research
  • 23 Aug
  • 2024

PENGUATAN LITERASI DIGITAL DI SMA BARANGKA : KOLABORASI PKM DOSEN TEKNIK INFORMATIKA UNIDAYAN UNTUK MASA DEPAN YANG LEBIH CERAH

  • Oleh FT Operator

Program Kreativitas Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh dosen Teknik Informatika UNIDAYAN di SMA Barangka pada tahun 2024 merupakan inisiatif penting dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di era digital. Program ini bertujuan untuk membekali siswa dengan keterampilan digital yang relevan dan esensial, seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Melalui bimbingan intensif dan kegiatan praktis, para siswa diperkenalkan pada dasar-dasar teknologi informasi, termasuk pemrograman, keamanan siber, serta penggunaan perangkat lunak yang mendukung pembelajaran dan kreativitas mereka.


Tidak hanya itu, program ini juga dirancang untuk menumbuhkan semangat inovasi dan rasa percaya diri di kalangan siswa, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun pendidikan tinggi di masa depan. Para dosen yang terlibat, dengan antusiasme dan dedikasi tinggi, berperan sebagai fasilitator sekaligus mentor bagi para siswa, memastikan bahwa setiap materi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis para siswa, tetapi juga memperkuat hubungan antara dunia akademik dengan masyarakat lokal, khususnya dalam bidang pendidikan dan teknologi.

PKM ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun komunitas yang lebih melek teknologi, dimana para siswa tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta teknologi yang bermanfaat bagi perkembangan desa mereka. Inisiatif ini mencerminkan komitmen UNIDAYAN, khususnya Fakultas Teknik Informatika, untuk terus berkontribusi secara nyata dalam pembangunan SDM di kawasan Buton dan sekitarnya, menciptakan generasi muda yang cerdas, kreatif, dan siap berkompetisi di tingkat nasional maupun global.

Sebagai bagian dari Program Kreativitas Masyarakat (PKM) ini, dosen-dosen Teknik Informatika UNIDAYAN juga menekankan pentingnya literasi digital sebagai keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh setiap siswa di era modern. Dalam sesi-sesi pelatihan, para siswa diajak untuk memahami bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk kebutuhan pribadi, tetapi juga sebagai alat untuk pengembangan diri dan peningkatan kapabilitas di berbagai bidang, seperti sains, seni, dan kewirausahaan.

Dosen-dosen tersebut juga mengintegrasikan metode pembelajaran interaktif yang melibatkan siswa secara aktif dalam diskusi dan praktek langsung, menciptakan suasana belajar yang dinamis dan menyenangkan. Misalnya, siswa diberikan tugas untuk membuat proyek kecil berbasis teknologi, seperti aplikasi sederhana atau presentasi digital, yang membantu mereka mengasah kemampuan problem solving dan berpikir kritis. Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya belajar secara teoretis, tetapi juga memperoleh pengalaman praktis yang dapat langsung diterapkan.

Selain itu, PKM ini juga berfokus pada pengembangan karakter siswa, dengan menanamkan nilai-nilai seperti etika digital, kerja sama, dan tanggung jawab dalam penggunaan teknologi. Para siswa diajarkan untuk menggunakan teknologi dengan bijak, memahami dampak sosial dari penggunaan teknologi yang tidak tepat, dan bagaimana menjaga privasi serta keamanan data mereka. Hal ini sangat penting mengingat tingginya eksposur anak muda terhadap internet dan media sosial, yang sering kali menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keseimbangan antara kehidupan digital dan kehidupan nyata.

Keberhasilan PKM ini tidak hanya diukur dari peningkatan keterampilan teknis siswa, tetapi juga dari perubahan sikap dan pola pikir mereka terhadap teknologi. Para siswa yang sebelumnya mungkin merasa asing atau kurang percaya diri dalam menggunakan teknologi, kini menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk belajar dan berinovasi. Program ini juga membuka peluang bagi siswa untuk melihat teknologi sebagai jalan untuk masa depan yang lebih cerah, baik dalam pendidikan lanjutan maupun karier yang akan mereka tempuh.

Dengan demikian, PKM dosen Teknik Informatika UNIDAYAN di SMA Barangka 2024 bukan hanya sekadar program pelatihan, tetapi sebuah upaya strategis untuk membentuk generasi muda yang lebih siap dan kompetitif di era digital. Melalui pengabdian yang tulus dan pendekatan yang inklusif, UNIDAYAN berharap dapat terus memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi pendidikan di wilayah Barangka dan sekitarnya.

Melalui Program Kreativitas Masyarakat (PKM) ini, dosen-dosen Teknik Informatika UNIDAYAN juga berupaya menjalin kolaborasi jangka panjang dengan pihak sekolah dan komunitas setempat. Mereka tidak hanya hadir sebagai pendidik, tetapi juga sebagai mitra yang siap mendukung pengembangan teknologi pendidikan di SMA Barangka. Dalam beberapa sesi diskusi dengan pihak sekolah, disepakati rencana untuk melanjutkan program-program pelatihan ini secara berkelanjutan, sehingga siswa dapat terus mengembangkan keterampilan digital mereka bahkan setelah program PKM ini berakhir.

Selain itu, dosen-dosen UNIDAYAN juga membuka peluang bagi siswa yang tertarik untuk mendalami ilmu teknologi informasi melalui program mentoring atau bimbingan karier. Mereka memberikan informasi dan bimbingan mengenai jalur pendidikan lanjutan di bidang teknologi, serta peluang beasiswa dan program pengembangan lainnya yang dapat diakses oleh siswa berprestasi. Dengan demikian, siswa didorong untuk tidak hanya melihat teknologi sebagai alat, tetapi juga sebagai bidang studi yang menjanjikan dan karier yang berpotensi mengubah masa depan mereka.

PKM ini juga mendapat tanggapan positif dari masyarakat dan pemerintah setempat. Dukungan yang diberikan oleh orang tua siswa, tokoh masyarakat, dan aparat desa sangat membantu dalam kelancaran pelaksanaan program. Mereka melihat inisiatif ini sebagai langkah nyata dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu bersaing di era digital, serta sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa Barangka. Pemerintah desa juga menunjukkan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan program ini dengan menyediakan fasilitas dan sarana yang dibutuhkan, serta menjajaki kemungkinan kerjasama lebih lanjut dengan UNIDAYAN.

Di akhir program, terlihat hasil yang signifikan dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan digital para siswa. Mereka tidak hanya lebih percaya diri dalam menggunakan teknologi, tetapi juga menunjukkan kemampuan untuk berinovasi dan berpikir kreatif dalam menyelesaikan masalah. Keberhasilan program ini menjadi motivasi bagi UNIDAYAN untuk terus mengembangkan inisiatif-inisiatif serupa di masa depan, tidak hanya di Barangka tetapi juga di desa-desa lain yang membutuhkan.

PKM dosen Teknik Informatika UNIDAYAN di SMA Barangka tahun 2024 ini membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat bisa menjadi motor penggerak perubahan, terutama dalam hal pendidikan dan teknologi. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen untuk berkontribusi, program ini berhasil memberikan dampak positif yang nyata bagi siswa dan komunitas setempat. Diharapkan, program ini dapat menjadi inspirasi bagi universitas lain untuk turut serta dalam memajukan pendidikan di daerah-daerah terpencil, dan bersama-sama membangun Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing tinggi.