Daftar Berita

MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNIDAYAN GELAR AKSI JUMAT BERSIH DI MASJID HAJI LA ODE MANARFA
  • 31 Jan
  • 2025

MAHASISWA TEKNIK SIPIL UNIDAYAN GELAR AKSI JUMAT BERSIH DI MASJID HAJI LA ODE MANARFA

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan tempat ibadah, Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Dayanu Ikhsanuddin (UNIDAYAN) mengadakan Jumat Bersih dengan membersihkan Masjid HAJI LA ODE MANARFA. Kegiatan ini merupakan inisiatif para mahasiswa untuk berkontribusi secara nyata dalam menjaga kebersihan masjid, yang merupakan tempat ibadah utama bagi masyarakat sekitar kampus. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa.Sejak pagi hari, mahasiswa Teknik Sipil sudah berkumpul dengan penuh semangat, membawa peralatan kebersihan seperti sapu, kain pel, lap kaca, hingga alat kebersihan lainnya. Dengan pembagian tugas yang sistematis, mereka bekerja sama untuk memastikan seluruh area masjid, baik di dalam maupun di luar, dalam keadaan bersih dan nyaman. Mulai dari menyapu dan mengepel lantai, membersihkan debu pada kaca dan jendela, merapikan rak Al-Qur'an, hingga membersihkan area tempat wudhu dan halaman masjid agar terlihat lebih rapi dan asri. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan sosial antar sesama mahasiswa. Dengan bekerja bersama dalam suasana penuh kebersamaan, mereka belajar untuk membangun komunikasi yang baik, membentuk solidaritas, serta memahami pentingnya kerja tim dalam mencapai tujuan bersama. Nilai-nilai inilah yang juga menjadi bagian penting dalam dunia teknik sipil, di mana keberhasilan suatu proyek sangat bergantung pada koordinasi dan kerja sama yang baik di antara para pelakunya. Selain itu, kegiatan ini juga memiliki makna spiritual yang mendalam. Sebagai mahasiswa yang menempuh pendidikan di bidang teknik, mereka sadar bahwa pembangunan tidak hanya terbatas pada infrastruktur fisik, tetapi juga mencakup pembangunan karakter dan moral. Dengan ikut serta dalam menjaga kebersihan masjid, mahasiswa tidak hanya melaksanakan tugas sosial, tetapi juga mendapatkan pahala dan keberkahan, sebagaimana kebersihan adalah bagian dari iman. Hal ini juga menjadi bentuk kepedulian dalam mendukung kenyamanan jamaah yang beribadah di masjid tersebut. Di sela-sela kegiatan, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dengan pengurus masjid dan masyarakat sekitar. Mereka berbincang tentang pentingnya menjaga kebersihan tidak hanya di tempat ibadah, tetapi juga di lingkungan sekitar secara keseluruhan. Momen ini menjadi ajang pembelajaran bagi mahasiswa untuk lebih memahami bagaimana peran kecil seperti menjaga kebersihan dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat. Kesadaran ini diharapkan dapat terus tertanam dan menjadi kebiasaan baik yang dibawa hingga ke lingkungan kerja mereka kelak. Sebagai calon insinyur yang kelak akan membangun berbagai infrastruktur, mahasiswa Teknik Sipil UNIDAYAN juga menyadari bahwa kebersihan adalah bagian dari tata ruang dan manajemen lingkungan yang baik. Lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana yang lebih sehat dan nyaman bagi semua orang. Oleh karena itu, mereka berharap bahwa aksi sederhana ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas untuk terus menjaga kebersihan, baik di tempat ibadah maupun di tempat-tempat umum lainnya. Antusiasme yang tinggi dari para mahasiswa dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi merupakan tugas bersama. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin, tidak hanya di Masjid HAJI LA ODE MANARFA, tetapi juga di tempat-tempat lain yang membutuhkan. Dengan demikian, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus berkembang di kalangan mahasiswa dan masyarakat. Di akhir kegiatan, mahasiswa merasakan kebanggaan tersendiri karena telah berkontribusi dalam menjaga kebersihan masjid. Rasa lelah setelah bekerja seharian terasa ringan karena mereka tahu bahwa usaha yang dilakukan membawa manfaat bagi banyak orang. Kebersihan masjid yang kini lebih terjaga diharapkan dapat membuat para jamaah lebih nyaman dalam beribadah serta menumbuhkan semangat untuk menjaga kebersihan secara berkelanjutan. Kegiatan Jumat Bersih ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebagai agen perubahan, mereka memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui aksi nyata dalam menjaga kebersihan dan ketertiban. Dengan semangat “Membangun bukan hanya sekadar bangunan, tetapi juga kepedulian dan kebersamaan”, mahasiswa Teknik Sipil UNIDAYAN berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Semoga aksi ini menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar. Karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama. 🌿✨🕌

