Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) sukses melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) ke-IX dengan mengusung tema "Menciptakan Regenerasi Kepemimpinan yang Berintegritas, Berintelektual, dan Solidaritas untuk HMTI yang Unggul dan Berdaya Saing". Acara ini berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, menggambarkan semangat dan tekad mahasiswa dalam memperkuat organisasi Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) untuk terus maju dan berkembang. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari Fakultas Teknik, termasuk Dekan Fakultas Teknik, Ibu Hilda Sulaiman Nut, S.T., M.T., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dorongan kepada para mahasiswa untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai integritas serta memperkaya kemampuan intelektual mereka. Selain itu, Kaprodi Teknik Informatika, Bapak Ery Muchyar Hasiri, S.Kom., M.T., juga turut hadir dan memberikan pandangan serta pesan kepada para peserta Mubes. Beliau menekankan pentingnya semangat solidaritas dalam membangun kepengurusan yang tangguh serta pentingnya menumbuhkan daya saing dalam menghadapi era digital yang penuh tantangan.Pada Musyawarah Besar (Mubes) ke-IX Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan), Dekan Fakultas Teknik, Bapak Hilda Sulaiman Nut, S.T., M.T., dan Kaprodi Teknik Informatika, Bapak Ery Muchyar Hasiri, S.Kom., M.T., memberikan sambutan yang penuh inspirasi dan motivasi. Dalam sambutannya, Ibu Hilda menekankan pentingnya pembentukan karakter yang kuat serta integritas yang tinggi sebagai pondasi utama dalam regenerasi kepemimpinan. Beliau mengapresiasi semangat mahasiswa Teknik Informatika yang tidak hanya fokus pada pencapaian akademis tetapi juga turut aktif dalam kegiatan organisasi, yang menurutnya menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi tantangan di masa depan. Ibu Hilda juga berharap bahwa Mubes ini mampu menjadi wadah pembelajaran yang bernilai tinggi bagi para mahasiswa, khususnya dalam proses pengambilan keputusan secara demokratis dan berlandaskan musyawarah.Sementara itu, Bapak Ery Muchyar Hasiri, S.Kom., M.T., dalam sambutannya menyoroti pentingnya peningkatan intelektual dan solidaritas di kalangan mahasiswa, khususnya di dalam HMTI. Beliau mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Mubes ini sebagai momentum bagi pengurus baru dalam mengembangkan ide-ide kreatif yang relevan dengan kebutuhan organisasi dan perkembangan teknologi terkini. Pak Ery juga menekankan bahwa solidaritas antaranggota adalah faktor penting yang harus dipelihara untuk menciptakan organisasi yang harmonis dan saling mendukung. Di akhir sambutannya, beliau berpesan agar para mahasiswa yang terpilih sebagai pengurus baru mampu menjaga reputasi HMTI dan membawa organisasi ini ke arah yang lebih unggul dan berdaya saing.Sambutan dari Dekan dan Kaprodi ini memberikan semangat baru bagi para mahasiswa yang hadir, menguatkan tekad mereka untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai integritas, intelektualitas, dan solidaritas dalam setiap aspek organisasi. Kehadiran dan arahan dari para pimpinan fakultas ini menambah kesan mendalam pada pelaksanaan Mubes kali ini, mencerminkan kepedulian dan dukungan penuh fakultas dalam membentuk generasi pemimpin yang berkualitas dan siap berkontribusi bagi kemajuan HMTI dan Universitas Dayanu Ikhsanuddin.Mubes ini juga turut melibatkan para dosen Fakultas Teknik, yang turut memberikan dukungan penuh dan berperan sebagai saksi atas komitmen mahasiswa dalam menciptakan regenerasi kepemimpinan yang berkualitas di dalam HMTI. Dalam forum ini, para peserta tidak hanya berdiskusi mengenai regenerasi kepemimpinan, tetapi juga merumuskan berbagai program kerja strategis yang akan membawa HMTI lebih maju dan mampu bersaing di kancah nasional. Dengan tetap menjunjung tinggi asas musyawarah, para mahasiswa menunjukkan kedewasaan dalam proses pengambilan keputusan, menggambarkan betapa pentingnya kebersamaan serta pemikiran yang kritis dan solutif. Tema yang diangkat pada Mubes kali ini menjadi refleksi atas harapan besar dari semua pihak untuk membentuk karakter kepemimpinan yang tidak hanya cakap secara akademis tetapi juga memiliki integritas yang tinggi dan mampu memelihara solidaritas