Musyawarah Besar (MUBES) Himpunan Mahasiswa Sipil (HMS) Universitas Dayanu Ikhsanuddin menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi kemahasiswaan di lingkungan Program Studi Teknik Sipil. Dalam suasana penuh semangat dan semarak semangat kebersamaan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang demokrasi internal, tetapi juga sarana refleksi dan regenerasi kepemimpinan mahasiswa. Ketua Program Studi Teknik Sipil menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap panitia dan seluruh peserta yang terlibat aktif dalam kegiatan ini. Menurutnya, Mubes merupakan wadah penting untuk menciptakan pemimpin-pemimpin muda yang visioner, bertanggung jawab, dan siap membawa HMS ke arah yang lebih progresif. Ia menegaskan bahwa regenerasi bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan proses melahirkan kader-kader dengan nilai-nilai kepemimpinan, integritas, dan komitmen untuk membawa perubahan yang positif. Tema besar yang diusung, yaitu “Menguatkan Regenerasi dan Kepemimpinan Progresif dalam Menyongsong HMS Unidayan yang Inovatif, Responsif, dan Siap Berdaya Saing di Era Global” dinilai sangat tepat dan relevan dengan tuntutan zaman yang terus berubah dan menantang.
Wakil Rektor I, Prof. Rasmudin, M.Pd., dalam sambutannya juga menggarisbawahi pentingnya ruang organisasi mahasiswa sebagai bagian integral dari proses pendidikan tinggi. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan akademik harus diiringi dengan penguatan soft skills, yang hanya dapat diasah melalui keterlibatan aktif dalam organisasi, kegiatan musyawarah, dan pengambilan keputusan kolektif. Beliau menegaskan bahwa universitas sangat mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini karena diyakini dapat menciptakan lulusan yang tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga cakap memimpin dan mampu berpikir kritis serta solutif. Prof. Rasmudin berharap agar HMS dapat menjadi wadah pembinaan kepemimpinan yang melahirkan mahasiswa yang adaptif terhadap tantangan global, serta berkontribusi nyata dalam pengembangan kampus dan masyarakat. Kepemimpinan yang dihasilkan melalui MUBES ini diharapkan tidak hanya berorientasi pada internal organisasi, namun juga responsif terhadap isu-isu strategis di luar kampus, termasuk perkembangan teknologi, isu lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Panitia MUBES HMS Unidayan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materil, dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan MUBES tahun ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh panitia yang solid dan penuh dedikasi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pemilihan ketua baru, tetapi juga forum untuk mengevaluasi kinerja organisasi dan menyusun langkah-langkah strategis ke depan. Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan program kerja dan penguatan budaya organisasi yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. MUBES ini diharapkan dapat menciptakan suasana organisasi yang lebih terbuka terhadap ide-ide baru, inovasi, serta penguatan jejaring baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Ketua Panitia mengajak seluruh anggota HMS untuk menjaga semangat kebersamaan dan menjadikan hasil MUBES ini sebagai peta jalan dalam membangun HMS yang lebih maju dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Dari keseluruhan rangkaian kegiatan, terlihat bahwa Musyawarah Besar HMS bukan hanya seremoni formal, tetapi momentum penting dalam mengukuhkan semangat perubahan dan pembaruan dalam tubuh organisasi kemahasiswaan. Kolaborasi antara sivitas akademika, pimpinan universitas, dosen, dan mahasiswa menjadi pondasi kuat dalam menyusun arah gerak organisasi ke depan. Dengan komitmen bersama, diharapkan HMS Unidayan mampu menjelma menjadi organisasi mahasiswa teknik sipil yang tidak hanya unggul di tingkat kampus, tetapi juga diakui secara nasional, bahkan internasional. Musyawarah ini menjadi simbol bahwa mahasiswa tidak hanya menuntut ilmu, tetapi juga bertanggung jawab dalam membangun ekosistem organisasi yang sehat, demokratis, dan produktif.
Dengan terselenggaranya MUBES ini, HMS Unidayan kini memasuki babak baru yang penuh harapan dan tantangan. Semoga seluruh keputusan yang dihasilkan, termasuk terpilihnya pemimpin baru, dapat membawa semangat baru yang lebih kuat, progresif, dan berdampak nyata. Regenerasi yang berkualitas akan menciptakan kesinambungan visi dan semangat inovatif yang menjadi ciri khas mahasiswa teknik sipil Unidayan. Dengan kepemimpinan yang kokoh dan program kerja yang solutif, HMS akan terus menjadi bagian penting dalam membentuk karakter, potensi, dan masa depan mahasiswa yang siap bersaing di era global.