Selengkapnya
LDK KE-XXIV HMTI UNIDAYAN: LANGKAH STRATEGIS DALAM REGENERASI PEMIMPIN INOVATIF DAN BERINTEGRITAS
  • 18 Jan
  • 2025

LDK KE-XXIV HMTI UNIDAYAN: LANGKAH STRATEGIS DALAM REGENERASI PEMIMPIN INOVATIF DAN BERINTEGRITAS

Kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) ke-XXIV Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (UNIDAYAN) yang diselenggarakan pada tanggal 15 - 16 Januari 2025, menjadi sebuah momen penting dalam perjalanan pengembangan kepemimpinan di lingkungan kampus. Mengangkat tema "Menciptakan Regenerasi Kepemimpinan yang Berintelektual, Inovatif, dan Berintegritas untuk HMTI UNIDAYAN yang Berdaya Saing," LDK kali ini bertujuan untuk membekali peserta dengan berbagai keterampilan kepemimpinan yang dapat diterapkan baik di lingkungan akademik maupun di dunia profesional. Acara ini dimulai dengan sambutan penuh semangat dari Dekan Fakultas Teknik UNIDAYAN, Bapak Hilda Sulaiman Nur, S.T., M.T., yang menekankan pentingnya membangun rasa percaya diri dan integritas dalam setiap langkah kepemimpinan. Beliau juga mengingatkan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal posisi, tetapi tentang bagaimana seorang pemimpin mampu membawa perubahan dan menginspirasi orang-orang di sekitarnya. Sebelum Menutup sambutannya, Dekan Fakultas Teknik, Ibu Hilda Sulaiman Nur, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi yang besar terhadap penyelenggaraan kegiatan ini dan berharap agar kegiatan LDK semacam ini bisa terus diadakan untuk melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang kompeten dan siap bersaing di dunia global. Beliau juga menekankan pentingnya pengembangan karakter dan mentalitas dalam setiap pemimpin, serta berharap peserta dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif di masyarakat. LDK ini bukan hanya untuk membekali peserta dengan teori-teori kepemimpinan, tetapi juga untuk menumbuhkan karakter yang kuat, inovatif, dan berintegritas. Dengan demikian, para peserta diharapkan tidak hanya mampu memimpin dengan kecerdasan, tetapi juga dengan hati yang penuh integritas, serta mampu beradaptasi dengan cepat di dunia yang semakin kompetitif dan digital. Selain itu, Ketua Program Studi Teknik Informatika, Bapak Ery Muchyar Hasiri, S.Kom., M.T., yang turut memberikan arahan dan motivasi. Dalam pidatonya, beliau menekankan pentingnya integrasi antara kemampuan intelektual dan nilai-nilai moral dalam menjalankan kepemimpinan, baik di lingkungan kampus maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya harus pandai dalam aspek akademik, tetapi juga harus memiliki jiwa kepemimpinan yang mampu menggerakkan perubahan positif. Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan pengenalan jadwal dan agenda kegiatan selama LDK ke-XXIV, yang kali ini menyuguhkan berbagai sesi materi yang tidak hanya mendalam, tetapi juga interaktif, termasuk diskusi kelompok, simulasi kepemimpinan, dan sesi tanya jawab yang melibatkan dosen serta alumni. Materi pertama yang disampaikan mengenai dasar-dasar kepemimpinan memberikan peserta pemahaman yang lebih baik tentang kualitas kepemimpinan yang harus dimiliki, seperti komunikasi efektif, motivasi, dan kemampuan untuk membuat keputusan yang tepat dalam berbagai situasi. Sesi selanjutnya lebih menyoroti pentingnya