
Baubau – Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan), kembali melaksanakan kegiatan wawancara seleksi tahap II untuk program magang ke Jepang yang bekerja sama dengan Daihatsu Motor Co. Ltd., Osaka. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangka mempersiapkan mahasiswa yang siap bersaing di dunia industri global.
Pelaksanaan wawancara ini diikuti oleh sejumlah mahasiswa yang telah lolos tahap sebelumnya. Seleksi dilakukan secara ketat dengan melibatkan pihak kampus dan perwakilan industri, baik secara langsung maupun melalui media daring, guna memastikan proses berjalan objektif dan profesional.
Para peserta yang mengikuti wawancara merupakan mahasiswa terpilih yang telah melewati proses administrasi dan seleksi awal. Dalam tahap ini, peserta diuji dari berbagai aspek, mulai dari kemampuan teknis di bidang teknik mesin, keterampilan komunikasi, hingga kesiapan mental untuk bekerja di lingkungan internasional.

Selain itu, wawancara juga menekankan pada sikap disiplin, etos kerja, serta kemampuan adaptasi terhadap budaya kerja di Jepang. Hal ini menjadi poin penting mengingat program magang tidak hanya menuntut kemampuan akademik, tetapi juga kesiapan dalam menghadapi tantangan di dunia kerja nyata.
Berdasarkan hasil seleksi tahap II, ditetapkan tiga mahasiswa terbaik yang dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya untuk program magang ke Jepang. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Muhamad Aqlul Qadir Dhiidi, Muhammad Agung, dan Muhammad Dzakir Syafar.

Dekan Fakultas Teknik, Ir. Hilda Sulaiman Nur, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah mengikuti proses seleksi dengan baik. Ia juga memberikan motivasi kepada mahasiswa yang lolos agar dapat memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal.
"Kami sangat bangga dengan capaian mahasiswa Teknik Mesin yang berhasil lolos pada tahap ini. Program magang internasional seperti ini merupakan peluang besar untuk meningkatkan kompetensi, pengalaman, serta memperluas wawasan mahasiswa di dunia industri global," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Mesin, Asman Muriman, S.T., M.T., menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara transparan dan berstandar tinggi agar menghasilkan mahasiswa yang benar-benar siap untuk terjun ke industri internasional.
"Kami memastikan bahwa mahasiswa yang lolos merupakan yang terbaik dari segi kemampuan teknis, komunikasi, dan kesiapan mental. Harapannya, mereka dapat membawa nama baik institusi serta menunjukkan kualitas lulusan Teknik Mesin Unidayan di tingkat internasional," jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga berharap kerja sama antara Unidayan dan Daihatsu Motor Co. Ltd. dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga semakin banyak mahasiswa yang mendapatkan kesempatan berharga untuk belajar langsung di industri otomotif Jepang.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Fakultas Teknik Unidayan kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing global, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja di era modern. Program magang ke Jepang ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk meraih pengalaman internasional yang berharga sekaligus meningkatkan kualitas diri di bidang teknik mesin.
