kompetensi serta tantangan-tantangan yang dihadapi selama proses pembelajaran. Para dosen mengulas berbagai aspek yang berkontribusi pada tingkat keberhasilan atau kesulitan yang dihadapi mahasiswa, termasuk ketersediaan sumber daya, efektivitas metode pengajaran, serta keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Presentasi dari setiap program studi diikuti oleh diskusi dan sesi tanya jawab yang interaktif. Para dosen diberikan kesempatan untuk memberikan masukan dan pendapat mereka terkait upaya yang dapat dilakukan guna meningkatkan kualitas capaian pembelajaran. Banyak masukan berharga yang disampaikan, di antaranya mengenai penggunaan teknologi dalam pengajaran, peningkatan sarana dan prasarana pendukung, serta perlunya kolaborasi yang lebih erat antara dosen dan mahasiswa dalam memahami kebutuhan belajar mereka. Beberapa program studi juga menyarankan untuk mengadakan pelatihan dan workshop bagi para dosen agar mereka dapat terus meningkatkan kompetensinya dalam mengajar dan menggunakan teknologi yang mendukung pembelajaran. Selain itu, rapat ini juga menjadi ajang untuk berbagi praktik terbaik antar program studi. Fakultas Teknik memiliki beberapa program studi yang telah menerapkan pendekatan inovatif dalam pembelajaran, seperti pembelajaran berbasis proyek dan pembelajaran kolaboratif. Melalui praktik ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang lebih aplikatif. Program-program studi yang lain tertarik untuk menerapkan pendekatan serupa guna meningkatkan minat dan keterlibatan mahasiswa dalam proses belajar. Dengan adanya pertukaran pengalaman ini, Fakultas Teknik berharap dapat menerapkan strategi yang lebih variatif dan adaptif sesuai dengan kebutuhan masing-masing program studi. Dalam sesi selanjutnya, Bapak Dr. Rasmudin mengapresiasi usulan-usulan yang telah disampaikan dan mendorong setiap program studi untuk terus mengeksplorasi berbagai metode pengajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan mahasiswa. Beliau menekankan bahwa dalam era digitalisasi ini, integrasi teknologi dalam pembelajaran menjadi suatu keharusan. Menurutnya, teknologi dapat membuka akses kepada sumber belajar yang lebih luas dan memungkinkan mahasiswa untuk belajar secara mandiri serta fleksibel. Dengan demikian, dosen didorong untuk memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran, termasuk e-learning, video pembelajaran, dan simulasi berbasis komputer yang dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan. Dr. Rasmudin juga menyoroti pentingnya pengembangan soft skills di samping keterampilan teknis, mengingat kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis. Beliau menegaskan bahwa lulusan Fakultas Teknik harus tidak hanya mampu menguasai teori, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kemampuan bekerja dalam tim, dan keterampilan komunikasi yang baik. Oleh karena itu, beliau mendorong para dosen untuk mengintegrasikan pengembangan soft skills dalam kurikulum dan proses pembelajaran. Hal ini dapat dilakukan melalui metode pembelajaran aktif, seperti diskusi kelompok, presentasi, dan proyek-proyek tim. Sebagai langkah lanjutan, Fakultas Teknik akan membentuk tim evaluasi yang bertugas untuk memonitor implementasi rekomendasi hasil rapat. Tim ini akan memastikan bahwa semua rekomendasi dapat diterapkan secara konsisten dan membawa hasil yang diharapkan. Tim evaluasi ini juga akan melaporkan perkembangan secara berkala kepada Wakil Rektor Bidang Akademik untuk memastikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan berjalan sesuai dengan rencana yang telah disusun. Selain itu, Fakultas Teknik juga akan mengadakan pertemuan rutin untuk melakukan evaluasi berkala dan meninjau keberhasilan dari setiap tindakan perbaikan yang telah diambil. Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, Fakultas Teknik juga berencana untuk meningkatkan kerja sama dengan industri. Melalui kerja sama ini, diharapkan mahasiswa dapat mendapatkan wawasan praktis yang lebih luas, seperti melalui program magang, seminar, dan kunjungan industri. Kolaborasi dengan industri juga akan membantu fakultas dalam menyusun kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, sehingga lulusan Unidayan memiliki kompetensi yang relevan dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja. Kerja sama ini juga akan membuka peluang bagi fakultas untuk mendapatkan masukan dari praktisi industri mengenai keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan dalam dunia kerja. Rapat ini ditutup dengan komitmen dari seluruh peserta untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Fakultas Teknik. Dr. Rasmudin mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua dosen dan tenaga akademik yang telah berdedikasi dalam menjalankan tugas mereka dan berpartisipasi dalam rapat ini. Beliau menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak dapat dicapai hanya dengan satu tindakan, tetapi melalui upaya yang berkelanjutan dan kerja sama yang solid dari semua pihak. Di akhir sambutannya, Dr. Rasmudin berharap bahwa hasil dari rapat ini dapat membawa Fakultas Teknik Unidayan semakin dekat dengan visi dan misinya untuk menjadi pusat pendidikan teknik yang unggul di tingkat nasional dan internasional. Setelah sesi diskusi yang konstruktif, rapat diakhiri dengan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan untuk keberhasilan dalam implementasi rekomendasi yang telah disepakati. Para peserta meninggalkan ruangan rapat dengan semangat baru dan komitmen untuk menjalankan hasil evaluasi ini demi kepentingan dan perkembangan mahasiswa. Semoga Fakultas Teknik Unidayan terus maju dan sukses dalam mencetak generasi lulusan yang kompeten, inovatif, dan mampu membawa perubahan positif di masyarakat serta dunia industri.
SelengkapnyaPenandatanganan perjanjian kerjasama antara SMK Negeri 1 Buton dan Teknik Informatika Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan menengah dan perguruan tinggi. Kerja sama ini mencakup pelaksanaan program Tridarma Perguruan Tinggi yang meliputi pengembangan pendidikan, pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kesepakatan ini juga mencakup penyediaan sumber daya manusia yang berkualitas untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di SMK Negeri 1 Buton. MoU ini juga memperkuat komitmen kedua belah pihak dalam mengembangkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta menjalin kolaborasi yang lebih erat dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang sejalan dengan kebutuhan industri. Acara penandatanganan MoU ini dihadiri oleh Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. H. L.M. Sjamsul Qamar, S.T., M.T., yang memberikan sambutan penuh semangat dan harapan bagi kelancaran kerja sama ini. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja. Selain itu, Dekan Fakultas Teknik, Hilda Sulaiman Nur, S.T., M.T., turut memberikan apresiasi dan dorongan agar kerjasama ini dapat membawa manfaat yang besar bagi pengembangan pendidikan dan keterampilan siswa. Wakil Dekan II Fakultas Teknik, Asniati, S.T., M.T., juga hadir untuk mendukung langkah positif ini, dengan harapan kerjasama ini dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan sumber daya manusia di kedua lembaga. Kepala Program Studi Teknik Informatika, Ery Muchyar Hasiri, S.Kom., M.T., menambahkan bahwa pengembangan kurikulum yang berbasis teknologi dan penelitian akan menjadi kunci utama dalam memajukan pendidikan di SMK Negeri 1 Buton. Dengan kehadiran para pemimpin penting ini, diharapkan kerja sama antara SMK Negeri 1 Buton dan Universitas Dayanu Ikhsanuddin dapat berjalan dengan sukses dan memberikan kontribusi besar bagi kemajuan dunia pendidikan, baik di tingkat menengah maupun perguruan tinggi. Program Tridarma yang diusung dalam perjanjian ini diharapkan dapat menghasilkan inovasi pendidikan yang lebih relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja, serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat luas. Selain itu, kerja sama ini diharapkan dapat membentuk ekosistem pendidikan yang saling mendukung antara SMK Negeri 1 Buton dan Universitas Dayanu Ikhsanuddin, menciptakan kolaborasi yang produktif dalam rangka pengembangan mutu pendidikan yang berkesinambungan. Dengan adanya penguatan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, kedua lembaga pendidikan ini akan lebih siap dalam menghadapi tantangan global, khususnya dalam bidang teknologi yang berkembang pesat. Melalui program-program yang terintegrasi ini, siswa SMK Negeri 1 Buton dapat meningkatkan keterampilan praktis