inovasi dalam kepemimpinan. Seorang pemimpin yang inovatif, menurut para pemateri, harus memiliki kemampuan untuk menciptakan solusi baru atas setiap permasalahan yang muncul. Mereka juga mengingatkan bahwa inovasi tidak hanya sebatas pada pengembangan teknologi, tetapi juga cara-cara baru dalam mengelola tim dan organisasi. Selain itu, integritas sebagai landasan utama dalam kepemimpinan menjadi topik yang tak kalah penting. Pemateri menjelaskan bahwa pemimpin yang memiliki integritas tinggi tidak hanya dipercaya oleh anggotanya, tetapi juga mampu menjadi contoh yang baik dalam setiap tindakannya. Kepercayaan dan rasa hormat sangatlah penting untuk memimpin dengan efektif. Acara LDK ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk langsung berinteraksi dengan para dosen dan alumni yang sudah berpengalaman di dunia profesional. Diskusi kelompok menjadi sesi yang sangat dinantikan, di mana peserta bisa bertukar pikiran dan menemukan solusi untuk berbagai masalah yang berkaitan dengan kepemimpinan. Simulasi kepemimpinan yang diadakan turut memberikan tantangan bagi peserta untuk menerapkan ilmu yang telah didapat dalam situasi yang lebih nyata dan dinamis, sehingga mereka bisa merasakan langsung bagaimana menjadi pemimpin dalam kondisi yang penuh tekanan. Sesi tanya jawab menjadi salah satu bagian penting dalam LDK ini, karena memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami lebih lanjut topik-topik yang belum mereka pahami sepenuhnya. Peserta pun sangat antusias mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari cara mengatasi konflik dalam tim hingga bagaimana membangun semangat dan kolaborasi di antara anggota. Ini menunjukkan betapa besar keinginan para peserta untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan mereka. Suasana semakin meriah ketika salah satu alumni membawakan materi tentang inovasi di era digital. Beliau memaparkan perkembangan teknologi terkini dan bagaimana mahasiswa dapat mengambil peran aktif dalam menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Peserta terlihat antusias dan banyak yang mengajukan pertanyaan, menunjukkan ketertarikan mereka terhadap topik yang dibahas. Hari kedua LDK dimulai dengan sesi materi yang membahas manajemen konflik dalam organisasi. Pemateri menjelaskan berbagai teknik untuk menghadapi dan menyelesaikan konflik dengan cara yang konstruktif. Materi ini sangat relevan, mengingat tantangan dalam organisasi sering kali melibatkan perbedaan pendapat yang perlu dikelola dengan bijaksana. Sebagai penutup, acara LDK ke-XXIV HMTI UNIDAYAN ditutup dengan sesi motivasi dari seorang dosen senior yang telah lama menjadi inspirasi bagi mahasiswa. Beliau menyampaikan pesan tentang pentingnya terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan zaman. Dalam pidatonya, beliau juga mengingatkan peserta untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan inovasi dalam setiap langkah yang mereka ambil. Penutupan acara ditandai dengan foto bersama yang penuh keceriaan. Meskipun kegiatan telah berakhir, semangat yang ditanamkan selama LDK ini diharapkan terus hidup di dalam diri setiap peserta. Mereka kini kembali ke organisasi masing-masing dengan semangat baru dan tekad untuk memberikan kontribusi terbaik bagi HMTI UNIDAYAN.

