Hari ini Tanggal 13 November 2024 bertempat di ruang Rapat Fakultas Teknik adalah momen
penting yaitu penunjukan Fadli Raiman sebagai Pelaksana Tugas Ketua BEM Teknik,
Fakultas Teknik Universitas Dayanu Ikhsanuddin mengukir langkah baru untuk
menghidupkan kembali organisasi mahasiswa yang lebih solid, produktif, dan
inovatif.


Dalam penunjukan Fadli Raiman sebagai Pelaksana Tugas Ketua BEM Teknik, keputusan ini telah disepakati dan diterima dengan penuh dukungan oleh perwakilan jurusan di Fakultas Teknik, yaitu Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Informatika, dan Teknik Pertambangan, serta perwakilan dari Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Teknik. Persetujuan ini mencerminkan kesepakatan dan sinergi antarjurusan yang ada di Fakultas Teknik, sebagai landasan kuat untuk mewujudkan visi BEM Teknik yang lebih solid dan produktif.
Keberhasilan dalam menyatukan suara dan tujuan dari berbagai jurusan ini menunjukkan komitmen yang kuat dari seluruh elemen mahasiswa untuk bersama-sama membangun BEM Teknik yang lebih aktif, kreatif, dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa dan perkembangan zaman. Penunjukan Fadli Raiman sebagai Pelaksana Tugas Ketua BEM Teknik merupakan langkah awal yang penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi, sekaligus memberikan harapan baru bagi organisasi mahasiswa untuk lebih berdaya saing, serta dapat berperan aktif dalam kegiatan akademik maupun non-akademik yang dapat memperkaya pengalaman mahasiswa di Fakultas Teknik.
Dengan dukungan penuh dari perwakilan jurusan dan DPM Fakultas Teknik, Fadli diharapkan mampu memimpin dengan bijak, membangun koordinasi yang erat antar jurusan, serta membawa BEM Teknik menjadi organisasi yang lebih solid dan inovatif. Dalam menjalankan tugas ini, Fadli akan terus bekerja sama dengan seluruh elemen mahasiswa untuk mewujudkan tujuan bersama, yaitu menciptakan lingkungan kampus yang lebih baik, inklusif, dan mendukung pengembangan potensi mahasiswa.
Semua pihak di Fakultas Teknik berharap bahwa dengan penunjukan ini, BEM Teknik dapat menjadi wadah yang mampu mengakomodasi aspirasi mahasiswa, mempererat tali persaudaraan antar jurusan, dan membawa kontribusi nyata bagi kemajuan Fakultas Teknik secara keseluruhan.
Dekan Fakultas Teknik, Bapak Hilda Sulaiman Nur, S.T., M.T., serta Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Bapak Sarman, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada Fadli untuk mengemban amanah ini dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Dalam sambutannya, mereka menekankan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas, yang mampu menggerakkan seluruh elemen mahasiswa Fakultas Teknik menuju perubahan yang lebih baik.
Bagi Dekan Hilda Sulaiman Nur, penunjukan ini bukan hanya sekadar rotasi kepemimpinan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya revitalisasi organisasi yang telah lama vakum. Bapak Hilda menaruh harapan bahwa Fadli dapat membangun kembali fondasi yang kuat untuk BEM Teknik, tidak hanya dalam hal program kerja, tetapi juga dalam menciptakan hubungan yang harmonis antar mahasiswa. Beliau meyakini bahwa dengan kepemimpinan yang tepat, BEM Teknik akan menjadi wadah inspiratif dan produktif bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, menyalurkan aspirasi, dan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan yang bermanfaat.
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Bapak Sarman, turut menambahkan bahwa Fadli Raiman diharapkan mampu memperkuat solidaritas antaranggota BEM dan mahasiswa Fakultas Teknik lainnya. Dalam pesannya, Pak Sarman mengingatkan bahwa salah satu kunci keberhasilan BEM Teknik adalah menjaga kerjasama dan komunikasi yang baik di antara seluruh elemen organisasi. Menurutnya, BEM Teknik harus menjadi rumah bersama bagi mahasiswa Fakultas Teknik, di mana setiap individu dapat berpartisipasi, menyumbangkan ide, dan merasa memiliki organisasi ini.
Di sisi lain, Bapak Hilda berharap agar kepemimpinan Fadli Raiman dapat membuka peluang untuk meningkatkan kolaborasi lintas jurusan dan program studi. Menurutnya, BEM Teknik bukan hanya milik satu program studi saja, melainkan milik seluruh civitas Fakultas Teknik. Kolaborasi antarjurusan akan membawa semangat kebersamaan dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk saling bertukar ilmu, pengalaman, dan keterampilan. Dengan begitu, BEM Teknik akan memiliki daya saing lebih, yang tidak hanya dirasakan di tingkat universitas tetapi juga di level regional maupun nasional.
