
Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) ke-XXIV Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (UNIDAYAN) yang diselenggarakan pada tanggal 15 - 16 Januari 2025, menjadi sebuah momen penting dalam perjalanan pengembangan kepemimpinan di lingkungan kampus. Mengangkat tema "Menciptakan Regenerasi Kepemimpinan yang Berintelektual, Inovatif, dan Berintegritas untuk HMTI UNIDAYAN yang Berdaya Saing," LDK kali ini bertujuan untuk membekali peserta dengan berbagai keterampilan kepemimpinan yang dapat diterapkan baik di lingkungan akademik maupun di dunia profesional. Acara ini dimulai dengan sambutan penuh semangat dari Dekan Fakultas Teknik UNIDAYAN, Bapak Hilda Sulaiman Nur, S.T., M.T., yang menekankan pentingnya membangun rasa percaya diri dan integritas dalam setiap langkah kepemimpinan. Beliau juga mengingatkan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal posisi, tetapi tentang bagaimana seorang pemimpin mampu membawa perubahan dan menginspirasi orang-orang di sekitarnya.
Sebelum Menutup sambutannya, Dekan Fakultas Teknik, Ibu Hilda Sulaiman Nur, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi yang besar terhadap penyelenggaraan kegiatan ini dan berharap agar kegiatan LDK semacam ini bisa terus diadakan untuk melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang kompeten dan siap bersaing di dunia global. Beliau juga menekankan pentingnya pengembangan karakter dan mentalitas dalam setiap pemimpin, serta berharap peserta dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif di masyarakat. LDK ini bukan hanya untuk membekali peserta dengan teori-teori kepemimpinan, tetapi juga untuk menumbuhkan karakter yang kuat, inovatif, dan berintegritas. Dengan demikian, para peserta diharapkan tidak hanya mampu memimpin dengan kecerdasan, tetapi juga dengan hati yang penuh integritas, serta mampu beradaptasi dengan cepat di dunia yang semakin kompetitif dan digital.
Selain itu, Ketua Program Studi Teknik Informatika, Bapak Ery Muchyar Hasiri, S.Kom., M.T., yang turut memberikan arahan dan motivasi. Dalam pidatonya, beliau menekankan pentingnya integrasi antara kemampuan intelektual dan nilai-nilai moral dalam menjalankan kepemimpinan, baik di lingkungan kampus maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya harus pandai dalam aspek akademik, tetapi juga harus memiliki jiwa kepemimpinan yang mampu menggerakkan perubahan positif.


Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan pengenalan jadwal dan agenda kegiatan selama LDK ke-XXIV, yang kali ini menyuguhkan berbagai sesi materi yang tidak hanya mendalam, tetapi juga interaktif, termasuk diskusi kelompok, simulasi kepemimpinan, dan sesi tanya jawab yang melibatkan dosen serta alumni. Materi pertama yang disampaikan mengenai dasar-dasar kepemimpinan memberikan peserta pemahaman yang lebih baik tentang kualitas kepemimpinan yang harus dimiliki, seperti komunikasi efektif, motivasi, dan kemampuan untuk membuat keputusan yang tepat dalam berbagai situasi. Sesi selanjutnya lebih menyoroti pentingnya inovasi dalam kepemimpinan. Seorang pemimpin yang inovatif, menurut para pemateri, harus memiliki kemampuan untuk menciptakan solusi baru atas setiap permasalahan yang muncul. Mereka juga mengingatkan bahwa inovasi tidak hanya sebatas pada pengembangan teknologi, tetapi juga cara-cara baru dalam mengelola tim dan organisasi. Selain itu, integritas sebagai landasan utama dalam kepemimpinan menjadi topik yang tak kalah penting. Pemateri menjelaskan bahwa pemimpin yang memiliki integritas tinggi tidak hanya dipercaya oleh anggotanya, tetapi juga mampu menjadi contoh yang baik dalam setiap tindakannya. Kepercayaan dan rasa hormat sangatlah penting untuk memimpin dengan efektif.
Acara LDK ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk langsung berinteraksi dengan para dosen dan alumni yang sudah berpengalaman di dunia profesional. Diskusi kelompok menjadi sesi yang sangat dinantikan, di mana peserta bisa bertukar pikiran dan menemukan solusi untuk berbagai masalah yang berkaitan dengan kepemimpinan. Simulasi kepemimpinan yang diadakan turut memberikan tantangan bagi peserta untuk menerapkan ilmu yang telah didapat dalam situasi yang lebih nyata dan dinamis, sehingga mereka bisa merasakan langsung bagaimana menjadi pemimpin dalam kondisi yang penuh tekanan. Sesi tanya jawab menjadi salah satu bagian penting dalam LDK ini, karena memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami lebih lanjut topik-topik yang belum mereka pahami sepenuhnya. Peserta pun sangat antusias mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari cara mengatasi konflik dalam tim hingga bagaimana membangun semangat dan kolaborasi di antara anggota. Ini menunjukkan betapa besar keinginan para peserta untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan mereka.
Suasana semakin meriah ketika salah satu alumni membawakan materi tentang inovasi di era digital. Beliau memaparkan perkembangan teknologi terkini dan bagaimana mahasiswa dapat mengambil peran aktif dalam menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Peserta terlihat antusias dan banyak yang mengajukan pertanyaan, menunjukkan ketertarikan mereka terhadap topik yang dibahas.
Hari kedua LDK dimulai dengan sesi materi yang membahas manajemen konflik dalam organisasi. Pemateri menjelaskan berbagai teknik untuk menghadapi dan menyelesaikan konflik dengan cara yang konstruktif. Materi ini sangat relevan, mengingat tantangan dalam organisasi sering kali melibatkan perbedaan pendapat yang perlu dikelola dengan bijaksana.
Sebagai penutup, acara LDK ke-XXIV HMTI UNIDAYAN ditutup dengan sesi motivasi dari seorang dosen senior yang telah lama menjadi inspirasi bagi mahasiswa. Beliau menyampaikan pesan tentang pentingnya terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Dalam pidatonya, beliau juga mengingatkan peserta untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan inovasi dalam setiap langkah yang mereka ambil.
Penutupan acara ditandai dengan foto bersama yang penuh keceriaan. Meskipun kegiatan telah berakhir, semangat yang ditanamkan selama LDK ini diharapkan terus hidup di dalam diri setiap peserta. Mereka kini kembali ke organisasi masing-masing dengan semangat baru dan tekad untuk memberikan kontribusi terbaik bagi HMTI UNIDAYAN.