Selengkapnya
SIDANG VIRTUAL, PRESTASI NYATA : DOSEN TEKNIK INFORMATIKA UNIDAYAN BAUBAU RAIH GELAR INSINYUR DARI UNM
  • 14 Jan
  • 2025

SIDANG VIRTUAL, PRESTASI NYATA : DOSEN TEKNIK INFORMATIKA UNIDAYAN BAUBAU RAIH GELAR INSINYUR DARI UNM

Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar yudisium Pendidikan Profesi Insinyur (PPI) secara daring yang berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh rasa bangga. Acara ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan karier para peserta yang telah menyelesaikan seluruh proses akademik dan profesional. Meskipun dilaksanakan secara online, antusiasme peserta serta pihak universitas tidak surut sedikit pun. Yudisium daring ini tetap memberikan kesan yang mendalam bagi para peserta dan keluarga mereka yang turut hadir secara virtual dalam momen bahagia tersebut.Salah satu hal yang membuat yudisium ini istimewa adalah hadirnya lulusan-lulusan terbaik dari Program Studi Teknik Informatika Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan). Para lulusan tersebut tidak hanya menunjukkan pencapaian akademik yang luar biasa, tetapi juga memberikan bukti nyata atas kerja keras dan dedikasi selama mengikuti pendidikan profesi. Mereka berhasil menyelesaikan program dengan hasil yang membanggakan, membuktikan kemampuan mereka sebagai calon insinyur profesional yang siap berkontribusi dalam dunia industri dan teknologi. Lulusan terbaik dari Teknik Informatika Unidayan yang turut diwisuda adalah Ir. Ery Muchyar H, S.Kom., M.T. yang meraih predikat cumlaude dengan IPK sempurna 4.00. Prestasi luar biasa ini tentu menjadi inspirasi bagi rekan-rekannya, mengingat pencapaian tersebut membutuhkan dedikasi penuh, ketekunan, dan kemampuan akademik yang sangat tinggi. Dengan IPK maksimal, Ir. Ery Muchyar H membuktikan bahwa keberhasilan bukan hanya tentang kecerdasan, tetapi juga kerja keras dan komitmen terhadap proses pembelajaran. Selain Ir. Ery Muchyar H, lulusan lainnya yang juga meraih hasil gemilang adalah Ir. M. Arif Suryawan, S.Kom., M.T. dengan IPK 3.90. Pencapaian ini menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan akademik yang mumpuni dan kompetensi yang unggul di bidang teknik informatika. Ir. M. Arif Suryawan diharapkan mampu memberikan kontribusi yang signifikan di bidang teknologi informasi, baik dalam lingkup akademik maupun profesional. Ir. Henny Hamsinar, S.Kom., M.T., M.M. juga menjadi salah satu lulusan terbaik dengan IPK 3.98. Sebagai seorang yang memiliki latar belakang pendidikan beragam dengan dua gelar magister, ia menunjukkan kapasitasnya sebagai seorang akademisi dan profesional yang unggul. Ir. Henny Hamsinar memiliki potensi besar dalam pengembangan teknologi informasi dan diharapkan dapat berperan aktif dalam peningkatan mutu pendidikan di bidang tersebut. Lulusan lainnya yang turut membanggakan Unidayan adalah Ir. Jabal Nur, S.Kom., M.T. yang berhasil meraih IPK 3.85. Dengan pencapaian ini, Ir. Jabal Nur membuktikan bahwa ia memiliki kompetensi akademik yang solid dan siap bersaing di dunia kerja. Keberhasilannya juga menjadi bukti atas kualitas pendidikan yang diberikan oleh Unidayan, khususnya di Program Studi Teknik Informatika. Tidak kalah membanggakan, Ir. Suherman, S.T. yang merupakan alumni Teknik Informatika angkatan 2008, turut berhasil menyelesaikan pendidikan profesi insinyur dengan IPK 3.90. Sebagai lulusan yang memiliki pengalaman di dunia kerja, Ir. Suherman menunjukkan bahwa pendidikan profesi adalah langkah penting dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme seorang insinyur. Keberhasilannya diharapkan mampu menginspirasi para alumni lainnya untuk mengikuti jejak serupa. Ir. LM. Fajar Israwan, S.Kom., M.Kom., M.M. melengkapi daftar lulusan terbaik dari Unidayan dengan IPK 3.70. Dengan latar belakang pendidikan magister di bidang komputer dan manajemen, ia memiliki keunggulan kompetitif dalam memadukan kemampuan teknis dengan keahlian manajerial. Ir. LM. Fajar Israwan diharapkan mampu menjadi pemimpin yang handal dalam berbagai proyek teknologi informasi di masa mendatang. Acara yudisium ini dihadiri oleh para pejabat akademik UNM dan Unidayan yang memberikan apresiasi tinggi kepada para lulusan. