Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar yudisium Pendidikan Profesi Insinyur (PPI) secara daring yang berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh rasa bangga. Acara ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan karier para peserta yang telah menyelesaikan seluruh proses akademik dan profesional. Meskipun dilaksanakan secara online, antusiasme peserta serta pihak universitas tidak surut sedikit pun. Yudisium daring ini tetap memberikan kesan yang mendalam bagi para peserta dan keluarga mereka yang turut hadir secara virtual dalam momen bahagia tersebut.

Salah satu hal yang membuat yudisium
ini istimewa adalah hadirnya lulusan-lulusan terbaik dari Program Studi Teknik
Informatika Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan). Para lulusan tersebut
tidak hanya menunjukkan pencapaian akademik yang luar biasa, tetapi juga
memberikan bukti nyata atas kerja keras dan dedikasi selama mengikuti
pendidikan profesi. Mereka berhasil menyelesaikan program dengan hasil yang
membanggakan, membuktikan kemampuan mereka sebagai calon insinyur profesional
yang siap berkontribusi dalam dunia industri dan teknologi.
Lulusan terbaik dari Teknik Informatika Unidayan yang turut diwisuda adalah Ir. Ery Muchyar H, S.Kom., M.T. yang meraih predikat cumlaude dengan IPK sempurna 4.00. Prestasi luar biasa ini tentu menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya, mengingat pencapaian tersebut membutuhkan dedikasi penuh, ketekunan, dan kemampuan akademik yang sangat tinggi. Dengan IPK maksimal, Ir. Ery Muchyar H membuktikan bahwa keberhasilan bukan hanya tentang kecerdasan, tetapi juga kerja keras dan komitmen terhadap proses pembelajaran.
Selain Ir. Ery Muchyar H, lulusan lainnya yang juga meraih hasil gemilang adalah Ir. M. Arif Suryawan, S.Kom., M.T. dengan IPK 3.90. Pencapaian ini menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan akademik yang mumpuni dan kompetensi yang unggul di bidang teknik informatika. Ir. M. Arif Suryawan diharapkan mampu memberikan kontribusi yang signifikan di bidang teknologi informasi, baik dalam lingkup akademik maupun profesional.
Ir. Henny Hamsinar, S.Kom., M.T., M.M. juga menjadi salah satu lulusan terbaik dengan IPK 3.98. Sebagai seorang yang memiliki latar belakang pendidikan beragam dengan dua gelar magister, ia menunjukkan kapasitasnya sebagai seorang akademisi dan profesional yang unggul. Ir. Henny Hamsinar memiliki potensi besar dalam pengembangan teknologi informasi dan diharapkan dapat berperan aktif dalam peningkatan mutu pendidikan di bidang tersebut.
Lulusan lainnya yang turut membanggakan Unidayan adalah Ir. Jabal Nur, S.Kom., M.T. yang berhasil meraih IPK 3.85. Dengan pencapaian ini, Ir. Jabal Nur membuktikan bahwa ia memiliki kompetensi akademik yang solid dan siap bersaing di dunia kerja. Keberhasilannya juga menjadi bukti atas kualitas pendidikan yang diberikan oleh Unidayan, khususnya di Program Studi Teknik Informatika.
Tidak kalah membanggakan, Ir. Suherman, S.T. yang merupakan alumni Teknik Informatika angkatan 2008, turut berhasil menyelesaikan pendidikan profesi insinyur dengan IPK 3.90. Sebagai lulusan yang memiliki pengalaman di dunia kerja, Ir. Suherman menunjukkan bahwa pendidikan profesi adalah langkah penting dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme seorang insinyur. Keberhasilannya diharapkan mampu menginspirasi para alumni lainnya untuk mengikuti jejak serupa.
Ir. LM. Fajar Israwan, S.Kom., M.Kom., M.M. melengkapi daftar lulusan terbaik dari Unidayan dengan IPK 3.70. Dengan latar belakang pendidikan magister di bidang komputer dan manajemen, ia memiliki keunggulan kompetitif dalam memadukan kemampuan teknis dengan keahlian manajerial. Ir. LM. Fajar Israwan diharapkan mampu menjadi pemimpin yang handal dalam berbagai proyek teknologi informasi di masa mendatang.
