Fakultas Teknik menyelenggarakan rapat penting yang berfokus pada pembahasan struktur kurikulum program studi, yang dipimpin langsung oleh Wakil Rektor I, Dr. Rasmuin, S.Pd., M.Pd. Rapat ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menyiapkan mahasiswa menghadapi tantangan di dunia kerja yang terus berkembang. Dalam rapat tersebut, berbagai elemen kurikulum, termasuk mata kuliah inti, modul praktikum, dan program magang, dibahas secara mendetail untuk memastikan relevansi dan aplikabilitasnya dengan kebutuhan industri saat ini.
Dr. Rasmuin, S.Pd., M.Pd. menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan industri dalam penyusunan kurikulum yang komprehensif dan adaptif. Beliau mengajak perwakilan dari berbagai perusahaan teknologi untuk berbagi wawasan mengenai keterampilan yang dibutuhkan di lapangan kerja, sehingga kurikulum yang dirancang dapat membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan kompetensi yang tepat. "Kita harus memastikan bahwa lulusan kita siap menghadapi perubahan dan mampu berinovasi," ujar Bapak Rasmuin dalam sambutannya.
Selain itu, rapat ini juga membahas peningkatan program magang dan kerja sama penelitian dengan industri untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa. Dengan demikian, lulusan Fakultas Teknik tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis yang kuat, tetapi juga pengalaman praktis yang relevan. Dekan Fakultas Teknik menambahkan bahwa upaya ini akan memperkuat sinergi antara universitas dan industri, sehingga menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi di pasar kerja global.
Rapat ini mencerminkan komitmen Fakultas Teknik untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan yang ditawarkan. Dengan dipimpin langsung oleh Wakil Rektor I, diharapkan hasil dari pembahasan ini dapat segera diimplementasikan dan membawa dampak positif bagi seluruh civitas akademika. Fakultas Teknik optimis bahwa dengan kurikulum yang unggul dan relevan, mereka dapat mencetak generasi penerus bangsa yang kompeten dan siap berkontribusi dalam pembangunan teknologi dan industri, baik di tingkat nasional maupun internasional.