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Negeri Makassar menyampaikan ucapan selamat serta harapan agar para lulusan dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dengan sebaik-baiknya. Ia juga menekankan pentingnya peran insinyur dalam pembangunan nasional, khususnya di era revolusi industri 4.0 yang menuntut inovasi dan solusi teknologi yang berkelanjutan. Dalam kesempatan yang sama, perwakilan dari Universitas Dayanu Ikhsanuddin juga memberikan sambutan dan penghargaan kepada para lulusan. Mereka merasa bangga atas prestasi yang diraih oleh enam lulusan terbaik dari Teknik Informatika. Keberhasilan mereka tidak hanya mengharumkan nama universitas, tetapi juga menjadi bukti bahwa Unidayan mampu mencetak lulusan-lulusan berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional. Selama proses pendidikan profesi insinyur, para peserta telah melewati berbagai tahapan yang menuntut kemampuan akademik, teknis, serta pengembangan soft skill. Program ini dirancang untuk membekali para lulusan dengan kompetensi profesional yang diakui oleh dunia industri. Oleh karena itu, keberhasilan para peserta menyelesaikan pendidikan ini adalah hasil dari kerja keras dan dukungan berbagai pihak, termasuk dosen, keluarga, dan rekan sejawat. Keberhasilan yudisium daring ini tidak lepas dari dukungan teknologi yang memungkinkan pelaksanaan acara secara virtual tetap berjalan dengan lancar. Meskipun tidak dapat bertemu secara langsung, para peserta tetap merasakan suasana kekeluargaan dan kebanggaan yang besar. Momen ini menjadi bukti bahwa pandemi tidak menghalangi semangat akademik dan profesionalisme para lulusan. Dalam suasana yudisium, para lulusan juga mendapatkan pesan moral untuk selalu menjunjung tinggi etika profesi insinyur. Sebagai insinyur profesional, mereka diharapkan mampu menjalankan tugas dengan integritas, tanggung jawab, dan komitmen terhadap kemajuan teknologi yang berdampak positif bagi masyarakat. Para lulusan ini kini bergabung dalam komunitas insinyur Indonesia yang memiliki tanggung jawab besar terhadap pembangunan bangsa. Mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, industri, hingga penelitian dan pengembangan teknologi. Selain itu, dengan predikat lulusan terbaik dan IPK yang tinggi, para insinyur ini memiliki peluang besar untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi atau mengembangkan karier di berbagai lembaga terkemuka, baik di dalam maupun luar negeri. Mereka juga diharapkan mampu menjadi mentor bagi mahasiswa dan profesional muda yang ingin menempuh jalur serupa. Keberhasilan ini juga menjadi motivasi bagi mahasiswa yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Unidayan dan universitas lainnya. Mereka diingatkan bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi, setiap orang memiliki peluang yang sama untuk meraih kesuksesan akademik dan profesional. UNM sebagai penyelenggara program pendidikan profesi insinyur juga berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan akademik. Mereka akan terus berinovasi dalam menyediakan program-program unggulan yang relevan dengan kebutuhan industri serta perkembangan teknologi global. Sementara itu, Unidayan juga bertekad untuk terus mendukung para alumninya dalam pengembangan karier dan peningkatan kompetensi profesional. Mereka menyadari bahwa keberhasilan alumni adalah cerminan dari kualitas pendidikan yang mereka berikan. Para lulusan yang telah diwisuda ini akan mendapatkan sertifikat profesi insinyur yang diakui secara nasional dan internasional. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa mereka telah memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan dan siap menjalankan peran sebagai insinyur profesional di berbagai bidang. Sebagai penutup, yudisium daring PPI Universitas Negeri Makassar ini tidak hanya menjadi ajang pengukuhan para lulusan, tetapi juga simbol semangat pantang menyerah di tengah situasi yang menantang. Para insinyur baru ini diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa inovasi dan kemajuan di dunia teknologi.

Selengkapnya