antaranggota.Musyawarah Besar (Mubes) ke-IX Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) ini berhasil menciptakan suasana yang penuh dengan antusiasme dan keseriusan dari seluruh peserta. Melalui Mubes ini, para mahasiswa berfokus untuk menetapkan langkah-langkah konkret yang akan mendukung pengembangan HMTI sebagai organisasi yang lebih progresif dan adaptif terhadap perubahan. Mereka tidak hanya melakukan evaluasi terhadap program-program yang telah berjalan, tetapi juga merancang strategi baru yang diharapkan dapat menjawab tantangan zaman serta memajukan HMTI sebagai organisasi yang dapat diandalkan dan inspiratif.Forum ini juga membuka ruang bagi semua peserta untuk menyuarakan pendapat, berdiskusi, dan bersama-sama menetapkan peraturan dasar yang akan mengikat jalannya organisasi di tahun-tahun mendatang. Dalam diskusi ini, aspek integritas, intelektualitas, dan solidaritas yang diusung dalam tema menjadi poin utama yang terus diingatkan. Setiap peserta diajak untuk berpikir kritis dan bijaksana dalam membuat keputusan, memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil dapat mengakomodasi kepentingan bersama serta membangun kekompakan di antara seluruh anggota HMTI.Selain itu, proses regenerasi kepemimpinan menjadi inti dari Mubes ini, dengan harapan dapat memilih pemimpin-pemimpin baru yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu memelihara nilai-nilai kebersamaan dan bertindak dengan integritas. Kepengurusan baru yang terpilih diharapkan mampu melanjutkan visi HMTI untuk menjadi organisasi yang unggul di bidangnya, dengan menghadirkan program-program yang inovatif, relevan, dan berdaya saing. Mereka juga diharapkan dapat menjadi teladan dalam hal kerja sama, keterbukaan, dan dedikasi, yang semuanya akan membantu meningkatkan reputasi HMTI di tingkat universitas dan nasional.Di akhir Mubes, seluruh peserta menyepakati hasil keputusan dengan komitmen tinggi untuk mendukung kepengurusan yang baru serta bersama-sama berkontribusi aktif dalam merealisasikan visi HMTI. Kesuksesan pelaksanaan Mubes ini tidak hanya mencerminkan kedewasaan para mahasiswa Teknik Informatika Unidayan, tetapi juga menunjukkan bahwa mereka memiliki semangat yang kuat dalam memajukan organisasi dan siap menghadapi tantangan di dunia profesional.Dengan semangat kebersamaan dan cita-cita yang kuat, Musyawarah Besar ke-IX ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang mampu membawa perubahan positif bagi HMTI, serta menjadikan organisasi ini lebih unggul dan memiliki daya saing yang tinggi di tingkat universitas maupun di luar lingkungan kampus. Kesuksesan acara ini juga menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Teknik Informatika Unidayan memiliki komitmen yang kuat terhadap pengembangan diri, organisasi, dan masyarakat.
SelengkapnyaDekan Fakultas Teknik, Hilda Sulaiman Nur, S.T., M.T., mendampingi Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. H. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., dalam kegiatan supervisi Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berlangsung di Kecamatan Siompu Barat, Kabupaten Buton Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan program KKN yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu berjalan lancar dan mencapai sasaran yang telah direncanakan. Sebagai wujud nyata dari pengabdian kepada masyarakat, KKN di Siompu Barat berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan pemecahan masalah-masalah lokal melalui pendekatan ilmu pengetahuan yang aplikatif. Kehadiran Dekan Fakultas Teknik dan Rektor Unidayan dalam supervisi ini menjadi momen penting untuk memberikan dukungan, arahan, serta memotivasi para mahasiswa yang sedang menjalankan program tersebut. Selama kegiatan supervisi, Dekan dan Rektor tidak hanya melakukan tinjauan lapangan, tetapi juga berdialog langsung dengan masyarakat setempat serta aparat desa untuk mengetahui dampak dan manfaat nyata dari program KKN yang sedang berlangsung. Program-program seperti pengenalan teknologi tepat guna, peningkatan keterampilan usaha mikro, serta edukasi kesehatan dan kebersihan lingkungan merupakan beberapa contoh kegiatan yang diinisiasi mahasiswa dengan dukungan dari universitas. Dengan berdiskusi langsung bersama masyarakat, Dekan Hilda Sulaiman Nur dan Rektor Sjamsul Qamar dapat melihat sejauh mana implementasi program berjalan, mendengar langsung masukan dari masyarakat, serta memberikan arahan untuk perbaikan dan keberlanjutan program di masa mendatang. Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin menyampaikan harapannya agar mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh di bangku perkuliahan secara nyata dalam kehidupan masyarakat. Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik menekankan pentingnya sikap profesional dan komitmen tinggi dalam menjalankan KKN sebagai bagian dari pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran dua pimpinan universitas ini dalam supervisi KKN di Siompu Barat menjadi bentuk perhatian Unidayan terhadap kualitas kegiatan KKN, sekaligus komitmen universitas dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah-wilayah sekitar kampus. Kegiatan supervisi ini juga memberikan kesempatan bagi pihak universitas untuk menilai langsung kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah-masalah nyata di lapangan, serta keterampilan mereka dalam berinteraksi dan berkolaborasi dengan masyarakat lokal. Melalui program KKN, mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu menerapkan teori yang telah dipelajari, tetapi juga bisa menjadi agen perubahan yang tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan sentuhan inovasi dan keterampilan teknis. Dekan Fakultas Teknik, Hilda Sulaiman Nur, menekankan bahwa pengalaman lapangan seperti ini sangat penting untuk membekali mahasiswa dengan soft skills dan kemampuan analitis, yang akan mendukung mereka saat kembali ke bangku kuliah maupun dalam dunia kerja nanti. Selain melihat dampak dari kegiatan KKN, pihak universitas juga memberikan bimbingan teknis dan arahan terkait program lanjutan yang dapat diterapkan di wilayah Siompu Barat. Program-program keberlanjutan ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat, terutama dalam hal peningkatan keterampilan, kemandirian ekonomi, dan kesadaran lingkungan. Rektor Sjamsul Qamar dan Dekan Hilda Sulaiman Nur berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi mahasiswa lainnya, bahwa kontribusi kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menghasilkan perubahan besar bagi masyarakat. Pada hari terakhir supervisi, Dekan Fakultas Teknik, Hilda Sulaiman Nur, S.T., M.T., dan Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Ir. H. Sjamsul Qamar, M.T., IPU., menyempatkan diri untuk berdiskusi secara lebih mendalam dengan para mahasiswa terkait berbagai tantangan yang mereka hadapi selama pelaksanaan KKN. Dalam diskusi tersebut, mahasiswa berbagi pengalaman mereka dalam menghadapi kendala di lapangan, mulai dari keterbatasan sumber daya hingga perbedaan budaya dan cara pandang yang ada di masyarakat. Rektor dan Dekan memberikan masukan berharga mengenai cara-cara efektif untuk mengatasi hambatan tersebut dengan tetap menghormati kearifan lokal serta menjaga profesionalitas sebagai seorang mahasiswa. Selain itu, pihak universitas juga menekankan pentingnya dokumentasi yang baik dari setiap kegiatan yang telah dilakukan. Dokumentasi ini, menurut Rektor Sjamsul Qamar, tidak hanya berfungsi sebagai laporan, tetapi juga sebagai bukti nyata dari kontribusi mahasiswa dalam pengembangan masyarakat. Hilda Sulaiman Nur menambahkan bahwa dokumentasi yang lengkap juga akan sangat berguna sebagai bahan evaluasi agar program KKN di masa mendatang dapat lebih disempurnakan. Oleh karena itu, beliau mendorong mahasiswa untuk mencatat setiap langkah kegiatan, hasil yang dicapai, dan juga respons masyarakat, sehingga evaluasi dapat dilakukan dengan lebih komprehensif. Sebelum meninggalkan lokasi, Rektor dan Dekan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh mahasiswa yang telah menjalankan program KKN dengan dedikasi tinggi. Mereka berharap para mahasiswa dapat mengambil pelajaran berharga dari pengalaman ini, terutama dalam hal tanggung jawab sosial dan keterampilan kepemimpinan. Rektor menyatakan bahwa kegiatan seperti KKN merupakan salah satu pilar penting dalam membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya berpengetahuan luas, tetapi juga berempati dan peduli terhadap isu-isu sosial. Di akhir kegiatan, Rektor dan Dekan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kecamatan Siompu Barat dan masyarakat yang telah menerima mahasiswa Unidayan dengan tangan terbuka dan mendukung setiap program yang dilaksanakan. Kerja sama yang baik ini menjadi dasar kuat bagi Universitas Dayanu Ikhsanuddin untuk terus menjalankan program pengabdian yang berdampak bagi masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan antara institusi pendidikan dan masyarakat lokal. Diharapkan, kegiatan KKN ini dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih besar antara universitas dan berbagai lapisan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