Acara yudisium ini dihadiri oleh para pejabat akademik UNM dan Unidayan yang memberikan apresiasi tinggi kepada para lulusan. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Negeri Makassar menyampaikan ucapan selamat serta harapan agar para lulusan dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dengan sebaik-baiknya. Ia juga menekankan pentingnya peran insinyur dalam pembangunan nasional, khususnya di era revolusi industri 4.0 yang menuntut inovasi dan solusi teknologi yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari Universitas Dayanu Ikhsanuddin juga memberikan sambutan dan penghargaan kepada para lulusan. Mereka merasa bangga atas prestasi yang diraih oleh enam lulusan terbaik dari Teknik Informatika. Keberhasilan mereka tidak hanya mengharumkan nama universitas, tetapi juga menjadi bukti bahwa Unidayan mampu mencetak lulusan-lulusan berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional.
Selama proses pendidikan profesi insinyur, para peserta telah melewati berbagai tahapan yang menuntut kemampuan akademik, teknis, serta pengembangan soft skill. Program ini dirancang untuk membekali para lulusan dengan kompetensi profesional yang diakui oleh dunia industri. Oleh karena itu, keberhasilan para peserta menyelesaikan pendidikan ini adalah hasil dari kerja keras dan dukungan berbagai pihak, termasuk dosen, keluarga, dan rekan sejawat.
Keberhasilan yudisium daring ini tidak lepas dari dukungan teknologi yang memungkinkan pelaksanaan acara secara virtual tetap berjalan dengan lancar. Meskipun tidak dapat bertemu secara langsung, para peserta tetap merasakan suasana kekeluargaan dan kebanggaan yang besar. Momen ini menjadi bukti bahwa pandemi tidak menghalangi semangat akademik dan profesionalisme para lulusan.
Dalam suasana yudisium, para lulusan juga mendapatkan pesan moral untuk selalu menjunjung tinggi etika profesi insinyur. Sebagai insinyur profesional, mereka diharapkan mampu menjalankan tugas dengan integritas, tanggung jawab, dan komitmen terhadap kemajuan teknologi yang berdampak positif bagi masyarakat.
Para lulusan ini kini bergabung dalam komunitas insinyur Indonesia yang memiliki tanggung jawab besar terhadap pembangunan bangsa. Mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, industri, hingga penelitian dan pengembangan teknologi.
Selain itu, dengan predikat lulusan terbaik dan IPK yang tinggi, para insinyur ini memiliki peluang besar untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi atau mengembangkan karier di berbagai lembaga terkemuka, baik di dalam maupun luar negeri. Mereka juga diharapkan mampu menjadi mentor bagi mahasiswa dan profesional muda yang ingin menempuh jalur serupa.
Keberhasilan ini juga menjadi motivasi bagi mahasiswa yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Unidayan dan universitas lainnya. Mereka diingatkan bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi, setiap orang memiliki peluang yang sama untuk meraih kesuksesan akademik dan profesional.
UNM sebagai penyelenggara program pendidikan profesi insinyur juga berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan akademik. Mereka akan terus berinovasi dalam menyediakan program-program unggulan yang relevan dengan kebutuhan industri serta perkembangan teknologi global.
Sementara itu, Unidayan juga bertekad untuk terus mendukung para alumninya dalam pengembangan karier dan peningkatan kompetensi profesional. Mereka menyadari bahwa keberhasilan alumni adalah cerminan dari kualitas pendidikan yang mereka berikan.
Para lulusan yang telah diwisuda ini akan mendapatkan sertifikat profesi insinyur yang diakui secara nasional dan internasional. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa mereka telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan dan siap menjalankan peran sebagai insinyur profesional di berbagai bidang.
Sebagai penutup, yudisium daring PPI Universitas Negeri Makassar ini tidak hanya menjadi ajang pengukuhan para lulusan, tetapi juga simbol semangat pantang menyerah di tengah situasi yang menantang. Para insinyur baru ini diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa inovasi dan kemajuan di dunia teknologi.


