
Fakultas Teknik Universitas Dayanu Ikhsanuddin (UNIDAYAN) melalui Program Studi Teknik Informatika resmi menggelar kegiatan Bakti Sosial Mahasiswa Teknik Informatika ke-XVI yang dibuka dalam suasana penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini telah menjadi program tahunan Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) yang konsisten dilaksanakan sebagai wujud pengabdian nyata kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga mengasah keterampilan sosial, kepemimpinan, dan kerja sama tim dalam situasi nyata di lapangan.
Tahun ini, bakti sosial mengusung tema “Mengabdi dengan Aksi, Bergerak dengan Teori, dan Meningkatkan Ilmu Pengetahuan di Bidang Teknologi”. Tema tersebut menegaskan bahwa kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan kepedulian sosial, di mana mahasiswa tidak hanya fokus pada teori akademik, tetapi juga aktif bergerak di tengah masyarakat untuk memberikan kontribusi yang bermanfaat. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang memiliki keseimbangan antara kompetensi teknis dan kepekaan sosial.
Acara pembukaan dihadiri oleh Wakil Rektor III La Baride, S.T., M.T., Wakil Dekan III Sarman, S.T., M.T., para dosen pembimbing, pengurus HMTI, mahasiswa lintas angkatan. Kehadiran unsur pimpinan fakultas dan universitas pada acara ini menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif mahasiswa untuk melaksanakan program pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Suasana hangat dan penuh antusiasme tampak mewarnai jalannya acara, menandai awal dari rangkaian kegiatan yang sarat akan nilai edukasi dan sosial.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III La Baride, S.T., M.T. menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh mahasiswa Teknik Informatika yang berhasil mempertahankan tradisi bakti sosial hingga memasuki tahun ke-16. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa yang tangguh, peduli, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja dengan bekal keterampilan sosial yang kuat. “Pengabdian seperti ini adalah bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan akan menjadi modal berharga bagi mahasiswa ketika terjun ke dunia profesional,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III Sarman, S.T., M.T. menekankan bahwa bakti sosial adalah wadah pembentukan soft skill yang tidak bisa diperoleh hanya di ruang kelas. Kegiatan ini melatih mahasiswa untuk berkomunikasi dengan berbagai kalangan, mengasah jiwa kepemimpinan, bekerja sama dalam tim, dan memecahkan masalah secara langsung di lapangan. Beliau juga menambahkan bahwa teknologi harus hadir untuk membantu kehidupan manusia, dan melalui kegiatan ini, mahasiswa membuktikan bahwa mereka siap mengaplikasikan ilmu untuk kebaikan bersama.

Ketua Program Studi Teknik Informatika Ir. Ery Muchyar Hasiri, S.Kom., M.T. menyampaikan rasa bangga yang mendalam terhadap seluruh mahasiswa yang turut berpartisipasi. Beliau mengungkapkan bahwa bakti sosial ini bukan hanya sebuah agenda rutin, melainkan wujud nyata dari komitmen mahasiswa untuk memanfaatkan ilmu yang telah dipelajari demi kemaslahatan masyarakat. Ia menekankan bahwa seorang sarjana tidak diukur hanya dari kecerdasannya dalam memahami teori, tetapi juga dari kemampuannya memecahkan masalah nyata di tengah masyarakat. “Ilmu pengetahuan adalah cahaya, dan cahaya itu harus menerangi, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain. Di sinilah peran kalian sebagai mahasiswa Teknik Informatika diuji, apakah ilmu itu benar-benar hidup dan bermanfaat bagi sekitar,” tegasnya.
Beliau juga berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga sikap profesional selama kegiatan berlangsung, menghargai kearifan lokal, dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat. Menurutnya, keberhasilan bakti sosial tidak hanya diukur dari seberapa banyak kegiatan fisik yang selesai, tetapi juga dari seberapa besar dampak sosial dan hubungan baik yang tercipta setelah kegiatan berakhir. “Kalian membawa nama baik almamater, fakultas, dan program studi. Jadilah teladan dalam bersikap, berinteraksi, dan bekerja. Ingatlah bahwa masyarakat akan mengingat bukan hanya apa yang kalian kerjakan, tetapi juga bagaimana kalian melakukannya,” tambahnya.
Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika Rendi, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, mulai dari universitas, fakultas, dosen pembimbing, hingga seluruh panita yang sudah bekerja keras untuk kegiatan ini. Ia mengajak seluruh peserta bakti sosial untuk melaksanakan tugas dengan penuh semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab, serta menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk membentuk diri menjadi pribadi yang peka terhadap lingkungan, mandiri, dan bermanfaat bagi sesama.
Dengan dibukanya secara resmi Bakti Sosial Mahasiswa Teknik Informatika ke-XVI, Fakultas Teknik UNIDAYAN optimis kegiatan ini akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat. Perpaduan antara teori, aksi nyata, dan inovasi teknologi diharapkan menjadi model pengabdian yang efektif dan inspiratif, sehingga mahasiswa Teknik Informatika dapat menjadi teladan generasi muda serta agen perubahan yang siap bersaing di era global dengan kompetensi dan integritas yang tinggi.