SelengkapnyaMahasiswa Fakultas Teknik Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) kembali menorehkan prestasi di luar bidang akademik. Kali ini, mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan dengan bangga membawa nama Unidayan dalam kompetisi futsal yang diadakan oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton). Kegiatan yang berlangsung di lapangan indoor Arim Futsal ini melibatkan berbagai tim dari beberapa universitas, termasuk dari Fakultas Teknik Unidayan. Tim Futsal Teknik Pertambangan Unidayan tampil dengan semangat dan performa luar biasa, hingga berhasil merebut posisi juara ketiga dalam turnamen bergengsi tersebut. Turnamen futsal Cup 3 yang diadakan oleh Fakultas Teknik UM Buton ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan tahunan yang bertujuan untuk mempererat hubungan antar fakultas teknik dari berbagai universitas di Kota Baubau. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, turnamen ini juga memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat rasa solidaritas antar sesama mahasiswa teknik. Fakultas Teknik Unidayan, khususnya Program Studi Teknik Pertambangan, melihat peluang ini sebagai kesempatan untuk tidak hanya mengasah keterampilan dalam olahraga, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas dan kerja sama tim. Tim Futsal Teknik Pertambangan Unidayan memulai perjalanan mereka di turnamen ini dengan penuh antusiasme. Meskipun menghadapi lawan-lawan yang tangguh dari berbagai fakultas teknik, mereka mampu menunjukkan performa yang konsisten dari babak penyisihan hingga babak semi-final. Dengan kerja keras dan strategi permainan yang matang, mereka berhasil menembus persaingan ketat dan memastikan tempat di perebutan juara ketiga. Di babak penentuan, mereka bermain dengan determinasi tinggi dan akhirnya sukses mengamankan posisi ketiga, yang merupakan prestasi membanggakan bagi Fakultas Teknik Unidayan. Keberhasilan tim futsal Teknik Pertambangan Unidayan mendapatkan dukungan penuh dari para pimpinan fakultas. Dekan Fakultas Teknik Unidayan, Hilda Sulaiman Nur, ST., MT., dan Ketua Program Studi Teknik Pertambangan, La Ode Muh. Yazid Amsah, S.Si., M.T., sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa mereka. Dalam pernyataannya, Hilda Sulaiman Nur menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota tim yang telah berjuang keras, serta kepada para pendamping dan pelatih yang turut berperan dalam kesuksesan ini. Menurutnya, kemenangan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Teknik Unidayan tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga dalam bidang olahraga. Prestasi yang diraih oleh tim futsal Teknik Pertambangan Unidayan ini juga menjadi sorotan dalam pentingnya kegiatan ekstrakurikuler bagi mahasiswa teknik. Menurut Kaprodi Teknik Pertambangan, La Ode Muh. Yazid Amsah, kegiatan seperti futsal ini dapat membantu mengembangkan keterampilan soft skill mahasiswa, seperti kerja sama, komunikasi, dan kemampuan menyelesaikan masalah. Ia juga menekankan bahwa keberhasilan di bidang olahraga dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk aktif dalam berbagai kegiatan non-akademik yang dapat mendukung pengembangan diri secara menyeluruh. Keberhasilan tim futsal Teknik Pertambangan Unidayan meraih juara ketiga dalam turnamen ini merupakan hasil dari dedikasi dan semangat juang yang patut diteladani. Mereka mampu menghadapi tekanan dan persaingan dengan sikap sportif dan tetap fokus pada tujuan mereka. Semangat kebersamaan yang terjalin di antara para anggota tim menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka di turnamen ini. Di tengah jadwal akademik yang padat, mereka masih mampu meluangkan waktu untuk berlatih dan mempersiapkan diri secara maksimal. Dengan diraihnya juara ketiga dalam turnamen futsal cup 3 yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik UM Buton, mahasiswa Teknik Pertambangan Unidayan telah berhasil mengharumkan nama Fakultas Teknik di kancah olahraga antar universitas. Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa Unidayan untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Dekan Fakultas Teknik, Hilda Sulaiman Nur, berharap bahwa prestasi ini dapat menjadi awal dari lebih banyak capaian positif yang akan diraih oleh mahasiswa Unidayan di masa mendatang. Prestasi yang diraih oleh tim futsal Teknik Pertambangan tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga memberikan harapan baru bagi Fakultas Teknik Unidayan. Dekan Fakultas Teknik, Hilda Sulaiman Nur, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini akan menjadi dorongan bagi fakultas untuk lebih mendukung kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa. Di masa depan, ia berencana untuk memperluas partisipasi mahasiswa dalam berbagai bidang olahraga dan kegiatan lainnya, baik di tingkat regional maupun nasional. Hal ini juga didukung oleh Kaprodi Teknik Pertambangan, La Ode Muh. Yazid Amsah, S.Si., M.T., yang menginginkan agar mahasiswa tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga mengembangkan potensi di luar kelas. Keberhasilan di ajang futsal ini mendorong pihak fakultas untuk lebih serius dalam pembinaan atlet mahasiswa. Fakultas Teknik Unidayan berencana untuk membangun tim futsal yang lebih solid dan profesional dengan mengadakan program pelatihan rutin. Dekan Hilda Sulaiman Nur berencana menggandeng pelatih-pelatih berpengalaman agar para mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan fisik dan strategi mereka. Selain itu, program pelatihan ini juga diharapkan dapat mengasah mental para mahasiswa dalam menghadapi kompetisi. Dengan pembinaan yang lebih terstruktur, Fakultas Teknik Unidayan berharap prestasi di bidang olahraga semakin meningkat. Keberhasilan tim futsal Teknik Pertambangan Unidayan tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain. Banyak mahasiswa yang sebelumnya belum aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler kini terdorong untuk mengikuti berbagai kegiatan di luar akademik. Hal ini sejalan dengan pandangan pihak fakultas yang menganggap pentingnya keseimbangan antara prestasi akademik dan non-akademik. Dekan Hilda Sulaiman Nur dan Kaprodi Teknik Pertambangan La Ode Muh. Yazid Amsah berharap agar mahasiswa Unidayan semakin aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, baik olahraga, seni, maupun kegiatan sosial yang dapat memperkaya pengalaman mahasiswa. Keikutsertaan tim futsal Teknik Pertambangan Unidayan dalam turnamen yang diadakan oleh Fakultas Teknik UM Buton juga memperkuat hubungan antara universitas-universitas di Kota Baubau. Ajang seperti ini menjadi wadah yang tepat untuk menjalin silaturahmi antar fakultas teknik dari berbagai universitas. Dekan Fakultas Teknik Unidayan berharap agar kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut, baik dalam bentuk kompetisi olahraga maupun dalam kegiatan akademik lainnya. Dengan adanya kolaborasi yang erat, diharapkan akan tercipta pertukaran ide dan pengalaman yang dapat memperkaya wawasan mahasiswa dan dosen di kedua universitas. Meskipun meraih juara ketiga merupakan pencapaian yang membanggakan, tim futsal Teknik Pertambangan Unidayan menyadari bahwa tantangan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi masih terbuka lebar. Kapten tim futsal menyatakan bahwa mereka akan terus berlatih dan memperbaiki kelemahan yang ada agar bisa meraih hasil yang lebih baik di kompetisi selanjutnya. Semangat untuk terus berkompetisi dan belajar dari pengalaman menjadi motivasi utama bagi tim. Fakultas Teknik juga mendukung penuh dengan menyediakan fasilitas dan waktu yang cukup bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga. Menyadari pentingnya dukungan fasilitas yang memadai untuk mendukung perkembangan Keberhasilan tim futsal Teknik Pertambangan Unidayan dalam turnamen futsal UM Buton ini bukan hanya sekadar kemenangan di lapangan, tetapi juga menjadi simbol semangat juang, kerja keras, dan kebersamaan yang patut dicontoh oleh seluruh mahasiswa Unidayan.
Selengkapnya