dan kompetensi yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja, sementara mahasiswa Unidayan dapat berkontribusi lebih dalam memberikan solusi berbasis teknologi untuk perkembangan pendidikan di tingkat menengah. Penyediaan sumber daya manusia yang kompeten dan terampil menjadi prioritas dalam perjanjian kerjasama ini, di mana Unidayan akan berperan aktif dalam memberikan pelatihan kepada tenaga pengajar SMK Negeri 1 Buton untuk terus mengembangkan kapasitas mereka, memastikan bahwa kurikulum yang diterapkan dapat mengakomodasi perkembangan teknologi terbaru. Kolaborasi ini juga akan menciptakan kesempatan bagi mahasiswa Unidayan untuk terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang memberikan dampak langsung pada masyarakat sekitar, melalui program-program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di bidang teknologi dan pendidikan. Dengan komitmen yang kuat dari kedua belah pihak, diharapkan kerja sama ini akan terus berkembang dan membawa manfaat jangka panjang bagi pengembangan pendidikan, baik di tingkat SMK maupun perguruan tinggi. Momen penandatanganan MoU ini tidak hanya menjadi simbol kemitraan yang saling menguntungkan, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam menciptakan pendidikan yang lebih berkualitas, relevan dengan kebutuhan zaman, dan dapat memenuhi tuntutan industri yang semakin maju. Semoga melalui kolaborasi ini, baik SMK Negeri 1 Buton maupun Universitas Dayanu Ikhsanuddin dapat saling mendukung dalam menghasilkan lulusan yang unggul, berkompeten, dan siap berkontribusi pada kemajuan bangsa. Ke depan, harapan besar muncul dari kerja sama ini untuk menciptakan peluang yang lebih luas bagi para siswa SMK Negeri 1 Buton untuk mengembangkan potensi mereka dalam dunia teknologi dan informatika. Dengan terjalinnya hubungan erat antara dunia pendidikan menengah dan perguruan tinggi, SMK Negeri 1 Buton akan memperoleh akses lebih besar ke sumber daya pendidikan yang lebih maju, serta teknologi terkini yang dapat diaplikasikan dalam proses belajar mengajar. Di sisi lain, mahasiswa Universitas Dayanu Ikhsanuddin, khususnya dari Program Studi Teknik Informatika, juga akan mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam peningkatan kualitas pendidikan di tingkat menengah, memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan kurikulum dan proses pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan industri. Melalui program-program kolaboratif ini, diharapkan dapat muncul berbagai inovasi pendidikan yang dapat meningkatkan mutu pengajaran dan keterampilan siswa di SMK Negeri 1 Buton. Dalam jangka panjang, hal ini akan berkontribusi pada penciptaan lulusan yang lebih siap menghadapi dunia kerja dan berdaya saing tinggi, khususnya di bidang teknologi informasi. Dengan keterlibatan dosen dan mahasiswa Unidayan dalam berbagai kegiatan di SMK Negeri 1 Buton, baik itu dalam bentuk pelatihan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat, diharapkan akan tercipta lingkungan yang saling mendukung dalam peningkatan kualitas pendidikan yang berbasis pada keterampilan praktis dan aplikasi teknologi. Selain itu, kerja sama ini juga akan mendorong peningkatan kapasitas pengajaran di SMK Negeri 1 Buton, di mana tenaga pengajar akan mendapatkan pelatihan intensif mengenai metode dan kurikulum yang lebih aplikatif dan berbasis teknologi, yang akan memperkaya pengalaman belajar siswa. Kolaborasi yang terjalin antara kedua lembaga ini tidak hanya akan memperkuat pendidikan di SMK Negeri 1 Buton, tetapi juga menjadi model kerja sama yang bisa diadopsi oleh sekolah-sekolah lain, sebagai upaya untuk menciptakan pendidikan yang lebih berkualitas dan terintegrasi dengan dunia industri. Dengan adanya MoU ini, diharapkan kedua belah pihak dapat terus melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap program-program yang dijalankan, agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi kedua institusi dan masyarakat. Kerja sama yang terjalin antara SMK Negeri 1 Buton dan Universitas Dayanu Ikhsanuddin merupakan bukti nyata dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya dalam bidang teknologi, sehingga dapat menghasilkan generasi muda yang lebih terampil, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global.
Selengkapnya