Pak Sarman juga menyebutkan harapannya agar Fadli dan jajarannya bisa mendorong mahasiswa Fakultas Teknik untuk berpartisipasi aktif dalam kompetisi akademik dan non-akademik, baik di dalam maupun di luar kampus. Bagi beliau, organisasi mahasiswa bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga wadah untuk menyiapkan generasi yang tangguh, kreatif, dan kompetitif. Kepemimpinan Fadli diharapkan mampu memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang mendorong pengembangan skill mahasiswa, khususnya dalam menghadapi tantangan era industri 4.0 yang semakin kompleks.
Selain itu, Dekan Hilda juga memberikan dorongan agar Fadli dapat menjalankan program kerja BEM yang berfokus pada pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa Fakultas Teknik memiliki tanggung jawab moral untuk berkontrBapaksi kepada masyarakat melalui ilmu yang mereka miliki. Pengabdian kepada masyarakat ini bisa diwujudkan dalam bentuk kegiatan sosial, pelatihan teknologi sederhana, ataupun program ramah lingkungan yang sejalan dengan visi Fakultas Teknik untuk melahirkan lulusan yang berdaya guna bagi masyarakat sekitar.
Pak Sarman, dalam harapannya, juga mengingatkan pentingnya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam kepemimpinan. Beliau berpesan agar Fadli dan seluruh jajaran BEM Teknik dapat mempertanggungjawabkan setiap program kerja dan anggaran yang mereka gunakan dengan sebaik mungkin. Transparansi dan akuntabilitas ini akan menjadi landasan kuat untuk membangun kepercayaan antara BEM Teknik dan mahasiswa Fakultas Teknik lainnya.
Lebih jauh lagi, Bapak Hilda menegaskan pentingnya BEM Teknik sebagai motor penggerak kegiatan inovatif di kampus. Beliau berharap Fadli mampu menghadirkan program-program kreatif yang mampu meningkatkan keterampilan mahasiswa di bidang teknik, seperti seminar, workshop, dan pelatihan yang relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Bapak Hilda percaya bahwa dengan program-program semacam ini, mahasiswa Fakultas Teknik akan siap bersaing di dunia kerja dengan bekal keterampilan yang memadai.
Pak Sarman juga menekankan pentingnya membangun budaya diskusi dan berdialog di kalangan mahasiswa. Menurutnya, BEM Teknik perlu menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa dan memberikan ruang bagi mereka untuk menyuarakan ide-ide baru. Fadli diharapkan mampu menciptakan forum-forum diskusi yang mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, solutif, dan inovatif dalam menghadapi isu-isu yang berkembang di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.
Dalam penutupnya, Bapak Hilda memberikan motivasi kepada Fadli untuk selalu menjaga semangat, komitmen, dan kejujuran dalam menjalankan tugasnya. Kepemimpinan yang dijalani dengan ketulusan hati akan memberikan dampak positif yang jauh lebih besar, bukan hanya bagi BEM Teknik tetapi juga bagi seluruh mahasiswa Fakultas Teknik. Beliau berharap agar Fadli dapat menjadi contoh pemimpin yang inspiratif, yang mampu mengayomi dan membawa perubahan baik bagi organisasi.
Pak Sarman, dalam pesan akhirnya, memberikan dorongan kepada Fadli agar tetap rendah hati dan selalu terbuka terhadap masukan serta kritik yang membangun. Menurutnya, seorang pemimpin yang sukses adalah yang selalu siap belajar dan berkembang bersama-sama dengan timnya. Beliau percaya bahwa dengan sikap yang bijaksana, Fadli dapat membawa BEM Teknik menuju masa depan yang lebih cerah dan penuh prestasi.
Kedua pimpinan fakultas tersebut menaruh harapan besar bahwa di bawah kepemimpinan Fadli, BEM Teknik akan tumbuh menjadi organisasi yang lebih kuat, bersinergi, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan kampus dan masyarakat luas. Mereka juga mendoakan agar Fadli mampu menjaga semangat dan komitmen dalam menjalankan tugas ini.
Dengan semua harapan dan dukungan tersebut, Fakultas Teknik Universitas Dayanu Ikhsanuddin percaya bahwa Fadli Raiman adalah sosok yang tepat untuk mengemban tanggung jawab ini. Di pundaknya, ada amanah besar untuk membawa BEM Teknik ke arah yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing. Semoga di bawah kepemimpinan Fadli, BEM Teknik dapat menjadi organisasi mahasiswa yang mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi kampus dan masyarakat.
