Bandung, 2–3 November 2025 — Dosen Program Studi Teknik Pertambangan Universitas Dayanu Ikhsanuddin (UNIDAYAN) Baubau, Asrim, S.Si., M.Eng., mewakili UNIDAYAN dalam kegiatan Temu Nasional Tahunan (TNT) Forum Komunikasi Program Studi Teknik Pertambangan Indonesia (FORKOPINDO) 2025 yang diselenggarakan di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Islam Bandung (UNISBA).

Kegiatan nasional yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh berbagai perwakilan dosen dan akademisi dari seluruh program studi Teknik Pertambangan di Indonesia. TNT FORKOPINDO menjadi wadah strategis untuk membangun sinergi, bertukar pengalaman, serta memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan pertambangan yang relevan dengan kebutuhan industri dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, Asrim, S.Si., M.Eng. turut berpartisipasi aktif dalam sejumlah forum diskusi, lokakarya, serta pertemuan antarperguruan tinggi yang membahas isu-isu aktual di dunia pertambangan. Beberapa topik penting yang dibahas antara lain penguatan kurikulum berbasis kompetensi, penerapan teknologi digital dalam kegiatan tambang, keselamatan kerja, serta pengembangan konsep pertambangan berkelanjutan (sustainable mining).
Melalui keterlibatan aktifnya, UNIDAYAN menegaskan komitmennya untuk terus berperan dalam memajukan dunia pendidikan tinggi di bidang teknik pertambangan. Kehadiran perwakilan dari UNIDAYAN di forum nasional ini menunjukkan semangat kampus dalam memperluas jaringan akademik, memperbarui kurikulum, serta membangun kerja sama lintas perguruan tinggi dan industri.
“Kegiatan ini merupakan momentum penting untuk membangun sinergi antarprogram studi pertambangan di Indonesia. Melalui forum ini, kita bisa saling berbagi pengalaman dan memperkuat kerja sama dalam meningkatkan kualitas lulusan agar mampu menjawab tantangan dunia industri,” ujar Asrim, S.Si., M.Eng., usai mengikuti rangkaian kegiatan TNT FORKOPINDO 2025.
Kegiatan ini juga menjadi ajang penting bagi Program Studi Teknik Pertambangan UNIDAYAN untuk memperkenalkan kiprah akademiknya di tingkat nasional. UNIDAYAN terus berupaya memperkuat peran dosen dan mahasiswa dalam berbagai forum ilmiah, riset kolaboratif, dan kemitraan strategis yang dapat memberikan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pertambangan di Indonesia.
Ketua Program Studi Teknik Pertambangan UNIDAYAN (nama dapat ditambahkan) memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dosen dalam forum nasional ini. Menurutnya, keterlibatan tersebut menjadi bukti bahwa UNIDAYAN memiliki potensi besar untuk ikut serta dalam pengembangan pendidikan pertambangan yang kompetitif dan berdaya saing.
“Kami sangat mengapresiasi keikutsertaan Bapak Asrim dalam TNT FORKOPINDO 2025. Ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat jejaring akademik nasional dan membuka peluang kolaborasi riset serta pengembangan kompetensi bagi dosen maupun mahasiswa,” ungkap Kaprodi Teknik Pertambangan UNIDAYAN.
Partisipasi UNIDAYAN dalam TNT FORKOPINDO 2025 juga sejalan dengan visi universitas untuk menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melalui forum ini, UNIDAYAN berkomitmen untuk terus memperkuat peran akademisi dan dosennya dalam membangun masa depan pendidikan tinggi pertambangan yang inovatif dan berkelanjutan.
Dengan semangat “Menambang Ilmu, Membangun Kolaborasi”, keikutsertaan UNIDAYAN di TNT FORKOPINDO 2025 menjadi wujud nyata kontribusi kampus dalam mendukung kemajuan pendidikan pertambangan nasional. Dari Buton untuk Indonesia, UNIDAYAN siap terus menggali potensi, menambang prestasi, dan menorehkan jejak emas di kancah pendidikan tinggi pertambangan.

